Kanker Payudara: Herbal dan e-Terapi Pulihkan Kesejahteraan Nya Setelah 106 Times of Perawatan Radiasi. Bagian 2: Terapi Alternatif – Pengobatan Suplemen Saya Dua-puluh-Satu-Juta-Rupiah Se Bulan

Penghargaan: Izin untuk menggunakan video ini tanpa harus menyembunyikan identitas dirinya diberikan oleh pasien.

Ini adalah kisah pahit-manis Le, seorang perempuan 37 tahun dariIndonesia. Dia datang mengunjungi kami pada tanggal 14 Oktober 2011 setelah didiagnosis dengan kanker payudara yang mungkin telah menyebar ke paru-parunya. Dia datang dengan keluhan sakit nyeri di seluruh tubuhnya, terutama di sendi-sendi. Dia tidak bisa menekuk jari-jarinya. Tidur tidak pulas dan ia batuk.

Anda menemukan satu tumor di payudara kamu pada bulan Februari 2009. Apakah Anda pernah merasa benjolan sebelum itu? Le: Saya pergi ke Organisasi Kanker untuk Pap smear pada tahun 2003. Pada masa yang sama mereka juga memeriksa payudara saya dan menyuruh saya datang kembali untuk memeriksa setahun kemudian.

Apa yang mereka katakan tentang payudara Anda? Le:Ada benjolan kecil di payudara saya, tetapi dokter mengatakan itu bukan kanker – hanya sesuatu yang mencurigakan. Saya diminta untuk datang kembali untuk diperiksa semula setelah satu tahun.

Anda tidak kembali melihat mereka lagi? Pada tahun 2004? Pada tahun 2005 dan 2006? Le: Tidak, saya tidak kembali menemui mereka. Selepas itu saya menerima surat dari Organisasi Kanker pada tahun 2007, mengingatkan saya datang untuk memeriksa. Saya juga tidak kembali.

Apa yang Anda lakukan pada tahun 2008? Dan bagaimana dengan 2009? Le: Pada tahun 2008, saya tidak melakukan apa pun. Pada tahun 2009, saya merasa benjolan di payudara kiri saya ketika saya sedang berbaring di tempat tidur. Saya selalu memeriksa payudara saya saat mandi. Saya tidak merasakan benjolan apapun.

Apakah ada retraksi puting? Ada apa lelehan nanah? Sakit? Le: Tidak, tidak apa-apa.

Apa yang Anda lakukan setelah menemukan benjolan ini? Le: Saya pergi berkonsultasi dengan ahli onkologi. Setelah USG dia mengatakan ada 80 persen kemungkinan bahwa benjolan itu adalah kanker. Kemungkinan tumor itu jinak adalah 20 persen. Saya disarankan melakukan biopsi. Saya menolak melakukan apa pun.

Anda diberitahu bahwa benjolan itu adalah kanker dan Anda menolak perawatan medis – apa yang Anda lakukan?
Suami: Dia mulai mengambil vitamin dan suplemen.
Le: Saya mengambil suplemen dan berhenti makan daging tapi saya masih makan ayam organik.

Oh, ayam bukan daging? Benar? Le: (tidak menjawab, diam).

Setelah Anda mengambil suplemen, apakah tumor tidak tumbuh lebih besar dan lebih besar? Suami: Ya, tumor tumbuh sebesar kepalan tanganku.

Bila Anda menemukan benjolan, apa ukurannya? Le: Ukuran ibu jari  saya.

Baik, setelah minum suplemen, dan suplemen dan suplemen … apakah tumor tumbuh lebih besar dan lebih besar? Le: Ya. Tumor tumbuh hingga sebesar telur bebek.

Oh ,kamu ambil suplemen dan tumor tumbuh lebih besar – kau tidak takut? Le: Saya takut. Suami: Takut mati.

Le: Pada bulan November 2009, saya datang keKuala Lumpuruntuk diperiksa. Ahli onkologi mengatakan kepada saya bahwa dia 100 persen yakin bahwa tumor saya itu adalah kanker. Dia menyarankan saya untuk melakukan biopsi dan kemudian menjalani  operasi. Saya menolak dan kembali keSurabaya.

Mengapa Anda datang ke Kuala Lumpur jika Anda tidak mau mengikuti saran dokter? Le: Saya hanya pergi untuk check up saja.

Apa yang ada untuk di check up? Di Surabaya Anda sudah diberitahu benjolan itu mungkin – 80 persen kanker. Dan di Kuala Lumpur Anda diberitahu bahwa kanker itu mungkin 100 persen. Apakah sebab yang datang ke KL? Buang uang? Le: Pada Februay 2011, saya pergi cari dokter alternatif. Suami: Dia juga mengambil kapsul lain di samping suplemen.

Apa praktisi alternatif lakukan? Le: Dia menepuk sekitar payudara saya. Dia juga memberikan saya beberapa ramuan untuk diminum. Saya tidak tahu apa ramuan itu. Setelah satu bulan pengobatannya, tumor tumbuh lebih besar dan akhirnya pecah.

Bila tumor tumbuh semakin besar, apa yang dia katakan? Le: Dia sururh saya pergi ke dokter untuk radiasi. Tapi saya menolak.

Adakah dia beri amaran bahwa tumor mungkin pecah? Le: Ya, dia kata tanpa radiasi tumor bisa pecah. Tapi saya enggak radiasi.

Apa jadi sesudah tumor pecah? Le: Praktisi alternatif menulissurat rujukan untuk pergi ke rumah sakit untuk radioterapi.

Dan Anda masih tidak mahu pergi untuk rawatan radiasi? Le: Kali ini saya setuju dan pergi untuk radiasi.

Biaya Terapi Alternatif

Berapa banyak Anda bayar untuk semua terapi alternative itu? Le: Banyak uang.

Berapa banyak? Le: Saya minum banyak suplemen. Suami: Untuk minum suplemen ini saja biayanya 700.000 rupiah satu botol satu hari. Le: Itu bersamaan RM 250 satu botol satu hari.

Berapa banyak botol yang telah Anda minum? Le: Ratusan. Suami: Dia minum ini selama sekitar enam bulan. Le: Tidak, saya minum selama sekitar satu tahun. Untuk satu bulan suplemen ini saya biaya 21 juta rupiah.

Kamu membayar 21 juta rupiah se bulan untuk suplemen ini dan kamu mengambil ini selama setahun? Le: Ya.

Baca cerita Le yang lengkap:

Bagian 1: Kesejahteraan  Pulih Setelah Dua Hari Minum Herbal dan e-Terapi

Bagian 2: Terapi Alternatif – Pengobatan Suplemen Dua puluh-Satu-Juta-Rupiah Se Bulan

Bagian 3: Mengapa Saya Menolak Kemoterapi / Pengobatan Medis

Bagian 4: Radiasi Membantu Tapi Tidak Menyembuhkan, Tamoxifen Bawa Bencana.

Bagian 5: Mimpi Saya dan Pengalaman Dekat Maut

Bagian 6: Penyembuhan Empat Hari Saya Setelah Perawatan di CA Care

Bagian 7: Perjalanan Saya Yang Kurang Pengetahuan

Kanker Hati: Manfaat dan Efek Samping Nexavar

Mutu  (bukan nama sebenarnya, H520) adalah seorang pria berumur 48 tahun. Pada bulan November 2010 ia telah menderita batuk berdahak. Pada akhir Desember 2010 ia dirawat di rumah sakit swasta dengan keluhan nyeri pada bagian hypochondrial sebelah kanan. (yaitu, rasa sakit dibagian perut sebelah kanan di bawah tulang rusuk). Dia merasa mual tapi tidak muntah. Dia juga mengalami apa yang disebut  post prandial dyspepsia  (yaitu perasaan tidak enak pada bagian ulu hati yang timbul setelah makan  seperti: mual, kehilangan nafsu makan atau sendawa).

CT scan dibagian perut menunjukkan ada beberapa massa berukuran  7,3 x 5,1 cm ;  6,3 x 6,1 cm dan 7,3 x 4,5 cm, pada lobus kanan hati nya, dan diduga kanker hati yang telah menyebar atau metastasis kanker  hati. Biopsi dilakukan pada tanggal 23 Desember 2010 dan dikonfirmasi sebagai kanker liver dengan sifat moderately differentiated.

Berikut ini adalah hasil test darah yang dilakukan pada tanggal 19 January 2011.

Mutu diberi resep Nexavar – yaitu obat kemo-oral yang harganya sekitar RM20, 000 per bulan. Dia diberitahu bahwa Nexavar tidak akan menyembuhkan kanker nya. Itu hanya akan mengendalikannya  (apa pun artinya, lihat diskusi nanti).

Setelah minum  Nexavar selama seminggu, ia menderita efek samping sebagai berikut :

1. Perut kembung
2. Otot bahu nyeri
3. Susah tidur
4. Mual dan kadang muntah
5. Pusing saat berjalan
6. Kehilangan nafsu makan karena perut kembung
7. Kram pada jari tangan dan kaki
8. Sembelit

Dengarkan percakapan kami pada tanggal 23 Januari 2011, pada hari pertama kali ia mengunjungi kami.

Komentar: 

Mari kita amati beberapa poin penting dari kasus ini dalam bentuk tanya–jawab.:

1. Asumsikanlah sejenak bahwa anda adalah seorang ahli medis. Saya percaya anda telah melihat ratusan atau ribuan CT scan dan hasil tes darah. Dari pengalaman anda, apa yang dapat anda buat dari kasus ini dengan hanya melihat hasil CT-scan dan hasil tes darah? Gambaran dari hasil scan tersebut jelek dan AFP (alfa-fetoprotein) melebihi satu juta poin. Sejujurnya , apakah biopsi benar-benar diperlukan? Jadi, setelah melakukan biopsi, apa yang dapat anda tawarkan untuk ” mengobati ” pasien?

2. Kelihatannya yang dapat ditawarkan sebagai obat modern itu adalah Nexavar. Maukah  anda sebagai dokter ahli menawaran obat ini kepada pasien, walaupun tahu bahwa biayanya sekitar RM 20.000 per bulan dan obat tersebut tidak akan menyembuhkan ? Saya kira anda akan mau  jika pasiennya cukup kaya untuk membayarnya atau jika asuransinya mencakup biayanya.

Mungkin anda akan berkata  ini adalah situasi yang menguntungkan kedua belah pihak. Bagaimanapun juga ini dapat diartikan sebagai pembelian untuk sebuah asuransi        kesehatan ! Tapi tunggu dulu. Dalam hal ini bagaimana jika total biaya medis Mutu yang dijamin asuransi itu terbatas, dengan asumsi itu adalah RM 100.000 ?  Itu berarti asuransi hanya akan  membayar untuk pasokan Nexavar selama  lima bulan saja. Apa yang terjadi setelah itu ?  Dan dalam 8 sampai 11 bulan pasien meninggal ( lihat point 4 di bawah ) ?

3. Sebagai seorang dokter ahli, apakah anda akan mengaku kepada pasien anda bahwa Nexavar  tidak dapat menyembuhkan kanker nya ?  Ya, anda sudah mengakuinya dalam kasus ini. Anda telah melakukan suatu perbuatan yang terhormat. Jelas tidak banyak pasien yang akan mau mengeluarkan uang untuk membayar sejumlah itu jika tidak mendapat kesembuhan.

Anda membenarkan dengan mengatakan bahwa Nexavar dapat mengendalikan kankernya. Kedengarannya bagus, meyakinkan dan heroik bukan ?  Apalagi jika pasien sedang putus asa dan tak berdaya. Pasien tersebut betul-betul memerlukan pertolongan. Tapi apa yang sebenarnya anda maksud dengan mengendalikan ?

4. Apakah anda sudah menelusuri website dari perusahaan obat yang menjual Nexavar ? Jika anda sudah melakukannya, Anda mungkin akan menemukan sebuah tabel yang sangat mengesankan dengan penampilan yang sama-sama mengesankan dari apa yang disebut ” data ilmiah “.

• Dalam sebuah penelitian terhadap 602 orang … Nexavar membantu memperlambat   pertumbuhan sel kanker dan membantu memperpanjang hidup pasien dibandingkan dengan pasien yang tidak menerima Nexavar.

• Nexavar memperpanjang kelangsungan hidup secara keseluruhan sebesar 44%.
• Lihat diagram di bawah ini (dari:. Http://www.nexavar.com/scripts/pages/en/index.php )

Bagi mereka yang tidak biasa membaca dan menafsirkan data penelitian, berikut ini saya jelaskan lebih lanjut. Dari diagram di atas, kita tahu bahwa ada 299 pasien yang menggunakan Nexavar (n = 299) dan kelangsungan hidup secara keseluruhan rata-rata adalah 10,7 bulan. Bandingkan ini dengan 303 pasien yang tidak diberi Nexavar (kelompok yang disebut Placebo, n = 303) yang memiliki kelangsungan hidup secara keseluruhan rata-rata 7,9 bulan.

Fakta yang mencolok dari penelitian ini adalah bahwa:

• Dengan pemberian Nexavar pasien dapat hidup lebih lama  2,8 bulan. Catat bahwa mereka tidaklah sembuh sama sekali. Akhirnya pasien meninggal. Kelangsungan hidup rata-rata berkisar dari sekitar 8 sampai 11 bulan, terlepas dari apakah mereka menggunakan Nexavar atau tidak.

Jadi berdasarkan data eksperimen di atas, pertanyaan nya adalah. Apakah anda mau menghabiskan uang RM 20.000 per bulan dan untuk setiap bulannya, agar untuk bisa bertahan hidup 3 bulan lagi?  Sekali lagi, perhatikan bahwa harga Nexavar bervariasi – tergantung di mana anda membelinya dan apakah anda membayar secara tunai atau membayar melalui klaim asuransi. Jelas harganya akan lebih tinggi bila asuransi anda yang membayar untuk itu.

Tentu saja, jika hal ini disampaikan secara sederhana seperti yang saya lakukan di atas, memperpanjang hidup dengan 2,8 bulan tidak mengesankan sama sekali ! Orang-orang terpelajar mengemasnnya dengan cara yang lebih baik lagi, yaitu dengan mengatakan hal-hal tersebut dengan cara yang lebih bagus, menarik tapi menipu. Cara lain untuk mengatakan nya  adalah :  Nexavar telah memperpanjang kelangsungan hidup secara keseluruhan sebesar 44%. Meningkatkan kelangsungan hidup sebesar 44%  memang sangat mengesankan.

Mark Twain (dari AS) membuat suatu ungkapan yang terkenal : ” Ada tiga macam kebohongan: kebohongan, kebohongan yang keterlaluan,  dan  statistik.”  Ungkapan ini sekarang digunakan untuk menggambarkan  ” penggunaan statistik untuk mendukung argumen yang lemah, dan kecenderungan orang untuk meremehkan statistik yang tidak mendukung posisi mereka ” Dalam bahasa yang sederhana, para ahli statistik ( para ahli angka-angka ) telah memelintir data-data untuk membuat apa yang tampaknya jelek menjadi tampil cantik.

Perhatikan juga hal ini  ” manipulasi atau me-melintir ”  data adalah tidak salah – secara akademis hal tersebut sah !
Jadi percayalah kepada saya  ” Memperpanjang  hidup dengan 2,8 bulan ” atau ” Memperpanjang kelangsungan hidup secara keseluruhan sebesar 44% ” dua-dua nya benar  dan secara akademis dapat diterima. Sayangnya saya masih belum dapat memahami bagaimana mereka mendapatkan angka 44 persen tersebut. Saya perlu sedikit waktu lagi untuk mempelajari  ” seni menggelembungkan kebenaran melalui angka-angka.”

Dengan pikiran yang sederhana seperti orang biasa, saya akan menghitung sebagai berikut : 10,7 dikurangi 7,9  =  2,8. Lalu saya akan membagi  2,8 dengan 7,9 dan mengalikan dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persentase. Jika saya melakukan ini, maka saya akan mendapatkan hasil ahirnya = 35%. Untuk menghindari penjelasan ” konsep statistic yang membingungkan ”  marilah kita membebaskan  para ahli dan produsen obat dari tuduhan ( manipulasi data )  dan menerima apa yang mereka katakan : Nexavar memperpanjang kelangsungan hidup secara keseluruhan sebesar 44%.

Tapi saudara sekalian marilah kita berkonsentrasi pada apa yang paling penting. Anda dapat memilih antara dua ” opsi ” di bawah ini. Tetapi ketahuilah bahwa keduanya mempunyai pengertian yang sama !

• Sebagai seorang pasien jika anda diberitahu bahwa Nexavar dapat memperpanjang kelangsungan hidup sebesar 44%, apa yang akan menjadi reaksi anda ?

• Di sisi lain, jika anda diberitahu bahwa Nexavar dapat memperpanjang hidup anda dengan hanya 2,8 bulan, apa yang akan menjadi reaksi anda?

Menyadari hal ini, bagaimana jika anda dengan jelas diberitahu bahwa perpanjangan untuk dapat bertahan hidup dengan 2,8 bulan tersebut bukanlah suatu makan siang dengan gratis. Selain harus membayar RM 20.000 per bulan, ada berbagai macam efek samping yang mungkin dapat anda alami. Dalam hal ini, Mutu mengalami delapan macam efek samping  setelah mengkonsumsi Nexavar selama seminggu.

Tapi jangan salahkan perusahaan obat. Anda telah diperingatkan. Pasien yang mengkonsumsi Nexavar mungkin dapat menderita efek samping seperti berikut ini (menurut website perusahaan):

1. Penurunan aliran darah ke jantung dan serangan jantung.

2. Masalah pendarahan. Nexavar dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mengalami pendarahan.

3. Tekanan darah tinggi.

4. Masalah pada kulit yang disebut “ hand-foot skin reaction “. Ini menyebabkan kemerahan, rasa sakit, bengkak, atau lecet pada telapak tangan atau telapak kaki anda.

5. Perforasi usus.

6. Kemungkinan masalah pada proses penyembuhan luka. Mungkin anda dapat mengalami nya pada saat pembedahan dan perawatan gigi.

7. Lahir dalam keadaan cacat atau kematian bayi yang belum lahir.

8. Bintil-bintil pada kulit ( muka ), kemerahan, gatal, atau pengelupasan pada kulit.

9. Rambut menipis atau rambut rontok tidak merata.

10. Diare

11. Mual atau muntah

12. Seriawan pada mulut

13. Badan terasa lemah

14. Kehilangan nafsu makan

15. Mati rasa, kesemutan, atau nyeri di tangan dan kaki

16. Sakit pada bagian perut

17. Kelelahan

18. Penurunan berat badan

5. Solusi ? 

Wanita itu sungguh cerdik (yang mendampingi Mutu).  Dia bertanya pada saya : Lalu, itukah jalan keluarnya ? Saya harus mengakui bahwa saya tidak bisa menjamin suatu kesembuhan apapun. Kita tahu bahwa dalam hal kasus penyakit kanker, tidak ada yang namanya suatu kesembuhan  (artinya,kesembuhkan nyata, bukan hanya bertahan 5 tahun).

Dalam kasus kanker hati yang sudah lanjut, kita semua tahu bahwa bertahan hidup hanyalah dalam hitungan bulan. Jadi, kita dihadapkan dengan kasus yang sulit. Ini adalah pertama kalinya seorang pasien datang dengan angka alpha-fetoprotein  lebih dari satu juta. Nilai tertinggi dari yang pernah kita lihat dalam kurun waktu 14 tahun adalah sekitar setengah dari nilai tersebut.

Kami memiliki dua saran untuk Mutu.

a) Jaga pola makan Anda. Ia diberi daftar makanan yang ia boleh dan yang tidak boleh dia makan. Sayangnya daftar ini hanya dianggap sebagai suatu kesimpulan saja dibandingkan dengan rekomendasi kami.

b) Minum ramuan Herbal dan berharap untuk yang terbaik. Jika pasien tidak merasa sakit, bisa makan dan tidur – inilah yang diharapkan oleh kita semua. Berapa lama dia bisa hidup bukan kita yang menentukan.

Terserah kepada Mutu untuk memutuskan apakah dia ingin melanjutkan mengambil Nexavar dan memungut apapun manfaat (dan juga efek samping) yang terkait dengannya.

Tapi tanyakanlah hal ini: Apakah itu berharga ?

Beberapa dari anda mungkin berkata : Ah, anda penjual minyak ular – Anda dan Herbal anda juga tentang Diet hanyalah bualan  –  ini semua hanyalah praktek perdukunan. Semuanya itu tidak ada buktinya  dan tidak ilmiah. Tunggu dulu, sebelum anda partama kali melempar batu, luangkanlah waktu untuk membaca sepuluh cerita berikut. Beritahu kami dimana kesalahan kita jika anda berpikir bahwa kita salah !

Kanker Payudara: Dia Meninggal Meskipun Telah Menghabiskan Biaya Pengobatan Juta-an Dollar

Kami menghabiskan waktu dipekan terahir bulan Februari 2011 di Singapura. Sebenarnya perjalanan ini untuk menghadiri upacara pernikahan digereja dari putri seorang teman. Pada saat yang bersamaan kami menikmati kesempatan  “dimanjakan” oleh kebaikan dari adik laki-laki istri saya  Im, yang tinggal di Singapura. Dia menempatkan kami di hotel Raffles City. Kami dapat melihat kota Singapura yang menakjubkan dari kamar kami di lantai 54. Kamipun menyempatkan waktu untuk melihat-lihat toko-toko. Melalui kaca jendela toko kita bisa melihat macam-macam jam tangan yang dipajang. Salah satunya menunjukkan label harga sebesar $ 150.000 sebuah !  Wow, sebuah harga yang menakjubkan !  Pendek kata selalu serba wow, wow dan wow bila datang ke Singapura.

Wow lain telah mengagetkan saya pada keesokan paginya. Harian The Straits Times Minggu tanggal 27 Februari 2011 memuat  tulisan berita utama : Biaya Dokter:  Berapa banyakkah terlalu banyak itu ? ( judul asli : Doctor’s charge : How much is too much ? )

LATAR BELAKANG CERITA

Ada suatu kasus penipuan medis yang berlangsung terus menerus yang menjadi berita utama dari surat kabar terkemuka. Seorang ahli bedah yang cukup terkenal di Singapura, Dr Susan Lim, dituduh telah menggelembungkan tagihan medis seorang pasien asal Brunei.

Baca lebih lanjut: Dr Lim Telah Memalukan Organisasi Medis.  http://topnews.net.nz/content/212192-dr-lim-embarrassed-medical-fraternity

Total tagihan medis yang dibebankan oleh Dr Susan Lim kepada pasien khusus ini adalah sebagai berikut:

• Pada tahun 2004 sebesar $ 2.800.000
• Pada tahun 2005 sebesar $ 3.800.000
• Pada tahun 2006 sebesar $ 7.500.000
• Pada tahun 2007 sebesar $ 24.800.000

Jadi berapa biaya yang adil dan pantas dari seorang dokter terkenal yang dapat ditagih kepada  pasiennya? Ini adalah angka yang diberikan oleh berberapa dokter Singapura:

• Dr Hong Ga Sze mengatakan besarnya pendapatan sehari-hari yang wajar adalah $ 1.000 sampai $ 2.000 per hari.
• Dr Tan Yew Oo, ahli onkologi di Gleneagles Cancer Centre mengatakan $ 10.000 sampai $ 20.000 per hari.
• Prof Soo Khee Chee, kepala dari National Cancer Centre mengatakan $ 100.000 per hari adalah baik dan setuju bahwa Dr Susan Lim bisa mendapatkan pendapatan sebesar $450.000 per hari.

Tidakkah anda pikir angka-angka ini bernilai besar, besar,  woow yang besar ?

Lebih lanjut dilaporkan bahwa untuk periode 15 Januari – 16 Juni, total tagihan yang dibebankan oleh Dr Susan Lim sebesar $ 26 juta. Ini tidak termasuk kerja yang dilakukan oleh Dr Lim dan timnya di Brunei pada bulan Juni dan Juli tahun itu. Pada awal Agustus, Dr Lim, memutuskan untuk membebaskan beberapa biaya secara efektif untuk mengurangi separuh dari jumlah utangnya. Pada bulan November tahun itu, ia memutuskan untuk membebaskan biaya untuk dia seluruhnya, penagihan kepada pasien hanya untuk pembayaran kepada pihak ketiga yang berjumlah sedikitnya lebih dari $ 3 juta.

Selengkapnya: http://www.straitstimes.com/BreakingNews/Singapore/Story/STIStory_639428.html

LEBIH BANYAK TENTANG SUSAN LIM SAGA.

Hari Minggu itu juga kami terbang pulang ke Penang. Saya agak penasaran tentang Susan Lim Saga ini dan mulai surfing di internet untuk mencarai  informasi lebih lanjut. Ini adalah beberapa informasi yang berhasil saya kumpulkan.

Siapa dokter bedah tersebut ?

Sebuah porta berital Brunei online, Brudirect News  melaporkan : Seorang Dokter di Singapore  Diselidiki Telah Mengenakan Biaya Jutaan $ Dolar Kepada Seorang Warga Brunei. Dr Susan Lim adalah seorang ahli bedah terkenal yang telah melakukan transplantasi hati pertama di Singapura sekitar dua dekade lalu.

Dia memiliki dua klinik, Susan Lim Surgery  di Gleneagles dan Mount Elizabeth Clinic Centre. Pada website kliniknya dia terdaftar juga sebagai seorang ahli bedah transplantasi dan Profesor Tamu di Blizard Institute of Cell & Molecular Sciences,  Barts & The London School Medicine and Dentistry dan Fellow from Harvard Stem Cell Institute.

Selengkapnya: http://www.brudirect.com/index.php/2010020715483/First-Stories/singapore-doe-probed-for-charging-millions-of-from-bruneian.html

Siapakah  pasiennya ?

Kabarnya, korban tersebut adalah almarhum Pengiran Anak Hajah Damit, adik dari Ratu Brunei dan sepupu Sultan. Dia menderita kanker payudara dan dirawat oleh Dr Lim dari tahun 2001 sampai dia meninggal pada bulan Agustus 2007.

Selengkapnya : Doctor bumped up bill $ 500 to $ 93,500 AsiaOnline http://health.asiaone.com/Health/News/Story/A1Story20110224-265072.html

Bagaimana angka itu dapat melambung

Sebuah artikel, Straits Times pada tanggal 24 Februari 2011, dengan topik utama : Ahli Bedah menggelembungkan tagihan $ 400 sampai $ 211.000.

http://www.straitstimes.com/BreakingNews/Singapore/Story/STIStory_638329.html#

Artikel tersebut mengatakan:

• Seorang dokter spesialis yang merawat pasien ahli bedah Susan Lim mengirimkan tagihan sebesar $ 400. Dia ( Susan Lim ) kemudian  menaikan biaya tagihan tersebut hingga $ 211.000 ketika ia menagih kepada Brunei High Commission  di sini.
• Dokter lain lagi mengenakan biaya $ 500, tetapi Dr Lim melonjakkan  hingga $ 93.500.
• Lalu ada tagihan lain lagi sebesar $ 3.000 dinaikan menjadi $ 285.100.
• Hal lain yang mengejutkan, ketika pasien harus dirawat di unit perawatan intensif, ia diminta untuk membayar $ 450.000 untuk hari pertama dan $ 250.000 untuk empat hari berikutnya, dengan alasan untuk “monitoring services “.

Baca selengkapnya : Dr Lim Embarrassed The Medical Fraternity  http://topnews.net.nz/content/212192-dr-lim-embarrassed-medical-fraternity

Online USA News : Susan Lim Medical Council
http://www.onlineusanews.com/susan-lim-singapore-medical-council-11491.php

 

Apa yang DIKATAKAN  para blogger:

1. The Great Singapore Rip off – Medical Tourism and Dr.Susan Lim Saga.

Dengan seorang spesialis seperti Dr Susan Lim dan beberapa anggota organisasinya dia berkata dokter dapat, bilamana diperlukan, tarif pendapatan seharinya dapat mencapai sebesar S $ 300.000 , Singapura benar-benar lupa dengan pertumbuhannya sebagai tempat  tujuan untuk berobat bagi mereka yang membutuhkan pertolongan medis.

Dr Lim telah menjadi simbol keserakahan yang ekstrim. Dipandang dari segi apapun jumlah tersebut bukan saja jumlah yang amat luar biasa besarnya, tetapi sarat dengan penipuan. Misalnya, ketika ia membawa seorang spesialis di luar bidangnya, ia dikenakan tagihan kurang dari S $ 1.000. Tapi dia membuat  tagihan lebih dari S $ 300.000  untuk keluarga kerajaan Brunei. Saya pikir ini adalah kombinasi dari keserakahan, kriminalitas dan kebodohan.

Baca selengkapnya: Joslin Vethakumar http://joslinv.wordpress.com/2011/02/27/medical-tourism-with-specialists-like-dr-susan-lim-singapore-can-forget-about-it/

2. Saya juga terkejut …

Saya juga terkejut membaca kesaksian oleh Dr Soo Khee Chee, kepala dari National Cancer Center, mengatakan bahwa pendapatan sebesar $ 100.000 per hari adalah wajar dan, dalam kasus Susan Lim, dikatakan itu semua tidak ada masalah untuk pembayaran  sebesar $ 300.000, tanpa potongan, sebagai biaya  konsultasi pada hari tertentu.

Bagaimana seorang kepala dari sebuah pusat pendanaan publik pada bidang / keahlian khusus itu, mendapat kesan bahwa ini adalah tingkat pembayaran ( fee ) yang dapat diterima ?  Tak heran, Singapura telah ” membuat takut ” tentang tagihan medis mereka. Mereka harus mendengar cerita dari biaya yang jumlahnya amat luar biasa itu.

Ada pelajaran penting dari kasus ini. Setelah pasien menghabiskan $ 26 juta, pasien masih tetap mati.Tidak ada jumlah uang bisa membalikkan sesuatu hal yang tak terhindarkan..

Bagi sebuah keluarga kaya-raya  yang mampu membayar biaya setinggi itu, tidak ada masalah untuk mengeluarkan uang sejumlah tersebut. Namun, bagi sebagian besar keluarga biasa yang tidak sangat kaya, mereka tidak boleh menghabiskan biaya $ 100.000 atau lebih untuk pengobatan yang memiliki peluang keberhasilan yang rendah. Lebih baik membiarkan alam untuk menentukan jalannya.

Baca lebih lanjut: Angry Patient  http://easyapps.sg/sgep/admin/file.aspx?id=58

3. Kebanyakan dokter tidak melihat sesuatu yang salah dengan biaya Dr Susan Lim

Masalah dengan dokter di Singapura adalah, bahwa mereka berada di profesi untuk mencari uang. Banyak profesional medis di negara lain adalah dokter karena keinginan mereka untuk membantu sesama umat manusia. Uang itu, meskipun perlu, adalah pertimbangan sekunder. Banyak “ sinkie doctors “  juga berasal dari keluarga terhormat, dan menurut mereka menjadi dokter agar supaya bisa menjadi kaya dan memberikan martabat yang tinggi bagi keluarga mereka.

Pernahkah melihat “ sinkie doctors “ melakukan hal ini? Mereka terlalu sibuk dengan perhitungan biaya yang tidak pantas ( sangat tinggi ) untuk orang-orang Indonesia, Malaysia, dll

Lain kali jika anda pergi dan menemui  seorang dokter di Singapura, tanyakan pada diri anda apakah mereka memeriksa anda demi uang atau benar-benar untuk menolong anda.

Baca selengkapnya: http://www.singsupplies.com/showthread.php?p=686418

4. Dr Susan Lim: Biaya Hidup Yang Tinggi … Tidak  sehat

Dokter yang reputasinya buruk dalam kasus yang memalukan ini  (ya, beritanya telah   sampai ke Selandia Baru – dan tidak hanya di Brunei dan  Singapura) adalah seorang ahli bedah, Dr Susan Lim.  Menurut situs diinternetnya, dia adalah orang Singapura yang pertama dan juga anggota termuda dari Trinity College. Oh, dan dia juga memiliki artikel di Wikipedia tentang dia juga !  Saya kira semua ini yang menyebabkan  tagihan yang tinggi dan gila-gilaan ?!?!

Dan ironinya yang menyedihkan adalah walaupun telah mengeluarkan sejumlah uang yang fantastis, pasien tetap meninggal karena kanker payudara.

• Ahli bedah Susan Lim mengobati seorang pasien yang ada hubungannya dengan istana Brunei selama tujuh bulan pada tahun 2007. Total tagihannya : $ 24.800.000.
• Dr Lim juga mengenakan biaya kepada pasien untuk membatalkan dua konferensi, di atas biaya pengobatan, dengan satu tagihan sebesar $ 78.000 dan satu lagi yang lainnya hingga $ 180,000.
• Dia juga mengenakan biaya antara $ 35.000 dan $ 45.000 per hari ketika karyawannya mendampingi pasien untuk sesi radioterapi di rumah sakit…. surat kabar melaporkan.
• Ketika pasien berada dalam perawatan intensif selama lima hari pada bulan Mei 2007, ia didampingi oleh para dokter dan perawat dan untuk itu  Dr Lim mengenakan biaya $ 450.000 untuk hari pertama dan $ 250.000 untuk empat hari berikutnya, untuk ” layanan monitoring “, demikian menurut laporan Straits Times.

Selengkapnya: http://anonymousxwrites.blogspot.com/2011/02/dr-susan-lim-high-cost-of-living-unwell.html

Komentar

Saya tercengang ketika saya melihat jam tangan seharga $ 150.000 di toko poshy – siapa di bumi ini yang akan membeli barang semahal itu ? Tapi saya yakin ada pembelinya , jika tidak toko itu tidak akan memajang  barang-barang begitu banyak. Biaya sewa tempat sangat mahal di Singapura ! Lalu saya melihat apa yang saya kenakan. Saya hanya memaka  jam tangan yang harganya kurang dari $ 50 !  Dan saya bangga memakainya.

Sekarang saya sudah memakainya selama bertahun-tahun dan sampai saat ini, saya belum pernah ketinggalan satupun penerbangan pesawat saya – berarti  jam tangan yang harganya tidak sampai $ 50-tersebut belum pernah menyulitkan saya sama sekali. Saya ingin tahu apa perbedaannya antara jam tangan saya yang murah ini dengan jam tangan yang mahal tersebut ?

Selain jam tangan, hari ini saya juga belajar bahwa perawatan medis di Singapura luar biasa mahal. Hal ini dapat berjumlah jutaan dolar. Saya sudah banyak mendengar tentang biaya yang mahal tersebut sebelumnya, tapi tidak semahal yang satu ini. Beberapa tahun yang lalu, seseorang menyertai istrinya untuk pengobatan leukemia di Singapura. Dia menghabiskan uang sekitar RM 1.8 juta  untuk perawatannya. Namun, pada akhirnya istrinya meninggal juga.

Pasien kerajaan tersebut telah mengeluarkan jutaan dolar untuk biaya perawatan medis dan dia meninggal juga. Tidak banyak bedanya dengan jam saya yang $ 50.

Mari saya ulangi lagi apa yang blogger itu tulis ( angry patient ) : ” Setelah pasien menghabiskan $ 26 juta pasien masih mati. Tidak ada jumlah uang bisa membalikkan sesuatu hal yang tak terhindarkan. Bagi sebuah keluarga kaya-raya  yang mampu membayar biaya tinggi, tidak ada masalah untuk mengeluarkan uang sejumlah tersebut. Namun, bagi sebagian besar keluarga biasa yang tidak sangat kaya, mereka tidak boleh menghabiskan biaya $ 100.000 atau lebih untuk pengobatan yang memiliki peluang keberhasilan yang rendah. Lebih baik membiarkan alam menentukan jalannya.                       .

Mungkin dia benar juga . Ketika kita tidak memiliki uang untuk dihambur-hamburkan, lebih baik membiarkan alam untuk menentukan jalannya.

Saya tidak akan memberi komentar soal etika,  moralitas,  benar atau salah dari Dr Susan Lim Saga. Saya percaya setiap individu dalam menjalani kehidupannya akan dipandu oleh moral kompas kita sendiri. Keadilan, moralitas, hanyalah soal persepsi dan mereka mencerminkan pendidikan kita. Saya berasal dari keluarga miskin. Ibu saya mengajarkan saya untuk berhemat sejak saya masih kecil. Jadi mohon maaf  kalau saya mengenakan jam tangan seharga $ 50.

Ketika pasien kanker datang menemui saya, saya juga ingin berusaha untuk membuat mereka tidak banyak mengeluarkan uang mereka  – seperti yang ibu saya ajarkan kepada saya untuk berhemat dengan apa yang saya miliki. Saya sepenuhnya memahami bahwa pasien menginginkan yang terbaik – tapi yang terbaik itu tidak selalu harus yang paling mahal.

Saya ingin tahu apa kelebihannya jam seharga $ 150.000 dibandingkan dengan jam saya yang seharga $50 ?  Ada pelajaran yang baik dimana penderita kanker dapat belajar dari cerita ini.

Ketika konsultasi para ahli yang reputasinya tidak baik tersebut menanyakan beberapa pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Dapatkah Anda dapat menyembuhkan kanker saya?

2. Berapa total biayanya.?-

3. Apakah ada efek samping dari pengobatan ini ?

Lalu buatlah keputusan yang bijaksana setelah mengevaluasi  secara kritis atas jawaban yang diberikan.

Ketika kami mulai CA Care pada tahun 1995, saya sadar akan godaan ” menjadi kaya ” yang mungkin kami hadapi ketika kami  dapat lebih sukses dan terkenal. Bagaimanapun saya juga  berpendidikan sebagai seorang ahli. Saya bergelar Ph.D. dan menjadi Profesor penuh di Universitas. Saya juga diberi penghargaan Research Fellowship dari Alexander von Humboldt dari Germany dan juga dari Matsumae International Foundation Japan. Jadi, saya tidak kekurangan surat-surat kepercayaan ( credentials ) yang valid. Dan selama empat belas tahun terakhir ini, saya telah menasihati ribuan pasien kanker. Kadang saya menghabiskan waktu berjam-jam dengan pasien untuk membantu mereka menyelesaikan / mengatasi masalahnya. Saya akan terbang ke Kuala Lumpur dan tinggal disana selama dua hari untuk membantu pasien. Untuk semuanya ini, saya TIDAK menerima biaya konsultasi – semuanya gratis.

Untuk memastikan bahwa saya tidak akan tersesat dan tetap setia pada misi kami, saya mengadopsi doa untuk CA Care.

Buatlah kami Tuhan,
Alat kasih-Mu dan cahaya di jalan kegelapan.
Untuk mereka yang hilang, tolonglah tunjukkan kami sebuah jalan
Untuk mereka yang putus asa, berikanlah Harapan
Bagi mereka dalam kesedihan, berikanlah Kegembiraan.

Karuniailah kami Tuhan,
Kebijaksanaan untuk melakukan hal-hal dengan benar,
Kekuatan untuk mau rendah hati menolong orang lain, dan
Keberanian untuk melawan keserakahan dan pemuliaan diri.

Selama bertahun-tahun ini, ketika saya bangun setiap pagi, saya akan mengucapkan doa pendek ini : Hari ini, Tuhan tunjukkanlah kepada saya jalan Mu. Tolonglah kami dan biarkanlah kehendak MU bekerja.


Kini Mati Karena Kanker di Amerika Amat Mahal: Biaya US$ 350.000,00

Pada saat Anda menambahkan atas biaya operasi, radiasi, chemo, rumah sakit, dll, harganya sekitar US$ 350.000 untuk mati kanker di Amerika.

Tentu saja, perawatan medis konvensional modern mungkin efektif /bekerja.

Sebagai Dr. Julian Whitaker, MD, berkata, kemoterapi dan radiasi adalah placebos yang berbahaya. Dan kadang-kadang bekerja placebos ~ Frank Cousineau.

Apa yang terjadi di Amerika saat ini sama-sama benar di Malaysia. Lihatlah apa  terjadi di Penang:Mati Dalam ICU Setelah Bedah untuk kanker ovari adan chemo untuk lymphoma

http://cacare.com/index.php?option=com_easyfaq&task=cat&catid=125&Itemid=39

 

Keuntungan Cabul

Kebanyakan obat-obatan yang dijual di Negara Amerika mengandung bahan aktif yang dibuat di negara-negara lain. Apakah Anda pernah bertanya-tanya berapa harga sebenar bahan aktif dalam obat resep? Beberapa orang berpikir ia harus biaya banyak, karena banyak obat-obatan untuk menjual lebih dari $2,00 setiap tablet.

Untuk sebiji tablet yang berharga $2,00 keuntungan sudah cabul. Apakah perkataan yang anda pergunakan untuk menggambarkan kenaikan harga sebiji tablet yang berharga RM250 atau RM 1.000,00 sebiji? Ini bukan kesilapan typo… ini adalah biaya setiap tablet obat kanker!

Dalam investigasi independen kami tentang keuntungan perusahaan obat, kami memperolehi harga bahan aktif yang digunakan dalam beberapa obat yang paling populer yang dijual di Amerika. Infomasi di bawah sudah jelas.

Celebrex 100 mg Harga Konsumen (100 tablet): $130.27 Nilai umum bahan aktif:  $0,60  Persen kenaikan harga: 1.712%

Claritin 10 mg Harga Konsumen (100 tablet): $215.17 Nilai umum bahan aktif:  $0,71  Persen kenaikan harga: 30.306%

Keflex 250 mg Harga Konsumen (100 tablet): $157.39 Nilai umum bahan aktif:  $1,88  Persen kenaikan harga: 8.372%

Lipitor 20 mg Harga Konsumen (100 tablet): $272.37 Nilai umum bahan aktif:  $5,80  Persen kenaikan harga: 4.696%

Norvasec 10 mg Harga Konsumen (100 tablet): $188.29 Nilai umum bahan aktif:  $0,14   Persen kenaikan harga: 134.493%

Paxil 20 mg harga Konsumen (100 tablet): $220.27 Nilai umum bahan aktif: $7,60 Persen kenaikan harga: 2.898%

Prevacid 30 mg Harga Konsumen (100 tablet): $44.77 Biaya umum bahan aktif:  $1,01  Persen kenaikan harga: 34.136%

Prilosec 20 mg Harga Konsumen (100 tablet): $360.97 Nilai umum bahan aktif:  $0,52  Persen kenaikan harga: 69.417%

Prozac 20 mg Harga Konsumen (100 tablet): $247.47 Nilai umum bahan aktif:  $0,11   Persen kenaikan harga: 224.973%

Tenormin 50 mg Harga Konsumen (100 tablet): $104.47 Nilai umum bahan aktif: $0,13  Persen kenaikan harga: 80.362%

Vasotec 10 mg Harga Konsumen (100 tablet): $10.237 Biaya umum bahan aktif:  $0,20  Persen kenaikan harga: 51.185%

Xanax 1 mg Harga Konsumen (100 tablet): $136.79 Nilai umum bahan aktif: $0,024    Persen kenaikan harga: 569.958%

Zestril 20 mg Harga Konsumen (100 tablet) $89.89 Biaya umum bahan aktif $3,20 Persen kenaikan harga: 2.809%

Zithromax 600 mg Harga Konsumen (100 tablet): $1,482.19 Biaya umum bahan aktif: $18,78  Persen kenaikan harga: 7.892%

Zocor 40 mg Harga Konsumen (100 tablet): $350.27 Nilai umum bahan aktif: $8,63  Persen kenaikan harga: 4.059%

Zoloft 50 mg Harga Konsumen: $206.87 Nilai umum bahan aktif: $1,75   Persen kenaikan harga:11.821%

Karena biaya obat resep sangat memalukan, saya pikir semua orang harus tahu tentang hal ini. Baca rencana ini dan tolong menyebarkannya.

Sharon L. Davis, Anggaran Analyst, US Department of Commerce Kamar 6839 Office Tel: 202-482-4458; Office Fax: 202-482-5480 Email Alamat: sdavis @ docgov

Mary Palmer, Analis Anggaran, Biro Analisis Ekonomi Kantor Anggaran & Keuangan; Voice: (202) 606-9295

Sumber:
http://www.health-report.co.uk/obscene_drug_mark_ups.htm
http://www.beating-cancer-gently.com/130nl.html

Iressa Tidak Menyembuhkan Kanker Paru – Obat Mahal Dengan Efek Samping

AstraZeneca memberitahukan FDA tentang penelitian yang melibatkan 1.700 pasien kanker paru:

  • Pasien yang menggunakan Iressa hidup selama 5,6 bulan.
  • Mereka yang diberikan plasebo (pil inaktif, tiruan) hidup selama 5,1 tahun.
  • Penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Iressa, pasien hidup  2 minggu lebih lama.
  • Hasilnya, Iressa ditarik dari negara Barat.

Bagaimanapun, pasien asal Asia mengalami reaksi yang lebih baik. Mereka hidup 4 bulan lebih lama:

  • Dengan Iressa pasien kanker paru hidup  selama 9,5 bulan.
  • Tanpa Iressa pasien cuma hidup selama 5,5 bulan.
  • Hasilnya, Iressa masih diresepkan pada pasien di negara Asia.

Obat Kanker Paru Yang Letal . . . 444 kematian

Pada Juli 2002, Jepang merupakan negara pertama di dunia yang menyetujui Iressa sebagai pengobatan kanker paru.

Kurang dari 2tahun, 1.151 kasus efek samping dilaporkan dan 444 diperkirakan meninggal karena Iressa di Jepang.

Efek samping paling umum dari Iressa adalah:

Diare, ruam kulit, jerawat, kulit kering, mual, muntah.

Penyakit paru interstisial (ILD=interstitial lung disease), yang melibatkan sikatrik dan inflamasi dari paru yang dapat menyebabkan kesulitan bernafas.

Dan pneumonia (menyebabkan kesulitan bernafas, batuk-batuk,demam).

Ibu Sut, berusia 73 tahun  dari Indonesia. Dia menderita kanker paru-paru dan telah mengkonsumi Iressa untuk sembilan bulan. Dia menderita parah kegatalan pada seluruh tubuh.

Biaya Iressa adalah RM 8500 untuk satu bulan jika di beli dari farmasi rumah sakit. Obat yang sama bisa di beli dari apotek di luar rumah sakit denga harga RM 6500 saja.

Ini adalah satu penunjuk pasien dan keluarga nya dapat mempelajari: Bila danda dapat resep dari dokter Anda tahulah bahawa obat yang dijual di farmasi di rumah sakit lebih mahal. Cobalah untuk menemukan obat yang sama dari apotik di luar rumah sakit. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Iressa, ini berlaku untuk semua obat.

Ibu Sab, berusia 68 tahun, juga dari Indonesia. Dia menderita  kanker paru-paru dan juga diresep Iressa. Sebelum mengambil Iressa ia memimpin hidup normal. Setelah mengambil Iressa selama satu bulan, masalah mulai muncul keluar. Dia menderita efek samping yang berikut ini:

1. Tidak dapat tidur dengan baik
2. Sulit untuk dangkal
3. Hilangnya nafsu makan
4. Mual
5. Tidak dapat berbicara terlalu panjang
6. Diare
7. Sesak nafas
8. Kulit kering
9. Kehilangan berat badan

Dia minum Iressa selama 3 bulan, kemudian berhenti.

Biaya Iressa: 20 Juta Rupiah per bulan.

Sekali lagi, Anda harus tahu bahwa Iressa tidak bisa menyembuh kanker paru-paru!

 

Dokternya Mengatakan : “Tidak ada harapan lagi” Setelah Selesai Melakukan Operasi Kanker pada Saluran Empedu yang Menghabiskan Biaya Sebesar 20 Juta Rupiah

Hass  (bukan nama sebenarnya, M847) adalah pria berusia 44 tahun dari Indonesia. Pada awal 2010, ia menderita sakit kuning. Dokter menduga hal ini disebabkan karena Hepatitis. Hass kemudian diberi pengobatan . Setelah sebulan,ternyata pengobatan tersebut tidak efektif.  Kemudian Has pergi ke sebuah rumah sakit swasta di Kuching.

Hasil CT scan pada 28 Januari 2010 menunjukkan ada batu sebesar 6 mm di kantong empedu. Ditemukan juga adanya  lesi hypodense sebesar 1 cm di segmen 8 pada organ hati nya. Ini kemungkinan bisa saja kista. Kondisi Saluran empedu secara umum melebar. Diameter maksimumnya adalah 16 mm. Ditemukan adanya massa 18 mm pada saluran distal.

Kesimpulan:

Adanya masa di saluran empedu bagian bawah , telah menyumbat  sistim saluran empedunya.

Hass segera menjalani operasi pengangkatan kantong empedu dan juga tumor yang ada pada saluran empedu.

Laporan histopatologi tanggal 3 Februari 2010 menunjukkan: adanya penyebaran dengan cakupan yang cukup sedang pada saluran empedunya  dengan kategori  Differentiated Exophytic  Adenokarsinoma. Dan telah menyebar  keseluruh ketebalan dinding saluran dan metastasis ke kelenjar getah bening periductal. Daerah batas aman untuk keperluan operasi pemotongan  bebas dari tumor (untuk keperluan operasi )

Hasil USG didaerah perut pada tanggal 8 Juni 2010 menunjukkan tidak ada bukti  bahwa tumor tersebut telah kambuh kembali. Walaupun demikian nilai petanda tumor CA19.9 nya meningkat dari 52,4 (Maret 2010) ke 1.420,0.

Dari hasil pemeriksaan CT scan pada tanggal 9 Juni 2010 menunjukkan  adanya lesi di segmen 7 dari bagian hatinya sebesar 15 x 10 mm. Kemudian keberadaan dari Kista yang sebesar 10 mm pada segmen 8 dari bagian hatinya masih  tetap sama.

Selain itu terdapat beberapa kelenjar getah bening paraaorta yng membengkak dan terlihat dari daerah celiac yang turun menuju ke daerah hati dan hilus ginjal.  Kelenjar yang  terbesar berukuran sebesar  20,0 mm – yang lainnya berukuran lebih kecil dari 1 cm.

Dokter menjelaskan kepada Hass , bahwa kanker nya telah kambuh kembali  dan dia sudah tidak sanggup lagi untuk menolongnya. Hass disarankan untuk menjalani kemoterapi. Tapi Hass  menolak.

Di bawah ini adalah tabel yang menunjukkan kenaikan dari  CA 19,9  mulai  dari bulan Maret sampai Oktober 2010.

Tanggal CA 19.9
18 Maret 2010 – setelah operasi 52.5
8 Juni 2010 1,420.0
3 August 2010 – lawatan akhir ke dokter 5,645.0
1 Oktober 2010 18,746.18

Hass telah menemui  kami di Penang pada tanggal 8 Oktober 2010. Dengarkanlah  percakapan  berikut ini:

Tinjauan Literatur Medis

Memahami hubungan antara:  Hati – Empedu – Pankreas – Saluran Empedu

• Melekat dibawah permukaan hati, adalah suatu struktur berbentuk buah pir yang disebut Kantung Empedu.

• Hati menghasilkan empedu dan ini diangkut ke usus melalui struktur seperti tabung panjang yang disebut Saluran Empedu.

• Kantung empedu ini melekat pada saluran empedu oleh sebuah tabung kecil yang disebut Saluran Kistik (duktus cystikus).

• Setengah bagian atas dari duktus empedu tersebut berhubungan dengan hati (duktus hepatic) sedangkan bagian bawah dari saluran empedu tersebut berhubungan dengan pankreas (duktus cystikus dan duktus hepatikus communis kemudian bersatu dan membentuk  duktus biliaris/duktus choledochus, kemudian menuju duktus pancreatic), dimana setelah melalui wilayah itu kemudian menuju ke usus.

• Penyumbatan pada saluran empedu yang disebabkan oleh kanker empedu, akan menahan tersalurkannya empedu menuju ke usus. Ketika hal ini terjadi, empedu akan menumpuk di dalam darah sehingga menimbulkan penyakit kuning. Menimbulkan retensi pigment empedu dan menguningnya jaringan seluruh tubuh. Kulit dan mata menjadi kuning. Kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa gatal-gatal yang parah.

(Diagram diperoleh dari internet)

Presentasi klinis, prognosis dan sejarah alamiah dari Kanker Saluran Empedu (atau yang biasa disebut Cholangiocarcinoma) tergantung dari mana  kanker tersebut berasal.

Kanker mungkin terjadi:
• Di bagian dari saluran-saluran empedu yang terkandung dalam hati. Ini dikenal sebagai intra-hati.
• Di daerah dari saluran-saluran empedu di luar hati. Ini dikenal sebagai ekstra-hati.
• Di dalam saluran antara vena portal kiri dan kanan. Hal ini dikenal sebagai percabangan hilar (bifurkasi hilar).

Anderson et al. Diagnosa dan Pengobatan Cholangiocarcinoma, The Oncologist, Vol. 9, No 1, 43-57 Februari 2004, mencatat bahwa kira-kira:

• 60% -70% dari Cholangiocarcinoma terjadi pada bifurkasi hilar.
• 20% -30% di distal saluran empedu communis (common bile duct).
•   5% -15% dalam hati (intra-hepatik).

Pasien dengan tumor ekstra-hati biasanya ditandai dengan penyakit kuning yang disebabkan oleh terhambatnya / tersumbatnya saluran empedu.

Sedangkan pasien dengan tumor intra-hati biasanya ditandai dengan rasa yang menyakitkan, gatal-gatal (66%), nyeri dibagian perut (30%-50%),penurunan berat badan (30%-50%), dan demam (sampai 20%).

Dalam kajian mereka, Anderson dkk  juga mencatat bahwa :

• Sebagian besar pasien Cholangiocarcinoma didapati dengan kondisi tidak dapat dilakukan operasi pembedahan, penyakit terdeksi sudah pada stadium lanjut dan memiliki kelangsungan hidup kurang dari 12 bulan. Tingkat kesembuhan yang rendah, walaupun dengan pemberian terapi agresif. Tingkat keberhasilan hidup selama 5 tahun rata-rata hanya sebesar 5% -10%.

• Pembedahan tetap merupakan satu-satunya intervensi yang menawarkan kemungkinan untuk sembuh. Tetapi sasaran pembedahan tersebut harus merupakan suatu pemotongan yang lengkap dengan batas sayatan yang bebas dari cell cancer (negatif margin resection).

• Semua pasien harus sepenuhnya dievaluasi terlebih dahulu untuk memungkinkannya  suatu pembedahan sebelum semua jenis intervensi dilakukan.

• Neoadjuvant terapi dan adjuvan terapi dalam banyak hal, tidak memberikan perbaikan dalam hal tingkat keberhasilan hidup rata-rata pada pasien dengan tumor jenis ini.

• Karena harapan hidup bagi pasien yang tidak mungkin dioperasi adalah tipis, maka tindakan paliatif (upaya untuk meringankan penderitaan) sebaiknya diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup, ini harus merupakan suatu tindakan yang utama  dan upaya untuk meningkatkan harapan hidup adalah tindakan yang ke dua.

Penjelasan: Neoadjuvant therapy: Adalah suatu tindakan medis atas pasien kanker yang diberikan sebelum tindakan utama (pembedahan) dilakukan misalnya: kemoterapi , radioterapi , hormon  terapi. Adjuvant  therapy: Adalah suatu tindakan medis atas pasien kanker yang diberikan sesudah tindakan utama (pembedahan) dilakukan misalnya: kemoterapi , radioterapi , hormon terapi , terapi nutrisi  dsb.

Hasil dari Operasi Bedah.

• Di antara pasien-pasien yang terseleksi mampu untuk menjalani operasi pembedahan kuratif, nilai tingkat ketahanan hidup selama 5 tahun pada umumnya antara  8%-44%.

• Pentingnya mencapai keberhasilan pembedahan dengan margin negatif tidak dapat terlalu ditekankan. Tingkat ketahanan hidup 5 tahun jauh lebih besar ketika margin negatif berhasil dilakukan, Hasilnya: 19%-47%.

• Distal lesi mewakili sekitar 20%-30% dari semua Cholangiocarcinomas dan biasanya dilakukan pengobatan dengan cara  Pancreaticoduodenectomy (Whipple prosedur). Keberhasilan pembedahan dengan pembedahan margin-negatif juga penting pada tumor ini. Tingkat ketahanan hidup 5 tahun pada pasien tertentu yang menjalani pembedahan kuratif adalah 21%-54%.

• Pada kasus Intra-hati Cholangiocarcinoma biasanya dilakukan pengobatan dengan cara pembedahan organ hati. Sebesar 60% dari mereka yang mempunyai ketahanan hidup selama 3 tahun diketahui telah menjalani operasi pembedahan Hepatectomy parsial dengan margin negatif.

Kemoterapi

• Kemoterapi belum terbukti nyata untuk meningkatkan ketahanan hidup yang menyolok pada pasien, baik pada Cholangiocarcinoma dengan pembedahan ataupun yang tanpa pembedahan. Dari mayoritas laporan, obat kemo yang digunakan adalah  5-FU ( diberikan secara tersendiri) atau dalam kombinasi dengan Methotrexate, Leucovorin, Cisplatin, Mitomycin C, atau Alpha Interferon.

• Tingkat ketahanan hidup 5 tahun tidak berbeda nyata antara pasien yang menerima kemoterapi dan pembedahan dan mereka yang menerima pembedahan.

• Tingkat ketahanan hidup 5 tahun tidak berbeda nyata antara pasien yang menerima kemoterapi dan pembedahan dan mereka yang menerima pembedahan.

Sebuah catatan dalam http://emedicine.medscape.com/article/189843- treatment menyatakan bahwa: “Kemoterapi belum terbukti memberikan suatu manfaat yang  pasti.”

Pengalaman dokter di Fuda Hospital, Cina menunjukkan bahwa:

• Kanker yang timbul di saluran empedu exkstra-hati adalah penyakit yang jarang, dan yang dapat ditangani dengan operasi tidak sampai 10% dari semua kasus.

• Pada kebanyakan pasien, tumor tidak dapat sepenuhnya diangkat melalui operasi pembedahan dan tidak dapat disembuhkan.

• Operasi paliatif atau tindakan paliatif lainnya misalnya prosedur pemasangan stent dapat mempertahankan drainase empedu yang memadai dan memungkinkan untuk bertahan hidup baik.

Pengalaman dokter di India menunjukkan bahwa:

• Pembedahan mungkin dapat dilakukan untuk menghilangkan kanker, jika belum menyebar di luar saluran empedu. Hal ini tidak selalu mungkin untuk dilakukan operasi, dimana saluran empedu berada dalam posisi yang sulit dan tidak mungkin untuk menghilangkan kanker sepenuhnya.
• Ada berbagai cara  operasi yang berlainan tergantung pada seberapa besar kanker tersebut dan apakah telah mulai menyebar ke jaringan di dekatnya.

Berbagai cara operasi bedah adalah:

Pengangkatan dari saluran-saluran empedu. Jika ukuran kankernya  kecil dan berada di dalam saluran, maka  hanya saluran-saluran empedu yang mengandung kanker saja yang akan diangkat

Pembedahan hati parsial. Jika kanker telah mulai menyebar ke hati, bagian dari hati yang terinfeksi oleh kanker saja yang akan dipotong, bersama dengan saluran empedunya.

Whipple’s. Jika kanker sudah menjadi lebih besar dan telah menyebar ke struktur di dekatnya, maka  pada:  saluran empedu, sebagian dari pencernaan, sebagian dari duodenum, pankreas, kandung empedu dan semua kelenjar getah bening disekitarnya akan dilakukan pengangkatan.

Operasi by pass. Kadang-kadang pada suatu kondisi dimana tumor nya tidak mungkin untuk diangkat. Maka prosedur lain yang  mungkin dilakukan adalah operasi by pass untuk membebaskan  penyumbatan dan membiarkan empedu agar dapat lancar masuk ke usus. Maka warna kuning pada tubuh kemudian akan hilang

Penyisipan Stent. Salah satu cara untuk membebaskan dari penyakit kuning tanpa operasi bedah adalah dengan melakukan ERCP (Endoskopi Retrograde Cholangiopancreatography). Prosedur ini melibatkan penyisipan suatu pipa tabung kecil, yang disebut stent ke dalam saluran empedu yang tersumbat.

Stent ini akan memberikan jalan bagi saluran empedu yang memungkinkan  tersalurkannya empedu dengan lancar. Pipa tabung ini biasanya perlu diganti setiap tiga sampai empat bulan untuk mencegah terjadinya  sumbatan lagi. Jika pipa tabung tersebut mengalami sumbatan lagi, maka  kenaikan suhu badan yang tinggi akan berulang dan / atau  penyakit kuning akan terjadi kembali.

Dalam ringkasannya, Witzigmann et al. dalam sebuah artikel, Pedoman Operasi Paliatif dari Cholangiocarcinoma, HPB (Oxford). 2008 Juni 1; 10 (3): 154-160, tercantum pedoman berikut untuk operasi kanker saluran empedu:

1. Pemasangan stent tanpa operasi bedah, dianggap sebagai pilihan pertama paliatif untuk pasien dengan harapan hidup pendek.
2. Untuk pasien yang diperkirakan mempunyai  kelangsungan hidup lebih lama, operasi bedah by pass dapat dipertimbangkan.
3. Operasi bedah paliatif mungkin akan bermanfaat bagi pasien dengan bifurkasi distal dan hilar.

Beberapa Pertanyaan untuk Direnungkan

Faktanya adalah sangat jelas. Pembedahan untuk kanker saluran empedu dalam kasus ini adalah kegagalan mutlak.  Apakah kegagalan ini kasus langka?  Mungkin tidak !  Dokter bedah mengatakan kepada pasien hatinya: ” Dari sepuluh operasi hati yang telah saya lakukan, sembilan pasien meninggal”. Informasi yang baik memang  tapi masalahnya adalah kenyataan ini hanya diketahui oleh pasien setelah terlambat sekitar tiga tahun kemudian. Dia telah menjalani operasinya dan mengalami kambuh yang parah.

Sebuah pertanyaan lagi muncul dalam pikiran:
• Menurut literatur, tidak semua pasien dengan kanker saluran empedu memiliki kondisi yang cocok untuk operasi. “Semua pasien harus sepenuhnya dievaluasi terlebih dahulu apakah memungkinkan untuk suatu tindakan operasi, sebelum semua jenis intervensi dilakukan”. Sampai sejauh mana evaluasi ini dilakukan?

• Dokter bedah menyarankan untuk menjalani kemoterapi setelah kankernya kambuh kembali.  Apa manfaat yang dapat diharapkan oleh pasien dari kemoterapi ini?  Literatur medis jelas menunjukkan bahwa “Kemoterapi belum terbukti  mempunyai manfaat yang pasti.”

• Apakah saran untuk kemoterapi  setelah gagal melakukan operasi tersebut, merupakan suatu  cara untuk “ melepaskan tanggung jawab ” kepada orang lain?  ” Saya sudah melakukan tugas saya untuk mengoperasi. Tanggung jawab saya sudah selesai. Sekarang Anda silahkan pergi ke Oncologist dan lihat apa yang bisa dilakukan untuk Anda.”