Metastasis Kanker Hati: Herbal membantu

Kelantan terletak di pantai timur Semenanjung Utara Malaysia. Tempat ini dikenal sebagai negara bagian yang miskin dan terbelakang. Tapi disinilah tempat di mana saya lahir dan dibesarkan. Walaupun orang-orang di sana berbicara dengan bahasa Melayu, dialek orang-orang dari Kelantan  sering tidak dimengerti oleh orang-orang dari negara bagian lain di Malaysia. Dan orang-orang Kelantan bangga dengan dialek bahasa mereka. Bahasa dengan dialek ini seperti benang yang mengikat keakraban dari orang-orang Kelantan – terlepas dari apakah anda orang Melayu atau orang Tionghoa.

Dalam video ini, Anda akan mendengar bagaimana kita berbicara.

Pada tanggal 27 Agustus 2010, Mat (bukan nama sebenarnya, H382), seorang pria berumur 62 tahun dari Kota Bharu, Kelantan, datang menemui saya. Dia dan anaknya datang ke klinik kami tanpa membawa laporan medis. Saya mengatakan kepada mereka bukan begini cara kerja kita.

Saya bukan seorang dukun desa yang memberikan ramuan herbal tanpa mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi dengan pasien. Saya perlu membaca laporan medis, hasil tes darah dan melihat hasil  pemeriksaan dengan sinar-X atau CT scan:. Jadi, saya mengatakan kepadanya : saya tidak dapat melihat apa-apa dari anda, saya buta sama sekali tentang diri anda.

Tetapi tidaklah mungkin bagi saya untuk mengirimnya kembali pulang dengan tangan kosong. Dia telah melakukan perjalanan selama satu harian penuh dengan bis untuk datang ke sini. Jadi, saya harus melakukan apa yang saya bisa untuk membantunya – buta ( tanpa data ) ataupun tidak.

Mat mengatakan dia mempunyai sebuah benjolan kanker di leher kanannya sejak beberapa-tahun yang lalu. Kemudian pada benjolan tersebut dilakukan operasi pengangkatan. Dan setelah itu kondisinya sehat. Tapi dalam tujuh tahun terakhir ini , dia  mempunyai masalah pada hatinya. (?) Saya tidak tahu apa sebabnya. Namun demikian sebelum datang ke Ca Care , dia telah berkonsultasi dengan seorang spesialis pada sebuah rumah sakit swasta di Kota Bharu.  Dia diberitahu bahwa ada sesuatu di hatinya.

Menurut anaknya, ia melihat pada hasil pemeriksaan CT scan ada sebuah ” bulatan besar” dalam hatinya. Mat menunjukkan kepada saya bahwa perutnya mengeras. Dokter ingin memberinya kemoterapi. Tetapi dia menolak. Anaknya mempelajari tentang CA Care dari internet dan memutuskan untuk membawa ayahnya ke Penang dan mencari cara lain untuk mengobati hati ayahnya.

Dia juga mengatakan kepada dokter bahwa dia ingin menemui kami. Dokter menyetujuinya dan mengatakan tidak ada lagi yang bisa dia tawarkan kecuali kemoterapi. Oleh karena Mat tidak mau menjalani kemo, maka sebagai gantinya – pergilah dia  ke Penang.

Pada kunjungan pertamanya, Mat diketahui mempunyai kesehatan yang buruk. Dia tidak bisa tidur,  tidak ada nafsu makan, kesulitan buang air besar, nafasnya  terengah-engah setelah berjalan walaupun dalam jarak pendek, dan perutnya mengeras. Dia tidak bertenaga dan selalu lelah – ingin tidur terus sepanjang hari.  Berdasarkan kondisi seperti ini, saya menduga mungkin dia memiliki kanker hati  ( hepatoma ? ) Mat kemudian diresepkan dengan  Kapsul A + Kapsul B, dan beberapa ramuan teh herbal diantaranya : LL-tea , Liver 1 dan Liver 2 .

Sejujurnya, saya tidak mengira akan bertemu dia lagi ! Itulah yang biasa terjadi dengan orang-orang. Mereka datang dengan masalah mereka. Menyampaikan keluhan mereka kepada kami. Mengambil herbal untuk sekitar satu atau dua minggu dan tidak pernah kembali lagi.

Mereka pikir kami adalah pesulap yang dapat menampilkan suatu kesembuhan yang seketika !

Saya telah membuat sebuah penelitian. Hanya 30%  saja dari mereka yang datang , adalah mereka-mereka yang cukup serius  ingin menemukan penyembuhan untuk diri mereka sendiri. Yang 70% sisanya hanya berbelanja untuk suatu penyembuhkan yang seketika.

Suatu kejutan bagi kami , Mat datang kembali untuk menemui kami lagi pada tanggal 5 November 2010 –  sekitar tiga bulan kemudian. Dia tampak senang dan puas. Dan yang lebih penting, ia telah mendapatkan kembali kesehatannya.

Lihatlah video ini.

Mat mengatakan bahwa dia telah mendapatkan kembali tenaganya – tidak lelah seperti sebelumnya. Dia bisa  pergi memancing bersama anaknya dengan mengendarai sepeda motor, sesuatu yang ia tidak bisa lakukan sebelumnya. Nafsu makan nya besar – dia tidak dapat berhenti makan. Dan dia makannya banyak. Tiga kali sehari dan ingin lebih tetapi anaknya menyetop dia dari makan yang terlalu banyak. Dia dapat  tidur dengan baik.  Aliran air kencing nya bagus – alirannya kuat  tidak seperti sebelumnya. Buang air besarnya juga lancar. Bagian perut yang mengeras telah menjadi  lebih lembut.

Ini adalah suatu kisah penyembuhan yang luar biasa, diluar dugaan kami. Percakapan saya dengan Mat pada malam itu berlangsung dengan suara yang keras dan tegas. Tetapi saya menyampaikannya dengan  logat daerah Kelantan yang halus. Jadi kita semuanya dapat  menerimanya dengan semangat yang baik. Mat menerima apa yang saya sampaikan dengan jelas dan dia menghargainya tanpa tersinggung.

Mat berkata: ” Saya minta maaf. Ini adalah kesalahan saya.  Saya merasa puas. Dan saya merasa sangat sehat sehingga saya lupa untuk datang dan menemui anda lagi setelah saya selesai minum ramuannya. Bos, ini adalah kesalahan saya. Saya tahu Bos akan marah kepada saya. Namun, saya memutuskan untuk kembali lagi untuk mengambil herbal. ”

“Aku tahu mengapa Bos marah kepada saya. Hal ini disebabkan karena Bos ingin pasiennya sembuh. Dia ingin menyelamatkan nyawa mereka. Jadi wajarlah jika dia marah bila kita tidak mengikuti apa yang dikatakannya. ”

Reaksi saya terhadap Mat pada malam itu memang keras.

“Hal ini adalah normal. Ketika mereka sedang sekarat, para pasien akan mengikuti apa yang saya katakan. Tetapi ketika kondisi mereka sudah menjadi baik, mereka akan segera melupakan nasihat saya. ”

” Coba lihat apa ini – anda mengambil herbal untuk  sebulan tetapi anda mengulur waktu  sampai tiga bulan sebelum anda kembali lagi. Apa yang anda coba lakukan ?  Tahukah anda, kasus seperti anda tersebut serius. Anda bisa mati dalam setiap saat. Menurut aturannya jika anda mendapatkan manfaat , anda harus terus minum ramuan tersebut tanpa berhenti. ”

“Ya tapi bagaimanapun, ini adalah hidup anda sendiri. Anda bertanggung jawab untuk itu. Terserah kepada anda sendiri,apakah anda ingin mati atau anda ingin hidup. Ini adalah pilihan anda dan tanggung jawab anda. ”

“Penyembuhan anda betul-betul tak terduga. Saya tidak mengharapkan anda untuk sembuh begitu cepat. Tapi anda mengalaminya. Anggaplah  ini sebagai berkat dari Tuhan. Ini adalah suatu hadiah yang nyata dari Tuhan. Hargailah ini atau anda membuangnya dengan sia-sia. Ini akan menjadi sampah jika anda membuangnya. Ketahuilah bahwa ini memang suatu berkat. ” ”

“Ingat, untuk tetap menjadi sehat atau sakit adalah pilihan anda sendiri dan tanggung jawab anda. Saya sudah menunjukkan jalannya. Anda sudah mengalami proses penyembuhan. Sekarang, terserah kepada anda sendiri untuk mengambil jalan tersebut dan melangkah lebih jauh. Tidak ada seorangpun yang bisa mewakili anda untuk menjalani jalan tersebut.”

Untuk pasien yang membaca studi kasus ini, saya akan mengatakan hal yang sama kepada anda.

Hanya  untuk mengingatkan saja, harap membawa semua catatan medis anda ketika anda datang !

Izinkan saya untuk  menyimpulkan dengan mengatakan ini: ” Seperti yang sudah dikatakan, saya menyukai Mat – orang ini dari Kelantan. Saya merasa senang bahwa saya dapat  menolongnya ! ”

5 December 2010 : Mat datang kembali untuk menemui kami lagi – persis sebulan setelah kunjungannya yang kedua. Pesan saya sebelumnya (” omelan “) telah dipahaminya. Bagus sekali !  Yang paling menggembirakan adalah , ia membawa serta laporan medis-nya.

Riwayat  Medis : Lehernya bengkak sejak tahun 2000, tapi dia tidak merasa kesakitan.

CT scan di bagian kepala dan leher pada tanggal 28 Agustus 2003 menunjukkan pembesaran dari      ” kelenjar submandibular sebelah kanan.( berada dibawah rahang )  Ukurannya adalah

2,3 x 2,7 x 4,2 cm. Juga ada masalah dengan apa yang dinamakan Maxillary Sinus Mucocele ( disebelah kanan ) yang termasuk relatif  langka diantara semua Sinus Mucocele yang berada disekitar hidung dan secara bersamaan juga menderita sinusitis kronis.”

Operasi dilakukan untuk menghilangkan benjolan tersebut. Dan dari laporan Histopatologi menyatakan adanya ” adenoid cystic carcinoma. Tumornya sudah meluas ke bagian luar dari kapsul kelenjar ludah”

Penjelasan :

Adenoid Cystic Carcinoma adalah sejenis kanker yang langka dan dapat tumbuh di banyak bagian-bagian dari tubuh . Yang paling sering terjadi adalah didaerah sekitar kepala dan leher , terutama di daerah kelenjar ludah . Tetapi dilaporkan juga di payudara , kelenjar air mata , paru-paru , otak , dikedua kelenjar yang terdapat di bibir vagina , tengorokan dan  pada sinus disekitar hidung.

Ultrasonografi di bagian hati pada tanggal 4 Desember 2010 (sehari sebelum kunjungannya saat ini) menunjukkan ” hatinya membesar ( 21 x 11 cm) dan bentuknya tidak teratur. Sel-sel pada organ hatinya tidak mempunyai bentuk yang seragam dan banyak nodul-nodul  masa kanker dengan bermacam-macam ukuran dan bentuk dengan batasan yang tak teratur.”

Sebuah nodul  besar berukuran10 x 8 cm di bagian bawah  lobus kanan yang memotong batas dari segmen-segmen didalam hati , menunjukkan pusat dari  jaringan sel yang sudah mati. Terlihat juga adanya cairan didalam rongga perut.

Kesimpulan: Kanker hati dengan masa yang tersebar banyak didalamnya. ( Multiple metastatic lesions of the Liver )

Pertanyaan pertama saya kepada  Mat adalah: ” Bagaimana keadaan anda ? ” Tanpa ragu ia menjawab bahwa ia  baik dan  sehat. Selama kunjungan ini ia didampingi putra dan putrinya.

Ada Lima poin yang kami soroti :

  • Putranya menunjukkan bahwa sebelum minum ramuan, perut Mat membesar. Sekarang, pembengkakan sudah menyusut secara signifikan meskipun perut masih keras.
  • Mat merasa lebih kuat. Dia mengatakan bagi orang yang seusia dia – 62 tahun , dia merasa kuat.
  • Mat mampu untuk pergi memancing, tidak seperti sebelumnya.
  • Telapak tangannya yang  pucat sekarang berwarna merah muda. Wajahnya tampak segar kemerahan. Dia terlihat segar dan merasa sehat.
  • Satu masalah yang dihadapi Mat sekarang adalah nafsu makannya yang luar biasa. Mat berkata: “Saya merasa selalu ingin makan terus.” Putrinya berkata: “Setiap kali dia bangun tidur dia selalu minta makan.” Saya berkata kepada Mat: “Sebagian besar pasien kanker nafsu makannya buruk. Dalam kasus anda, anda selalu ingin makan. Saya tidak punya herbal untuk menghentikan nafsu  makan anda ! “

Mat berjanji untuk datang kembali lagi. Sementara itu ia akan patuh dengan diet yang baik dan minum herbal dengan teratur.

Komentar: Menurut buku onkologi; Prinsiples of Internal Medicine 15th Ed.,pg.589  dari Harrison. ” Jika tidak diobati, sebagian besar pasien meninggal dalam waktu 3 sampai 6 bulan setelah diagnosis.”

Martin Abeloff, et al in Clinical Oncology, Vol : 2, pg 1697 mengatakan: ” Kelangsungan hidup rata-rata pasien di Hong Kong dengan HCC  ( hepatocellular carcinoma) yang tidak dapat dioperasi dimana diameter tumor lebih besar dari 6 cm dan tanpa pemberian pengobatan – adalah 3,5 minggu.

Waktu penggandaan tumor berkisar antara 1 ~ 19.5 bulan dengan rata-rata 6,5 bulan.

 

Iklan

Bedah untuk Kanker Hati: Sukses delapan puluh persen?

Wang (bukan nama sebenarnya, M872), pria berusia 48 tahun dari Medan dan telah hidup dengan “darah-di-tinja-nya” selama sepuluh tahun.  Masalah ini diduga karena disebabkan oleh  penyakit wasirnya.

Pada November 2010 ia datang ke sebuah rumah sakit swasta di Penang untuk pemeriksaan medis. Kolonoskopi pada usus besar-nya tidak menunjukkan sesuatu yang bermasalah. Namun, USG pada bagian perutnya menunjukkan sesuatu tanda kesehatannya tidak baik , ada  massa berukuran 7 x 9,2 cm di lobus sebelah kanan hatinya.

Hasil pemeriksaan darah untuk Hepatitis B  positif.  Pemeriksaan fungsi hati menunjukkan peningkatan enzim hati – ALT = 101, SGOT = 43 dan GGT = 107. Alpha-fetoprotein menunjukkan kondisi normal = 4,84.

CT scan yang dilakukan pada tanggal 12 November 2010 menunjukkan adanya massa berukuran 8.2 x 7.2 cm yang diperkirakan dari suatu hepatoma pada segmen 8 dari hatinya. Sebuah lesi padat kecil juga ditemukan di segmen 7 berukuran 1,8 cm x 1,2. Hal ini mungkin merupakan anak dari lesi hepatoma tersebut. Sebuah kista biasa ditemukan juga pada segmen 8 di bawah hemidiaphragm kanan.

Wang kemudian pergi menemui dokter lain di rumah sakit yang lain.  CT scan dilakukan sekali lagi pada tanggal 13 November 2010. Hasilnya sama dengan yang dilakukan sehari sebelumnya.

Dokter bedah menyarankan Wang agar menjalani operasi untuk mengangkat tumor. Operasi itu akan menelan biaya RM 40.000. Setelah operasi, Wang harus menjalani kemoterapi. Biaya setiap kemoterapi tersebut berkisar antara RM 4.000 – RM 5.000.

Wang dan istrinya kecewa dan memutuskan untuk kembali ke Medan tanpa melakukan pembedahan ataupun kemoterapi. Seseorang yang mengenali kondisi yang berbahaya tersebut lalu menyarankan agar mereka datang ke CA Care untuk meminta nasihat. Kami menghabiskan waktu lebih dari satu jam untuk berbicara dengan mereka.

Di bawah ini adalah bagian rekaman video dari percakapan kami pada hari itu.

Komentar:

1. Sebagian besar dari pembicaraannya dilakukan oleh istri Wang. Dia hanya dapat berbicara bahasa Mandarin ! Menurut pendapat saya, dia adalah seorang yang “cerdas dan bijak” walaupun dia bukanlah seorang yang terpelajar.

2. Dia berkata: ” Ketika dokter (ahli bedah) mengatakan bahwa suami saya harus        menjalani operasi dan kemoterapi, saya sudah tahu bahwa ini adalah kasus yang serius”. Hal ini menunjukkan bahwa dia bukan gadis desa yang bodoh naif – tidak masalah apakah dia tidak tahu cara membaca lapoan CT scan ataupun hasil pemeriksaan darah.

3. Saya bertanya kepadanya: “. Apakah Anda bertanya kepada dokter jika operasi dapat mengobati kanker nya?” Jawab nya, ya. Dokter bedah tersebut menjawab : Kebanyakan pasien yang datang kepada kami tidak pernah menanyakan hal ini ! Bagaimana mungkin? Mereka bahkan tidak ingin mengetahui bagaimana prognosisnya!

4. Dia lalu bertanya kepada dokter: “Bagaimana jika kita tidak melakukan  Kemoterapi ? “. Dokter bedah itu menjawab: ” Ini seperti memotong lallang. Anda perlu menggunakan bahan kimia setelah anda memotongnya. Hanya dengan cara seperti itulah kemudian lallang itu dapat dihilangkan.” Jawaban seperti itu adalah benar karena wanita ini bekerja di ladang ..dia mengerti dengan baik. Untuk membunuh lallang anda perlu menggunakan racun kimia. Kadang-kadang tanah harus dicangkul kembali  atau digemburkan untuk menyingkirkan rimpang. Kemudian wanita ini berkata: ” Lalu dengan cara seperti itukah yang akan dilakukan terhadap suami saya ? ”  Kesimpulannya adalah – apa yang akan terjadi kepada pasien jika anda meracuni dia seperti anda meracuni lallang itu ?

5. Dia juga menanyakan kepada dokter bedah : ” Saat anda membedah suami saya, seberapa besar kesempatan penyakit kankernya dapat sembuh ? “Sekali lagi pertanyaan semacam ini tidak pernah ditanyakan oleh kebanyakan pasien sebelum mereka menjalani operasi. Dokter bedah itu menjawab: “Lebih dari 80 persen tingkat sukses keberhasilannya.”

6. Saya bertanya kepada wanita itu: ” Dokter mengatakan 80 persen sukses – apakah anda percaya kepadanya ? ” Dia menjawab TIDAK. Saya bertanya lagi , mengapa ?. Dia berkata: “Ada satu pernyataan dari dokter tersebut yang tetap melekat didalam benak saya. Sebelumnya saya bertanya kepada dokter tentang risiko yang akan terjadi – berapa besar keyakinannya bahwa segala seuatunya akan berjalan dengan baik. Jawab dokter kepada wanita ini: “Sama seperti halnya bila anda terbang dari Medan ke Penang. Perusahaan penerbangan tidak akan menjamin bahwa anda bebas dari risiko. ”  Meskipun dokter secara tidak langsung mengakui bahwa pengobatannya mempunyai risiko, tetapi dari jawabannya  sangat banyak menyiratkan adanya suatu risiko … dan wanita itu telah mendapatkan jawabannya.

7. Kemudian dalam percakapan kami, saya mengetahui bahwa kakaknya Wang juga menderita kanker hati. Dia menjalani kemoterapi. Dia meninggal setelah menjalani empat siklus. Sementara itu banyak pasien atau orang yang mereka sayangi ternyata telah menjadi naif – jangan salahkan mereka. Mereka telah menjalani banyak pengalaman pahit dalam hidupnya dan mereka tidak siap untuk melupakannya. Bagi orang-orang seperti itu, dokter memerlukan banyak upaya untuk meyakinkan mereka agar mau menerima kemoterapi lagi.

8. Saya merasa kasihan kepada pasangan ini. Mereka sudah jauh-jauh datang ke Penang dan telah mengeluarkan uang begitu banyak. Ya mereka dapat menjalani pengobatan… tidak ada masalah tentang hal itu selama mereka dapat membayar tagihan rumah sakit …. tetapi penyembuhan ternyata sesuatu yang sulit didapat.

Ada satu pelajaran penting yang bisa kita pelajari dari cerita ini. Sejauh mana pernyataan yang dibuat oleh seorang dokter dapat dipercaya? Apakah sudah didukung oleh statistik dan penelitian yang baik?

Dalam pembahasan ini saya teringat tentang apa yang ditulis oleh beberapa dokter.

Inilah kutipannya:

Dr Block, dia adalah seorang dokter wanita , menulis dalam kata pengantar buku “Fight for Your Health” (Berjuang untuk Kesehatan Anda):  “Jangan hanya asal mengikuti apa yang dokter anda katakan. Cari tahu kebenaran bagi diri anda sendiri. ”

Dr Mendelsohn, dalam bukunya Confessions of a Medical Heretic (Pengakuan dari seorang ahli medis yang menganut faham bebas atau berseberangan dengan doktrin2 dalam ilmu kedokteran yang sudah berlaku ) menulis: “Dokter secara umum harus dianggap sama setingkat dengan penjual mobil bekas. Apapun yang dikatakan atau direkomendasikan oleh dokter, anda harus terlebih dahulu menyadari bahwa hal tersebut akan menguntungkan dia … karena dokter bedah menerima pembayaran ketika ia melakukan operasi pada anda, bukan ketika anda diobati dengan cara yang lain. ”

Dr Chestnut, dalam bukunya, Lying With Autority (Berbohong Dengan Kekuasaan) menulis: “Seseorang telah melakukan kebohongan -kebohongan dengan menggunakan kekuasaannya. Pada sebagian besar pembedahan dan pemberian obat-obatan, termasuk kemoterapi,  tidak mengobati atau menyembuhkan penyakit ; melainkan hanya mengobati  gejala – gejalanya saja  dan  seringkali dengan efek samping yang mematikan “.

Dr Hamilton dalam bukunya, The Scapel and the Soul (Pisau bedah dan Jiwa) menulis: “Sebagai dokter, kami umumnya tidak melakukan kebohongan secara langsung. Kami hanya tidak berbicara tentang kebenaran dengan sepenuhnya.”

Tidak baik untuk mengatakan bahwa dokter melakukan kebohongan – tapi kutipan di atas tampaknya mengatakan bahwa ada beberapa dokter yang  telah melakukannya, meskipun mereka hanya mewakili minoritas.

Tapi saya harus mengatakan , bahwa saya suka dengan apa yang telah Dr Hamilton katakan: “Kami umumnya tidak melakukan kebohongan secara langsung. Kami hanya tidak berbicara tentang kebenaran dengan sepenuhnya.” Dalam cerita ini, dokter bedah tersebut memberitahukan Wang dan istrinya bahwa pengobatan tersebut mempunyai lebih dari 80 persen tingkat kesuksesannya.” Jawabannya , bisa benar sekali ataupun bisa benar-benar salah !

Mari saya jelaskan:

Dari perspektif dokter bedah , ia benar-benar tepat mengatakan bahwa pengobatan tersebut memiliki lebih dari 80 persen tingkat keberhasilannya. Kerja seorang dokter bedah adalah membedah pasien. Setelah itu ia menyerahkan pasien ke onkologi atau ke orang lain, sepanjang urusan yang menyangkut bagian dia dalam memerangi cancer telah selesai.

Dengan teknologi yang canggih pada saat ini , operasi bedah membawa resiko yang minimal – seperti kita terbang dalam sebuah pesawat udara. Kemungkinan terjadinya kecelakaan pesawat itu ada ,  tetapi barangkali juga tidak ( ya , hal itu bisa terjadi ! ).     Mati disebabkan karena operasi juga dapat terjadi , walaupun mungkin juga tidak.

Tetapi apakah ini yang dicari oleh pasien – hanya tidak mati setelah operasi?  Dari sudut pandang Wang dan istrinya, mereka mencari kesembuhan dari kanker nya ! Bagi mereka, jawaban 80 persen keberhasilan mempunyai makna yang berbeda sama sekali. Kesembuhan berarti benar-benar menghilangkan kankernya dan tidak akan menyerang kembali. Inilah yang semua pasien inginkan.

Oleh karena itu, jika pasien pasien dibuat percaya bahwa mereka dapat mencapai kesempatan untuk sembuh sebesar 80 persen, bilamana mereka menjalani operasi dan kemoterapi … hal tersebut adalah benar benar keliru.

Saya ulangi lagi apa yang telah dikatakan oleh Dr Hamilton: ” Kami hanya  tidak berbicara tentang kebenaran dengan sepenuhnya.” Apakah ini berarti bahwa dokter dengan sengaja tidak memberitahu sebagian informasi penting yang pasien harus ketahui ? Jika demikian, apakah itu adil ? Saya pikir informasi paling penting yang tidak diberitahukan kepada  pasien adalah , bahwa meskipun operasi ini aman  tetapi ini TIDAK akan menyembuhkan kanker.

Kemungkinan kekambuhan setelah menjalani operasi yang sukses adalah sangat tinggi. Jika anda mengikuti studi kasus yang disajikan di website ini, anda akan tahu bahwa ada beberapa pasien yang meninggal tidak lama setelah mereka menjalani operasi hati.

Mungkin inilah sebabnya mengapa Dr Mendelsohn berkata kita harus menganggap dokter pada umumnya dengan “sama setingkat dengan penjual mobil bekas?”

Pada artikel ini saya telah menahan diri untuk memberi komentar, jika memang saran untuk suatu tindakan operasi tersebut adalah tepat ataupun sebaliknya. Saya percaya bahwa dokter telah menyarankan pilihan ini dengan maksud yang terbaik. Bahkan , kita perlu diingatkan bahwa menurut seorang dokter spesialis hati , hanya 10% – 30% saja dari mereka yang mengidap HCC cocok untuk dioperasi.

Arti pembedahan bukanlah jawaban untuk semua kasus kanker hati. Juga, operasi hanya cocok untuk tumor yang berukuran kecil. Sekali lagi, kata-kata Dr Mendelsohn kembali lagi masuk dalam ingatan saya, mereka melakukan hal ini ” karena dokter bedah menerima pembayaran ketika ia melakukan operasi pada anda “.

Izinkan saya menyimpulkan artikel ini dengan mencoba menjawab pertanyaan saya sebelumnya: sejauh mana pernyataan “sesudah operasi ada lebih dari 80 persen sukses” itu benar. Saya meluangkan waktu lagi untuk membaca buku-buku onkologi saya. Berikut ini adalah fakta-fakta ilmiah yang ditulis oleh para spesialis hati. Bacalah dengan seksama dan buatlah kesimpulan sendiri.

Tinjauan Literatur Medis pada Kanker Hati (Hepatocellular Carcinoma – HCC)

Laporan Penelitian:

Ikeda et al, Cancer, 71:19-251993, melaporkan: Delapan puluh tiga pasien dengan HCC dirawat dengan operasi pembedahan kuratif selama 8 tahun terakhir. Tidak ada korban kematian karena operasi tersebut. Tingkat kekambuhan setelah operasi pembedahan dipenghujung tahun ke 1, 2, dan 3, — masing-masing adalah 37,0%, 57,1%, dan 71,6%.

Iwatsuki et al., Ann Surg. 1991 September; 214 (3): 221-229, melaporkan: Dari tahun 1980 sampai 1989, ada 76 pasien dengan HCC yang menjalani pembedahan subtotal hati. Hanya 12 pasien yang hidup lebih dari 5 tahun.

Vauthey, et al, American J of Surgery; Vol: 169, pg.. 28-35, 1995, melaporkan: Antara 1970 dan 1992, ada 106 pasien yang menjalani pembedahan hati untuk HCC di Memorial Sloan-Kettering Cancer Center. Secara keseluruhan ketahanan hidupnya adalah masing-masing sebesar : 41% dan 32% dalam kurun waktu 5 dan 10 tahun.

Nagao et al., Ann Surg. 205 (1): 33-40; 1987 melaporkan: Ada sembilan puluh empat pasien menjalani pembedahan hati  dari tahun 1963 sampai 1985. Tingkat ketahanan hidup masing-masing selama 1, 3 dan 5 tahun adalah 73%, 42% dan 25%.

Kambuh karena karsinoma menjadi penyebab utama kematian, ada 56% (42 pasien) yang meninggal setelah pulang dari rumah sakit. Faktor prognosis yang mempengaruhi prognosis jangka panjang adalah: kondisi alpha-fetoprotein sebelum pembedahan (kurang dari atau sama dengan 200 vs lebih besar dari 200 ng / mL), besarnya tumor (kurang dari atau sama dengan 5 cm vs lebih besar dari 5 cm), dan tumor kapsul.

Shyh-Chuan Jwo, et al. Hepatologi, Vol. 1367-1371; 1992 melaporkan: Sebanyak 238 pasien yang menjalani pembedahan kuratif hati selama 10 tahun terakhir yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran tumor, bentuk tumor dan ploidi DNA adalah factor-faktor yang digunakan dalam memprediksi terjadinya kembali tumor setelah operasi pembedahan untuk HCC.

Pasien dengan ukuran tumor kurang dari atau sama dengan 5 cm atau penampilan tumor  jenis soliter, mempunyai lebih kelangsungan hidup bebas-penyakit  daripada mereka yang memiliki ukuran tumor lebih besar dari 5 cm atau jenis tumor yang menampilkan beberapa nodul atau nodul anak ( multiple nodules types).

Poon et al. dari Pusat untuk Studi Penyakit Hati, Universitas Hong Kong Medical Center, Rumah Sakit Queen Mary, Hong Kong, Ann Surg. 234 (1): 63-70 2001, menulis:

§ HCC terkenal kejam dalam memberikan prognosis buruk karena sifat invasifnya dan sering dihubungkan dengan sirosis.

§ Pembedahan hati tetap menjadi pengobatan pilihan untuk HCC.

§ Selama dekade terakhir ini, dokter bedah hati telah memfokuskan banyak upaya pada peningkatan teknik pembedahan dan pengurusan peri-operatif untuk operasi pembedahan HCC, sehingga hasil peri-operatif sangat meningkat.  Pada akhir 1990-an, kajian dari lembaga ini dan yang lainnya telah menunjukkan bahwa tingkat kematian- 0 ( zero ) di rumah sakit ataupun pada saat pembedahan dapat dicapai pada sekelompok besar dari para pasien.

§ Prognosis jangka panjang setelah pembedahan HCC tetap tidak memuaskan. Kelangsungan hidup bebas penyakit menjadi tidak baik karena timbulnya kekambuhan amat tinggi. Menurut laporan, angka kekambuhan kumulatif dalam kurun waktu 5 tahun adalah 80% sampai 100%.

§ Laporan pada tahun 1990-an dari pusat bagian Timur dan Barat telah mendokumentasikan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun secara keseluruhan sebesar 26% – 44% setelah pembedahan untuk HCC.

Buku teks Onkologi

Prinsiples of Internal Medicine oleh Harrison, 15th Ed., ms. 589.

  • Stadium HCC didasarkan pada ukuran tumor, asites (ada atau tidak ada), bilirubin dan albumin.
  • Jika tidak diobati, sebagian besar pasien meninggal dalam waktu 3 sampai 6 bulan setelah diagnosa.
  • Jika diketahui sejak awal, kelangsungan-hidup adalah 1 ~ 2 tahun setelah pembedahan.
  • Operasi pembedahan menawarkan satu-satunya kesempatan untuk kesembuhan, namun hanya beberapa pasien saja yang memungkinkan tumornya dilakukan pembedahan pada saat presentasi , dikarenakan telah terjadinya sirosis atau penyebaran yang jauh.
  • Percobaan secara acak tidak menunjukkan adanya manfaat kelangsungan hidup setelah dilakukan Chemoembolization.
    Hati tidak dapat mentoleransi dosis radiasi yang tinggi.
  • Penyakit ini tidak responsif terhadap kemoterapi.

The American Cancer Society’s Clinical Oncology, 3rd Ed., ms. 399-401.

  • Hanya 15% sampai 30% saja dari pasien dengan HCC yang merupakan calon untuk suatu operasi.
  • Keaadan yang membuat HCC tidak dapat dioperasi, disebabkan oleh penyebaran penyakit didalam organnya sendiri dan penyebaran dari tumornya ( metastasis ).
  • Ukuran tumor yang besar, keterlibatan bilobar dan kehadiran sirosis tidak akan  menghalangi suatu tindakan operasi pembedahan , tetapi mempunyai efek terhadap kematian dan kondisi harapan hidup.
  • Pembedahan pada umumnya terbatas pada pasien yang mempunyai beberapa lesi kecil  serta mereka yang telah mengidap masalah fungsi hati.
  • Angka kesembuhan selama lima tahun untuk semua HCC yang telah mengalami pembedahan hepatik kurang lebih sekitar 30%.
  • Pengunaan Radioterapi dalam perawatan HCC ini terbatas.
  • Kemoterapi merupakan pengobatan paliatif. Pasien yang merespon kemoterapi akan bertahan selama 9 sampai 12 bulan.
  • Kelangsungan hidup rata-rata  untuk pasien yang menerima kemoterapi kurang lebih sekitar 5 bulan (kelangsungan hidup selama 1 tahun adalah 27% dan yang 2-tahun adalah 8%).
  • Kesembuhan dan kelangsungan-hidup jangka panjang hanya mungkin terjadi jika tumor bisa dipotong semuanya.

Martin Abeloff, et al. Clinical Oncology, Vol: 2, ms. 1697, 1703-1721.

  • Kelangsungan-hidup rata-rata pasien di Hong Kong dengan HCC yang tidak dapat dioperasi dimana diameter tumor lebih besar dari 6 cm dan tanpa pemberian pengobatan – adalah 3,5 minggu.
  • Ukuran Tumor pada saat  diagnosa merupakan variabel prognostik yang penting.
  • Waktu penggandaan tumor berkisar antara 1 ~ 19,5 bulan, dengan rata-rata 6,5 bulan.
  • Kajian di Jepang menunjukkan bahwa bagi pasien dengan sirosis dan HCC berdiameter kurang dari 3 cm dan tanpa pemberian pengobatan, tingkat kelangsungan-hidup 1 tahun adalah 90,7%, 2-tahun adalah 55,0%, dan 3-tahun adalah 12,8%.
  • Sayangnya hanya 10 – 15% dari pasien yang baru didiagnosa HCC adalah kandidat untuk operasi pembedahan.
  • Hadirnya sirosis merupakan suatu tanda prognosis negatif.
  • Angka kematian pada operasi pembedahan hati untuk pasien HCC kurang dari 10%, tapi angka kematian sesudah operasi masih tetap tinggi – yaitu antara 40 sampai 60%.
  • 85% dari kambuhnya penyakit hati  timbul dalam waktu 2 tahun sesudah operasi.
  • Hanya ada sedikit temuan dari aktivitas cara pengobatan yang signifikan atas setiap upaya kemoterapi . Juga tidak ada bukti yang mendukung dari penggunaan rutin suatu kombinasi kemoterapi.

Operasi pembedahan hati adalah merupakan suatu pilihan bagi pasien dengan tumor yang berukuran kurang dari 5 cm dengan syarat tanpa adanya kehadiran sirosis. Di Pusat- pusat Kesehatan yang telah berpengalaman , angka kematian pada saat operasi dari pasien-pasien seperti ini adalah kurang dari 2 %. Dan setelah menjalani operasi pembedahan hati, sebanyak 75% pasien akan mengalami kambuh intrahepatik dalam kurun waktu 5 tahun.

Sumber: http://emedicine.medscape.com/article/197319-treatment

Untuk banyak lagi cerita tentang kanker hati, kilk link ini:  https://cancercareindonesia.com/category/kanker-hati/

Kini Mati Karena Kanker di Amerika Amat Mahal: Biaya US$ 350.000,00

Pada saat Anda menambahkan atas biaya operasi, radiasi, chemo, rumah sakit, dll, harganya sekitar US$ 350.000 untuk mati kanker di Amerika.

Tentu saja, perawatan medis konvensional modern mungkin efektif /bekerja.

Sebagai Dr. Julian Whitaker, MD, berkata, kemoterapi dan radiasi adalah placebos yang berbahaya. Dan kadang-kadang bekerja placebos ~ Frank Cousineau.

Apa yang terjadi di Amerika saat ini sama-sama benar di Malaysia. Lihatlah apa  terjadi di Penang:Mati Dalam ICU Setelah Bedah untuk kanker ovari adan chemo untuk lymphoma

http://cacare.com/index.php?option=com_easyfaq&task=cat&catid=125&Itemid=39

 

Keuntungan Cabul

Kebanyakan obat-obatan yang dijual di Negara Amerika mengandung bahan aktif yang dibuat di negara-negara lain. Apakah Anda pernah bertanya-tanya berapa harga sebenar bahan aktif dalam obat resep? Beberapa orang berpikir ia harus biaya banyak, karena banyak obat-obatan untuk menjual lebih dari $2,00 setiap tablet.

Untuk sebiji tablet yang berharga $2,00 keuntungan sudah cabul. Apakah perkataan yang anda pergunakan untuk menggambarkan kenaikan harga sebiji tablet yang berharga RM250 atau RM 1.000,00 sebiji? Ini bukan kesilapan typo… ini adalah biaya setiap tablet obat kanker!

Dalam investigasi independen kami tentang keuntungan perusahaan obat, kami memperolehi harga bahan aktif yang digunakan dalam beberapa obat yang paling populer yang dijual di Amerika. Infomasi di bawah sudah jelas.

Celebrex 100 mg Harga Konsumen (100 tablet): $130.27 Nilai umum bahan aktif:  $0,60  Persen kenaikan harga: 1.712%

Claritin 10 mg Harga Konsumen (100 tablet): $215.17 Nilai umum bahan aktif:  $0,71  Persen kenaikan harga: 30.306%

Keflex 250 mg Harga Konsumen (100 tablet): $157.39 Nilai umum bahan aktif:  $1,88  Persen kenaikan harga: 8.372%

Lipitor 20 mg Harga Konsumen (100 tablet): $272.37 Nilai umum bahan aktif:  $5,80  Persen kenaikan harga: 4.696%

Norvasec 10 mg Harga Konsumen (100 tablet): $188.29 Nilai umum bahan aktif:  $0,14   Persen kenaikan harga: 134.493%

Paxil 20 mg harga Konsumen (100 tablet): $220.27 Nilai umum bahan aktif: $7,60 Persen kenaikan harga: 2.898%

Prevacid 30 mg Harga Konsumen (100 tablet): $44.77 Biaya umum bahan aktif:  $1,01  Persen kenaikan harga: 34.136%

Prilosec 20 mg Harga Konsumen (100 tablet): $360.97 Nilai umum bahan aktif:  $0,52  Persen kenaikan harga: 69.417%

Prozac 20 mg Harga Konsumen (100 tablet): $247.47 Nilai umum bahan aktif:  $0,11   Persen kenaikan harga: 224.973%

Tenormin 50 mg Harga Konsumen (100 tablet): $104.47 Nilai umum bahan aktif: $0,13  Persen kenaikan harga: 80.362%

Vasotec 10 mg Harga Konsumen (100 tablet): $10.237 Biaya umum bahan aktif:  $0,20  Persen kenaikan harga: 51.185%

Xanax 1 mg Harga Konsumen (100 tablet): $136.79 Nilai umum bahan aktif: $0,024    Persen kenaikan harga: 569.958%

Zestril 20 mg Harga Konsumen (100 tablet) $89.89 Biaya umum bahan aktif $3,20 Persen kenaikan harga: 2.809%

Zithromax 600 mg Harga Konsumen (100 tablet): $1,482.19 Biaya umum bahan aktif: $18,78  Persen kenaikan harga: 7.892%

Zocor 40 mg Harga Konsumen (100 tablet): $350.27 Nilai umum bahan aktif: $8,63  Persen kenaikan harga: 4.059%

Zoloft 50 mg Harga Konsumen: $206.87 Nilai umum bahan aktif: $1,75   Persen kenaikan harga:11.821%

Karena biaya obat resep sangat memalukan, saya pikir semua orang harus tahu tentang hal ini. Baca rencana ini dan tolong menyebarkannya.

Sharon L. Davis, Anggaran Analyst, US Department of Commerce Kamar 6839 Office Tel: 202-482-4458; Office Fax: 202-482-5480 Email Alamat: sdavis @ docgov

Mary Palmer, Analis Anggaran, Biro Analisis Ekonomi Kantor Anggaran & Keuangan; Voice: (202) 606-9295

Sumber:
http://www.health-report.co.uk/obscene_drug_mark_ups.htm
http://www.beating-cancer-gently.com/130nl.html

Iressa Tidak Menyembuhkan Kanker Paru – Obat Mahal Dengan Efek Samping

AstraZeneca memberitahukan FDA tentang penelitian yang melibatkan 1.700 pasien kanker paru:

  • Pasien yang menggunakan Iressa hidup selama 5,6 bulan.
  • Mereka yang diberikan plasebo (pil inaktif, tiruan) hidup selama 5,1 tahun.
  • Penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Iressa, pasien hidup  2 minggu lebih lama.
  • Hasilnya, Iressa ditarik dari negara Barat.

Bagaimanapun, pasien asal Asia mengalami reaksi yang lebih baik. Mereka hidup 4 bulan lebih lama:

  • Dengan Iressa pasien kanker paru hidup  selama 9,5 bulan.
  • Tanpa Iressa pasien cuma hidup selama 5,5 bulan.
  • Hasilnya, Iressa masih diresepkan pada pasien di negara Asia.

Obat Kanker Paru Yang Letal . . . 444 kematian

Pada Juli 2002, Jepang merupakan negara pertama di dunia yang menyetujui Iressa sebagai pengobatan kanker paru.

Kurang dari 2tahun, 1.151 kasus efek samping dilaporkan dan 444 diperkirakan meninggal karena Iressa di Jepang.

Efek samping paling umum dari Iressa adalah:

Diare, ruam kulit, jerawat, kulit kering, mual, muntah.

Penyakit paru interstisial (ILD=interstitial lung disease), yang melibatkan sikatrik dan inflamasi dari paru yang dapat menyebabkan kesulitan bernafas.

Dan pneumonia (menyebabkan kesulitan bernafas, batuk-batuk,demam).

Ibu Sut, berusia 73 tahun  dari Indonesia. Dia menderita kanker paru-paru dan telah mengkonsumi Iressa untuk sembilan bulan. Dia menderita parah kegatalan pada seluruh tubuh.

Biaya Iressa adalah RM 8500 untuk satu bulan jika di beli dari farmasi rumah sakit. Obat yang sama bisa di beli dari apotek di luar rumah sakit denga harga RM 6500 saja.

Ini adalah satu penunjuk pasien dan keluarga nya dapat mempelajari: Bila danda dapat resep dari dokter Anda tahulah bahawa obat yang dijual di farmasi di rumah sakit lebih mahal. Cobalah untuk menemukan obat yang sama dari apotik di luar rumah sakit. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Iressa, ini berlaku untuk semua obat.

Ibu Sab, berusia 68 tahun, juga dari Indonesia. Dia menderita  kanker paru-paru dan juga diresep Iressa. Sebelum mengambil Iressa ia memimpin hidup normal. Setelah mengambil Iressa selama satu bulan, masalah mulai muncul keluar. Dia menderita efek samping yang berikut ini:

1. Tidak dapat tidur dengan baik
2. Sulit untuk dangkal
3. Hilangnya nafsu makan
4. Mual
5. Tidak dapat berbicara terlalu panjang
6. Diare
7. Sesak nafas
8. Kulit kering
9. Kehilangan berat badan

Dia minum Iressa selama 3 bulan, kemudian berhenti.

Biaya Iressa: 20 Juta Rupiah per bulan.

Sekali lagi, Anda harus tahu bahwa Iressa tidak bisa menyembuh kanker paru-paru!

 

Tidak Bisa Hamil Karena Sista Ovari, Minum Herba, Mengandung dan Melahirkan Putri

Ini adalah laporan medis yang ditulis oleh seorang dokter dari Klinik Perempuan Chu

Tanggal: 5 November 2007

Pasien, 31 tahun ini nullipara, menikah Desember 2006, telah terlihat pada tanggal 26 Agustus 2007 karena tidak mengandung.

Secara klinis dia baik saja. Siklus haid teratur dan tidak nyeri. Scan panggul menunjukkan ukuran normal dengan sista ovari bilateral dikandungan. Sista kiri jelas berukuran 39 x 27 mm. Sista kanan biloculated berukuran 51 x 36 mm.

Dia disarankan untuk memiliki laparoscopy dengan ovarian cystectomy dan ujian tubal patency. Ataupun, dia bisa menunggu dan menjalani scan ultrasound dari masa kesemasa untuk memantau besarnya sista ovari itu.

Dia tidak berjumpa saya lagi setelah pemeriksaan awal.

Catatan: Pasien ini menolak pembedahan. Dia datang ke CA Care untuk mendapat teh-teh herba untuknya. Setelah minum herbal, ia terus hamil dan melahirkan seorang putri.

Dia telah pergi kembali kepada dokter dan diawasi ukuran sista ovarinya. Sista kiri adalah 3,40 x 3,35 cm dan sista ovari kanan adalah 4,37 x 3,05 cm.

Dia pergi lagi untuk memeriksa besarnya sista itu. Kali ini dokter mengaka ukurannya adalah normal.

 

 

Sista Ovari Saya Menghilang!

Chris (C): Kapan Anda memiliki kista?
Anita (A): Di Juli, 2003.

C: Terdapat sista di sebelah kiri?
A: Ya, kiri indung telur, sebesar 6,9 cm. Dokter sarakan operasi. Tapi saya tidak bersetuju. Saya datang di sini dan mulai minum herbal. Tiga bulan kemudian sista mengecil ke 3,7 cm.

C: Bagaimana Anda tahu sista mengecil ke 3,7 cm?
J: Saya pergi lagi ke dokter dan memiliki scan.

C: Apakah Anda terus minum herbal itu?
J: Ya. Saya terus minum sampai … .. Saya pergi lagi pada bulan November.

C: Itu juga 2003?
J: Ya. Dan dokter itu terkejut: Eh, bagaimana tidak ada lagi sista di ovari?  Lebih baik saya periksa lagi. Jadi dia melakukan scan sekali lagi. Discan, discan dan dikonfirmasi sista mengilang.