Bagian 2: Limfoma –  Terapi CA Care Membantunya. Kesihatan Membaik Sekitar 20%

Wanita berusia 71 tahun ini didiagnosis menderita limfoma dan kanker payudara. Dia menjalani tiga putaran kemoterapi (total 24 siklus selama periode waktu tertentu). Perawatan gagal. Kesehatannya memburuk. Keluarga itu harus menjual rumah hanya untuk membayar tagihan medis. Karena bingung, keluarga meminta bantuan kami. Pasien menjalani terapi kami. Kesehatannya membaik! Yang pasti, tidak perlu menjual rumah lagi untuk membayar pengobatan herbal ini!

Saya terus berhubungan dengan putrinya dan kami memantau perkembangan kesehatan ibunya. Di bawah ini adalah beberapa rincian.

  1. Obat-obat Yang Diminum Sekarang

Di masa sekarang, apakah Anda masih/sedang mengkonsumsi ramuan herbal?

Ada. Mama kadang minum herbal daun sirsak, daun kelor serta kuyitputih.

Jika ya, apakah herbal itu membantu?  Tidak ada reaksi apa-apa.

Kami meminta Anda menghentikan semua herbal yang Anda sedang konsumsi jika Anda ingin menjalani terapi kami. Anda boleh melanjutkan pengobatan dari dokter Anda, juga vitamin serta suplemen lainnya tetapi berikan kami daftar semua yang Anda sedang konsumsi.

1. Obatdarahtinggi: Aprovel 150 mg (setengahbutir) 1 kali sehari.

2.Obatkencingmanis : Glucophage 500 mg (1 butir) seharisekali.

3. Abatcholestrol: Atorvastatin 10 mg (1 butir) seharisekali.

4. Concor: 2.5mg (satuharisekali).

5. Lamivudine dimintaDr.2minum (1 harisatu kali).

6. Megestrol Acetate 160 mg: setengahbutir (satu kali).

7. Famotidine: 20 mg (satuhari 2 kali).

8.Nuerobion Forte & Curcuma Force

9. Minum susu Herbarlifeserta Aloe Vera Herbarlife, setiappagi&malam.

2. Saran Kami

Herbal daun sirsak, daun kelor serta kuyit putih. Tidak ada reaksi apa2

SARAN: Tidak perlu minum herbal ini lagi.

1. Obat darah tinggi: Aprovel 150 mg (setengah butir) 1 kali sehari.

2. Obat kencing manis: Glucophage 500 mg (1 butir) sehari sekali.

3. Obat cholestrol: Atorvastatin 10 mg (1 butir) sehari sekali.

4. Concor: 2.5mg (satu hari sekali).

5. Lamivudine diminta Dr.2  minum (1 hari satu kali).

6. Megestrol Acetate 160 mg: setengah butir (satu kali).

7. Famotidine: 20 mg (satu hari 2 kali).

8.Nuerobion Forte & Curcuma Force

9. Minum susu Herbarlife serta Aloe Vera Herbarlife, setiap pagi & malam.

SARAN: Obat darah tinggi dan kencing manis harus minum – teruskan. Yang lain tak perlu.

3. Herbal dari CA Care

Teh herbal yang akan diminum mama setiap hari adalah:

1. Kapsul A

2. C & D

3. M

4. Lympho -1

5. Lympho – 2

6. SAP

7. Pain Tea

4. Kondisi kesehatan sebelum dan setelah menjalani terapi CA Care

Kondisi kesehatan sebelum Terapi CA CareKondisi Kesehatan setelah Terapi CA Care
1. Di bagian sebelah kanan di atas payudara sering terasa ganjal tak nyaman.Herbal membantu sekitar 20%.  Kadang masih terasa ganjal dan tak nyaman. 
2. Sering capek dan sesak napas.Sekarang kadang-kadang saja. Herbal membantu 20%. 
3. Kaki lemas.                     Kaki kiri kanan sudah mebaik sekitar  5%.
4. Tangan kanan terasa kebas.Jari ujung kiri kanan sering kebas. Sekarang sudah agak membaik. Herbal membantu.
5. Perlu minum fiber baru bisa buang air besar.Tidak perlu minum fiber untuk BAB.
6. Harus minum obat selera makan, megestrol acetate 160 mg. Setengah biji setiap hari.Tidak perlu  minum megestrol untuk membantu selera.
7. Diabetes baru saja semenjak Februari 2021 oleh sebab transfusi darah.     Masih ada diabetes.
8. Tekanan darah tinggi.Tidak lagi minum obat untuk darah tinggi.  
9. Buang air kecil sekitar 2 sampai 3 jam sekali.    Sekarang tidak ada masalah.
10. Sering terasa jantung berdebar cepat kalo tidak mengkonsumsi obat concor.  Kalo minum concor jantung tidak berdebar.
11. SeleraSelera lebih baik.
12. Tidur – lena, tidak ada masalah.  Tidak ada masalah tidur.  Tapi bangun subuh jam 4 terus tak bisa tidur lagi.
  Apa kata mama sekarang bandingkan sebelum minum herbal CA Care? Sudah agak lumayan. Membaik sekitar 20% dari kondisi sebelum minum herbal.

Komentar

Tujuan terapi kami adalah menyembuhkan tubuh yang sakit – sakit baik akibat penyakit kanker maupun efek samping dari kemoterapi yang diberikan oleh para dokternya.

Terapi kami meliputi konsumsi teh herbal, perubahan pola makan dan gaya hidup, pengobatan dan doa. Tidak, metode kami bukan untuk melawan kanker Anda tetapi untuk belajar hidup dengan kanker Anda.

Metode seperti itu dikatakan primitif, tidak terbukti dan tidak ilmiah! Orang seperti saya sering disebut penjaja minyak ular! Tapi tunggu dulu, saya belum pernah belajar menangkap ular sebelumnya! Saya juga tidak tahu cara membuat minyak ular!

Saya seorang ilmuwan dan (pensiunan) profesor di universitas – 26 tahun mengajar di sana! Saya memulai penelitian saya untuk membantu pasien kanker sejak 25 tahun terakhir setelah saya pensiun. Saya telah mendokumentasikan sebagian besar pekerjaan saya di berbagai buku yang saya tulis. Saya tidak pernah berhenti menjadi ilmuwan dan akan menyebut sekop sekop. Tidak, saya tidak mentolerir atau membuat data palsu. Itulah yang harus dilakukan seorang ilmuwan – mencari kebenaran dan tidak terpengaruh oleh imbalan materi.

Dalam kasus ini, saya telah peringatkan kepada pasien dan keluarganya bahwa ini adalah kasus yang “sulit” untuk ditangani. Pasien telah melakukan semua kemo dan gagal. Saya tidak bisa menjanjikan bahwa terapi kami akan membantunya. Satu-satunya janji yang bisa saya berikan adalah, saya akan mencoba yang terbaik untuk membantu Anda karena Anda tidak punya tempat lain untuk pergi.

Terima kasih Tuhan. Seiring waktu, kondisi pasien membaik. Setelah pengobatan kemo yang gagal, dia berakhir dengan sekitar 12 masalah seperti yang tercantum dalam tabel di atas.

Setelah dua minggu hingga tiga bulan setelah terapi kami, kesehatannya mulai membaik. Saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan pasien melalui video. Saya sangat senang melihat dia baik-baik saja dan memang mendapat manfaat dari terapi kami. Kami tidak bisa meminta lebih. Saya berharap dengan waktu dia akan menjadi lebih baik dan lebih baik.

Jadi apa yang bisa Anda katakan tentang kasus ini? Terapi herbal tidak ilmiah? Itu semua omong kosong? Hal ini tidak terbukti?

Buat keputusan Anda sendiri setelah mempelajari data yang disajikan di atas. Saya hanya bisa mengatakan ini, tidak semua ahli alternatif adalah dukun atau penjaja minyak ular!

Izinkan saya berbagi dengan Anda beberapa kutipan yang sering memandu saya dalam mencoba membantu pasien kami.

Fakta mengarah pada sains, pengalaman mengarah pada kebenaran

Seringkali pengobatan alternatif dianggap tidak terbukti dan tidak ilmiah.

Ajukan pertanyaan ini: Apakah Anda lebih peduli apakah pengobatan itu ilmiah atau terbukti?

Atau apakah Anda lebih peduli apakah perawatannya berhasil? Menjadi sembuh bukanlah hasil yang paling penting dari apa pun – Chris K H Teo

Orang Cina – seperti semua orang Asia – tidak pernah mengajukan masalah … mendefinisikan apa itu sains dan apa yang bukan sains. Di mata mereka, itu berhasil dan itu sudah cukup ~Tiziano Terzani

Mereka yang merawat diri mereka sendiri dan untuk teman-teman dan keluarga mereka tidak peduli apakah obatnya ilmiah. Apakah itu bekerja di semua orang atau hanya di satu, mereka menghargai bukti nyata dari puding. Menjadi sehat adalah yang penting sekali.

  ~ Norman Shealy, ahli bedah saraf dan pendiri American Holistic Medicine Association

Inilah satu pelajaran yang saya pelajari ketika membantu pasien-pasien …

Orang yang benar-benar percaya tidak perlu atau mencari bukti ilmiah … Saya telah belajar dari pengalaman bahwa mencoba mempengaruhi kepercayaan yang dipegang teguh itu melelahkan … Anda percaya atau Anda tidak percaya!

Terapi CA Care

Kanker adalah masalah yang kompleks dan membutuhkan pendekatan dari banyak sisi agar kesembuhan dapat diraih. Strategi yang digunakan adalah menyembuhkan dari dalam sementara pada saat yang bersamaan mengurangi berbagai gejala yang menimbulkan ketidaknyamanan. Terapi CA Care adalah terapi berorientasi penyembuhan yang telah digunakan sejak 1995, terutama oleh asien-pasien di Malaysia, Singapura, Indonesia dan Thailand. Ada juga sejumlah pasien dari Australia, Inggris, Prancis dan AS yang mengikuti terapi ini.

Langkah 1: Komitmen Total untuk Sembuh Rasa sakit yang ada pada tubuh Anda hanya Anda yang bisa sembuhkan. Orang lain hanya bisa membantu. Menjalani kehidupan yang positif dan mengelola kanker adalah tanggung jawab Anda, bukan tanggung jawab dokter. Jika Anda menolak mengubah gaya hidup Anda atau menolak menggunakan daya penyembuhan yang ada dalam diri Anda, siapa lagi yang mampu? Pengalaman kami menunjukkan bahwa orang-orang yang aktif berpartisipasi dalam proses penyembuhan diri mereka sendiri pada akhirnya merasakan keuntungannya dan mereka menang.

Langkah 2: Bantuan Medis yang Tepat 

CA Care bukan pengganti dokter. Kami sangat menganjurkan Anda mendapat dukungan terbaik dari dunia medis, sementara pada saat yang bersamaan menyadari juga keterbatasan dunia medis itu sendiri. Akan ada tahap di mana dokter akan angkat tangan. Maka sudah sepatutnya Anda tidak meninggalkan nasib Anda di tangan dokter. Tidak ada satu pun upaya pengobatan kanker yang manjur untuk semua kasus maupun yang dijamin pasti berhasil menyembuhkan secara total. Dalam penanganan kanker, tidak ada yang pasti kecuali ketidakpastian hasilnya.

Pengobatan konvensional atas kanker terdiri dari operasi, radiasi dan kemoterapi. Pasien membayar sangat mahal baik dalam bentuk rasa sakit, penderitaan maupun uang. Tapi tetap tidak ada jaminan upaya pengobatan itu akan berhasil bagi Anda.

Langkah 3: Ramuan Herbal 

Terapi CA Care menggunakan ramuan herbal untuk membantu orang memerangi kanker. Pendekatan ini terdokumentasi dengan baik dalam buku-buku yang kami tulis (tersedia di pusat-pusat CA Care dan melalui www.BookOnCancer.com). Ada sejumlah kesalahpahaman tentang penggunaan ramuan herbal. Juga ada orang-orang yang sangat menentang penggunaan ramuan herbal.

Banyak pasien yang berpendidikan baik mempertanyakan apakah ramuan herbal mempunyai efek samping. Penggunaan ramuan herbal secara tepat tidak pernah berbahaya berdasarkan kesaksian orang-orang yang telah mengkonsumsinya.

Langkah 4: Makanan yang Benar 

CA Care telah menghasilkan satu buku, Makanan dan Kanker, yang mencerminkan keyakinan kami bahwa penyebab utama kanker adalah makanan, pola makan dan gaya hidup. Kami juga mengetahui bahwa banyak pasien kanker yang sudah membaik kemudian segera kembali memburuk setelah kembali ke pola makan mereka yang lama.

Kami yakin bahwa perubahan pola makan sendiri tidak bisa menyembuhkan kanker sebagaimana obat-obatan juga tidak bisa menyembuhkan kanker. Namun, pola makan sangat penting dan dapat mempengaruhi kemajuan serta arah penyembuhan kanker.

CA Care menyarankan pola makan Anda mencakup:

  • Sayuran segar, dimasak atau sekali-sekali mentah.
  • Sejumlah besar jus segar dan buah-buahan.
  • Gandum utuh, sereal, biji-bijian dan kacang-kacangan, sedapat mungkin tanpa diolah.
  • Hindari: daging, produk olahan susu, garam meja, gula putih, minyak goreng dengan kandungan lemak jenuh, serta makanan-makanan yang diawetkan, dikalengkan atau olahan.

Langkah 5: Hidup Tanpa Stres

 Hati yang tenang menyegarkan tubuh.  Amsal 14:30

Kami menyarankan Anda berolahraga secara teratur tapi tidak berlebihan. Beristirahat yang cukup dan pastikan Anda tidur pulas. Bangun sikap hidup yang positif. Hindari kecemasan, marah dan emosi-emosi negatif lainnya. Belajarlah memaafkan dan melupakan. Jalani kehidupan yang penuh cinta kasih dan tanpa stres.

 

Kanker Lambung: Terapi CA Care

Dokter bilang kanker lambung ini ganas, Stadium 3 atau 4. Kemo tidak bisa sembuh. Balik berdoa saja.

  1. Bersemangat – jangan pikir banyak-banyak lagi.
  2. Sanggup menyembuhkan diri sendiri.
  3. Jaga makanan.
  4. Berolahraga.
  5. Bersikap positif. Hidup dan mati adalah kuasa Tuhan.
  6. Minum herbal kami.
  7. Cerita pasien dari Australia. Dokter bilang: Kalau tidak dikemo hidup 3 bulan. Jika dikemo hidup 2.5 tahun. Ia menolak kemoterapi. Minum herbal kami dan sekarang sudahpun kuang lebih 5 tahun masih sehat.
  8. Tangan kami tapi Tuhan yang meyembuhkan.
  9. Bersemangat. Bantulah sendiri!

Biaya konsultasi kami: Gratis

Diet dan Efektivitas Herbal Terapi

Oleh Teddy Setiawan 

Kanker Rahim 

Pada hari Kamis tanggal 2 Mei 2013 jam 11.45 siang , saya mendapat tilpon dari seorang pasien wanita asal Jawa Tengah bernama LN. Dia banyak bertanya mengenai kondisi nya saat ini , dia menderita kanker rahim dan sudah kontinyu mengkonsumsi obat herbal kami.

Pembicaraan diantara kami adalah sebagai berikut :

LN : Berdasarkan pemeriksaan darah terahir ( dia secara berkala periksa darah ) nilai Ca 125 nya naik banyak sekitar 600 dari sebelumnya sekitar 200 , lalu naik sekitar 400 .

Bagaimana ini apakah saya biasa diberi obat tambahan ? saya takut tumor markernya naik terus.

TS : Apa yang ibu lakukan selama ini ? masih minum obat ?  apakah masih Diet ?  sebab menurut catatan saya , Ibu terahir pesan obat bulan February 2013 sekarang sudah bulan Mei 2013.

LN : Iya saya dalam kurun waktu 3 bulan ini berhenti minum obat , sebab saya menjalani pengobatan lain. Yaitu dengan cara memakai rompi khusus yang dialiri sejenis gelombang electro.

TS : Sekarang sudah 3 bulan , apakah ada kemajuan ?

LN : Iya sekarang CA 125 saya malahan naik jadi sekitar 600 an , saya takut terus naik .. jadi saya tilpon bapak .

TS : Apakah Ibu masih menjalankan Diet ?

TN : Saya tidak sepenuhnya Diet , sebab dari saudara dan teman-teman, juga dokter bilang kalau saya menjalankan Diet seperti itu , bisa kekurangan gizi katanya. Jadi saya makan ikan laut ( ikan tenggiri ) saya takut kekurangan gizi. Disamping itu saya dari muda memang tidak suka makan sayuran.

TS : Pendapat seperti itu tidak benar , sebab banyak pasien kami yang menjalankan Diet sesuai arahan kami dapat hidup sehat bahkan sudah bertahun-tahun. Dulu waktu permulaan Ibu berobat dengan kami , dari laporan anak ibu kepada saya hasil pemeriksaan darahnya menunjukan CA 125  berkisar 200 dan bisa turun ke angka 100 an. Mereka gembira sekali waktu itu.

LN : Iya sekarang saya harus bagaimana ? apakah saya bisa minta tambah obat ?

Pembicaraan seperti itu banyak kami alami dengan para pasien – pasien yang mempunyai mind set / pola pikir bahwa .. saya harus mencari obat untuk penyakit nya dan selalu berpikir untuk mencari obat terus. Ada informasi mengenai pengobatan tertentu , dia memburunya untuk dicoba.

Kanker Ginjal 

Kasus serupa, ada pasien lain dari daerah perbatasan DKI dengan Tanggerang , dia seorang pasien pria bernama HN . Dia mengidap kanker ginjal , saya sarankan untuk dioperasi . Istri nya datang menemui saya ditemani keponakannya seorang yang berpendidikan cukup , dia yang menemukan website kami dan sebelumnya sudah menghubungi saya melalui tilpon.

Saat sudah menjalani operasi HN dan isrinya menemui saya dengan membawa data medisnya, ternyata kanker sudah menyebar ke paru-paru dan tulang kering kaki kiri. HN datang dengan tertatih-tatih dengan bantuan penyangga kaki yang berbentuk seperti kaki meja.

Dokter yang memeriksa nya berkata bahwa kakinya kemungkinan besar harus dioperasi dengan suatu risiko yaitu diamputasi. Dan harus menjalani kemo dan radiasi.

HN memilih pengobatan dengan Herbal kami , dan setelah satu bulan kemudian diam-diam HN memeriksakan kakinya ke dokter spesialis tulang . Hasil nya menggembirakan menurut dokternya ada pertumbuhan tulang dibagian tulang yang terkena kanker, dan dia sudah mengganti tongkatnya dengan tongkat tunggal , dan rasa sakit di kaki nya sudah mereda banyak.

Sesudah menjalani pengobatan kami tiga bulan , HN sudah bisa mengemudikan mobil sendiri dan sudah percaya diri kembali , sakit dikaki sudah hilang sama sekali . Dia tetap menjalani Diet yang kami sarankan dan secara teratur dan dengan disiplin yang tinggi minum herbal kami.

Enam bulan berlalu tidak ada masalah , malah bertambah sehat sering bolak balik ke Bogor dengan menyetir sendiri mobilnya ( dengan transmisi otomatis )

Masalah timbul setelah delapan bulan berlalu , tiba-tiba pada suatu pagi istrinya menilpon dengan suara sambil menangis , menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan rontgen tulang kaki kirinya  tidak bagus .. ada seperti gelembung-gelembung didalam nya , dimana sebelumnya sudah menampakan suatu kondisi yang solid dan kanker tulangnya sudah menciut dan ada pertumbuhan tulang baru ( menurut dokter spesialis tulang )

Mereka datang kembali menemui saya , kelihatan agak tegang .. saya katakan relax saja dan mari saya periksa hasil foto rontgen kakinya. Memang telah terjadi pemekaran dari bagian yang terserang kanker sekarang sepertinya tidak solid lagi dan dinding tulang sudah terlihat pecah.

Saya tanya kenapa bisa begini ? enam bulan yang lalu masih baik . Apakah kamu masih Diet dengan ketat ?

Dia berkata , ya saya dalam dua bulan ini makan ikan salmon .. supaya saya mendapat protein yang baik , sebab selama ini saya hanya makan sayur dan buah saja.

Saya kemudian bilang , kamu ingat tidak pada waktu pertama kali datang .. saya sudah menjelaskan tidak boleh makan makanan yang mengandung protein hewani. Dan kamu kemudian menyanggupinya dan menjalaninya … kenapa sekarang kamu jadi tidak disiplin ?

Kanker Prostat 

Ada kasus lain lagi , seorang yang menderita Prostat kanker , dia datang menemui saya pada tanggal 27 September 2011. Dia membeli herbal yang saya sarankan untuk selama 2 minggu saja dahulu , tetapi kemudian saya tahu bahwa dia tidak langsung mengkonsumsinya.

Menurut laporan medisnya :

1 April    2008 :  PSA  9.31   minum Prostate glands pils ( Kai Kit Wan )

23 Jan       2009 :  PSA 11.83  minum Prostate glands pils ( Kai Kit Wan )

19 Jan       2010 :  PSA 23.7    minum Prostate glands pils ( Kai Kit Wan )

26 May     2010 :   PSA 19.83

15 June     2011 :  PSA 33.23  minum Conprosta ( Qian Lie Kang Capsule )

01 August 2011 :  PSA 32.8

06 Sept     2011 :  Biopsy : diagnose adenocarcinoma of the prostate.

Gleason score : 4 + 3 = 7 .

USG  : size twice the normal size.

Bone scan : normal , no metastasis.

17 Sept    2011 :   Infection of the prostate :  Pain  ( Levoproxacine & Ranitidine )

20 Sept    2011 :   PSA 47.67  ( Casodex & Soladex  )

27 Sept    2011 :  Datang menemui kami  di Jakarta, membeli obat herbal yang kami sarankan

untuk 2 minggu dan kami sarankan untuk menjalankan Vegetarian Diet.

15 Oct     2011 :   PSA  4,67

21 Oct     2011 :  Menemui Prof.Chris  dalam  perjalanan ke Singapore untuk General check Up.

MRI : tidak ada penyebaran. Disarankan :

Operasi : robot – assisted radical prostatectomy

Radiasi  dng tehnik IMRT ( 37 sesi )

Semua saran Diabaikan.

01 Nov    2011 :  Baru mulai dengan obat herbal yang dibeli pada tgl. 27 Sept 2011  dan  Diet.

Juga memutuskan untuk menghentikan Casodex dan Soladex.

15 Nov   2011 :  PSA  0.37

Hal ini berlangsung sampai beberapa bulan kemudian selama tahun 2012  dan PSA  menurun lagi menjadi 0.14 .

Tetapi beberapa bulan terahir ini , istrinya mengeluh kepada saya bahwa suaminya mulai kendor Diet nya , suka makan ikan katanya . Dan beberapa kali liburan ke luar kota juga makannya sembarangan lagi.

Minggu lalu dia datang seperti biasa membeli obat herbal lagi, dan saya lihat perutnya sudah mulai buncit lagi suatu petanda badannya mulai gemuk. Lalu saya tanya dia , apakah masih memeriksa PSA ? dia menjawab ..ya masih.

Kemudian saya tanya berapa PSA nya … dia menjawab sambil tersenyum  PSA  nya 10 !  Dia mengaku bahwa dia suka melanggar pantangan.

Saya bilang kepada nya agar kembali Diet !

Dari ketiga contoh kasus diatas , apa yang dapat kita simpulkan ?

1.Susah merubah mind set / pola pikir , bahwa pasien selalu berpikir untuk mencari Obat Ajaib.

2.Pasien tertentu setelah merasa diri nya sehat , ada kecenderungan untuk mulai melanggar pantangan Diet.

3. Setelah menderita kembali , mereka datang mengeluhkan masalahnya dengan rasa ketakutan.

Sayangnya untuk mengembalikan kembali kondisi nya … tidak semudah membalikan tangan, kadang harus menghadapi kenyataan adanya penyebaran .

Pesan kami bagi pasien-pasien yang sudah mendapat manfaat dari pengobatan kami agar tetap disiplin minum obat dan tetap melakukan Diet dan hidup gembira.

Kanker Serviks Stadium 3B: Kesehatan Pulih Setelah Minum Herbal dan Tidak Mau Melanjutkan Lagi Pengobatan dengan Kemo dan Radiasi.

The Ai Hoa (TAH) adalah seorang wanita 78 tahun dari Indonesia. Pada bulan Mei 2008 vaginanya mengeluarkan cairan warna kecoklatan. Dia berkonsultasi dengan dokter kandungan dan diberitahu tidak ada yang salah. Pada bulan Februari 2009, pengeluaran cairan itu terulang. Dia berkonsultasi dengan dokter kandungan lain dan lagi-lagi diberitahukan hal yang sama – tidak ada yang salah.

Putrinya ( Dewi)  membawa TAH ke Singapura untuk konsultasi lebih lanjut. Pap smear yang dilakukan pada tanggal 16 Maret 2009 mengindikasikan suatu kondisi sebagai berikut : high grade squamous intraepithelial lesion / HSIL) / CIN 3 (indikasi kanker mulut rahim ).

Biopsi jaringan serviks dilakukan dan menunjukkan adanya microinvasive squamous cell carcinoma.

Sebuah PET-CT scan pada 23 Maret 2009 menunjukkan suatu kondisi kanker mulut rahim / cervix  yang sudah lanjut dengan penyebaran ke arah rahim mencakup rahim dan bagian atas dari vagina. Terdapat pula banyak tanda-tanda adanya masa pada kelenjar getah bening yang tersebar didaerah sebelah kiri iliac, aorto-caval, recto-caval dan bilateral paraaortic ,  ini menggambarkan suatu penyebaran kanker ( metastasis ).  Tidak terdapat tanda-tanda / bukti dari suatu metastasis didaerah peritoneal ataupun  hati.

Hasil tes darah pada tanggal 24 Maret 2009 menunjukkan hemogram normal dengan ESR 25 mm / jam. Tes ginjal dan fungsi hati normal tapi LDH nya 210 (normal <190). CEA nya 6,9 (n <5) dan CA 125 nya 124 (n <35). HBsAg nya reaktif.

TAH dirujuk ke dokter lain untuk evaluasi CEA tinggi dan HBsAg. Dia menjalani endoskopi saluran GI nya pada tanggal 26 Maret  2009. Hasil penelitian menunjukkan kerongkongan normal tetapi tercatat adanya gastritis antral. Dia dinyatakan positif Helicobacter pylori. Kolonoskopi menunjukkan banyak polip sessile kecil di rektum. Pada biopsi itu tampak polip hyperplasic / metplastic. Dia mulai dengan Baraclude (entecavir) pengobatan untuk hepatitis B nya (carrier).

Bone scan pada tanggal 28 April 2009 menyimpulkan : meningkatnya suatu tanda / jejak yang cukup berbahaya pada garis tengah bagian atas tulang sakrum , begitu juga pada tulang sakral bagian kiri. Tetapi kemungkinan besar karena perubahan degeneratif, bukan karena metastasis tulang.

Pada tanggal 25 Maret 2009, TAH menjalani  kemo-radiasi  secara bersamaan. TAH menerima 28 kali pengobatan radiasi dan 3 kali brachytherapy (internal). Setiap pengobatan kemo diulang setiap minggu. Obat-obatan yang digunakan adalah Cisplatin dan 5-FU.  Setelah empat dosis kemoterapi      ( seharusnya  8 kali ) TAH mengalami mengalami  penurunan  sel darah putih dan sel darah merah yang signifikan ( myelosuppresion ).  Kemoterapi dihentikan untuk sementara.

Biaya Pengobatan

Tidak terhitung biaya lain, TAH harus membayar minimal total S $ 24.700 untuk perawatannya di Singapura.

Rinciannya sebagai berikut: Radiasi  S $ 17, 000;  Brachytherapy (radiasi internal) S $ 4.500; Kemoterapi S $ 3.200.

Kesehatannya memburuk setelah Pengobatan di Singapura

Chris:  Kapan dia menyelesaikan semua pengobatannya di Singapura?
Dewi : 16 Mei 2009 dan kami pulang ke Indonesia. 

Dengan pengobatan, itu apakah dia menjadi lebih baik? Lebih baik dari sebelumnya?
Dewi : Tidak, dia merasa mual dan lelah. Dia tidak bisa duduk lama dan merasa sakit di punggungnya. 

Sebelum pengobatan di Singapura bagaimana kondisi ibu? Baik atau buruk?
Dewi : Dia sehat. 

Sebelum pengobatan dan setelah perawatannya – apakah ada bedanya?
Dewi : Ya, berbeda. Keadaannya lebih buruk setelah menjalani perawatannya di Singapura. 

Anda menghabiskan semua uang itu dan apa yang terjadi kemudian?
Dewi : Dia lebih lelah. 

Kalau begitu, apa artinya semua itu?
Dewi : Mama tidak ingin melanjutkan pengobatan lagi. Tapi dokter nya mengatakan, “Tidak, tidak, kau tidak bisa berhenti. Anda memerlukan tambahan lebih banyak darah “. Jadi, kami makin bingung..

Apakah anda berpikir ibu akan mati jika dia melanjutkan pengobatannya?
Dewi : Kemungkinan besar!

Apa yang terjadi selama kemoterapi? Apakah dia menderita?
Dewi : Sulit baginya. Dia merasa mual, ia mengalami kesulitan makan. Dia tidak punya kekuatan untuk bicara.

Dia sudah 75 tahun. Saya tidak akan melakukannya jika dia ibuku.
Dewi :  Ahli radiologi di Singapura mengatakan, “Jika dia ibu saya, sayapun akan memberinya radiasi.”

Oh ya, tentu saja. Jika anda pergi ke tukang cukur pasti dia akan meminta anda untuk memotong rambut Anda!

Dewi : Saya katakan kepada ahli radiologi bahwa ibu sudah tua tapi dia bersikeras bahwa jika ibu adalah ibunya, dia tetap akan melakukan hal yang sama. Karena dia seorang dokter, kami percaya padanya. Tapi ketika saya pulang, saya mulai mencari alternatif. Itulah saat saya menemukan buku Anda. Ahli radiologi itu bahkan mengatakan jika nanti kami kembali untuk melanjutkan kemoterapi, kemungkinan besar ibu akan perlu menjalani 20 kali radiasi lagi jika kelenjar getah bening nya masih bengkak. Tidak, mama tidak ingin kembali ke Singapura untuk perawatan lagi.

Setiap setengah jam Juice Therapy – ibu hampir pingsan

Setelah kembali ke Indonesia, TAH mengikuti program  JuiceTherapy 21-hari-yang ditawarkan oleh seorang praktisi alternatif. Dia harus minum semua jenis jus setiap setengah jam. Dia hampir pingsan selama terapi dan ahirnya menyerah.

Putrinya menemukan CA Care

Putrinya membaca buku kami, Kanker: Mengapa Mereka Hidup (versi Bahasa Indonesia dari Cancer: Why They Live). Ini meyebabkannya mengunjungi CA Care. Dia mendapatkan herbal dari Pak Teddy di Jakarta. Setelah empat minggu minum herbal yang diberikan , TAH merasakan kondisi yang  lebih baik. Ekspresi wajahnya membaik, frekuensi buang air kecil nya berkurang. Dia bisa duduk di toko roti putrinya sepanjang satu pagi. Sebelumnya dia tidak bisa melakukannya bahkan untuk selama setengah jam saja dan harus pergi ke atas dan berbaring.

Putrinya terbang mengunjungi kami di Penang tanggal 19 Juli 2009. Di bawah ini adalah rekaman video pada hari itu.

 

4 April 2010 – TAH dan putrinya datang ke Penang

Setelah meminum ramuan itu selama sekitar sepuluh bulan, TAH datang mengunjungi kami untuk pertama kalinya, disertai dengan putrinya Dewi. Dia mengalami beberapa masalah berikut:

1. Dia merasa “ada rasa panas” di dalam perutnya.
2. Buang air kecil dia sangat sering – 7 sampai 8 kali setiap malam dan ini menyababkan tidurnya terganggu.
3. Dia mengalami inkontinensia.
4. Dia menderita kram di kaki jika berdiri terlalu lama.
5. Telapak kakinya terasa “tebal”.
6. Dia memiliki nyeri di sendi jari-jarinya.
7. Perut terasa kembung dan ini menyebabkan ketidaknyamanan.

Mama, bagaimana Anda rasakan setelah mengkonsumsi herbal?

Dewi : Kebanyakan orang yang melihatnya berkata dia tampak lebih baik.
TAH: Saya merasa tulang punggung saya lebih baik setelah minum Teh Bone. Saya menjaga diet saya – Saya tidak makan ikan, daging atau ayam. Apakah saya harus menjaga pola makan ini sampai aku mati?

Saya tidak sakit tapi saya juga menjaga diet saya. Saya tidak ingin menunggu sampai jatuh sakit baru menjaga diet saya.

Dewi : Tapi dia mengkhawatirkan berat badannya tidak bertambah.

Apakah Anda ingin menambah berat badan? Banyak orang Indonesia yang datang ke sini berkata seperti itu – mengeluh tentang tidak bisa jadi lebih gemuk! Tapi saya katakan pada mereka – Anda bukan babi atau sapi. Jika Anda mau menjual diri sendiri dengan cara kiloan silakan lanjutkan agar menjadi gemuk. Yang penting bagi Anda adalah bahwa Anda sehat – tanpa masalah. Jika Anda bisa makan, bisa tidur, dapat berjalan atau bergerak dan tidak memiliki rasa sakit – apa lagi yang Anda inginkan? Berat badan Anda akan naik lagi dikemudian hari, namun itu butuh waktu. Bersabar. Anda sudah 76 tahun sekarang dan Anda terlihat baik – baik. Tenang saja.

TAH: Anda telah membantu begitu banyak orang! 

Sekarang, izinkan saya bertanya :  Ada seorang pasien dengan keadaan yang sama dan berasal dari tempat  yang sama dengan anda. Banyak pasien datang menemui saya karena diadan dia kondisinya baik. Dia memiliki toko roti atau sesuatu seperti itu.

Dewi : Ya, itulah kami – kami memiliki toko roti. Setelah pengobatan kami di Singapura, mama selalu merasa mual dan lelah. Dia tidur di lantai atas. Sekarang, dia mampu membantu menjaga toko.

 

Komentar

Saya bertanya kepada anda untuk serius memikirkan hal berikut ini:

1. Dengan semua teknologi modern dari ilmu kedokteran – PAP smear, Biopsi, CT scan, PET scan, Bone scan, Endoskopi, Kolonoskopi, gabungan Radioterapi – Kemoterapi, Brachytherapy dan Kemoterapi – bagaimana kondisi TAH berakhir? Memang prosedur ini mungkin atau mungkin tidak penting, tetapi apakah anda pernah berpikir kalau semua ini adalah jawaban atas masalahnya? Yah, bahkan dia berakhir dengan Baraclude yang diresepkan untuk hepatitis! Apa pendapat Anda tentang hal ini?

2. TAH sudah 75 tahun – jika ia adalah ibu anda dan jika anda adalah seorang ahli dalam radioterapi dan kemoterapi – apakah anda akan menyarankannya untuk menjalani perawatan tersebut? Ahli radiologi Singapura mengatakan ya! Apakah anda bisa terima?

3. Sebelum menjalani kemoterapi dan radioterapi apakah anda ingin tahu apa efek           samping dari pengobatan ini? Jika anda ingin tahu – kenapa tidak anda tanyakan ke           dokter? Tapi apa pun yang mereka katakan perlu selalu anda periksa kontra           informasinya yang dapat ditemukan di internet. Setelah menelusuri daftar efek          sampingnya, gunakan akal sehat anda dan ajukan pertanyaan ini – Apakah perawatan ini masuk akal bagi anda ?

Apa efek samping dari radiasi (eksternal) dan brachytherapy (radiasi internal)?

Dalam forum kanker, banyak wanita menulis tentang pengalaman mereka. Berikut adalah beberapa contoh:

•  Ibu saya menjalani 2 kali perawatan brachytherapy. Beberapa minggu setelah pengobatan dia mengeluh merasa tidak nyaman di punggungnya.

•  Saya mengalami 3 sesi brachytherapy dan efek sampingnya adalah – perdarahan selama beberapa hari setelah setiap sesi, kekurangan energi dan perlu tidur lebih dari biasanya.

•  Meskipun diberitahu kemungkinan efek samping dari pengobatan radiasi, ternyata saya tidak benar-benar siap. Saya diberitahu bahwa saya akan mengalami masalah dengan buang air besar saya. Saya tetap meneruskan dan masih menjalaninya, satu dan satu setengah tahun kemudian. Saya pertama kali mengalami “mencret” sekitar empat minggu setelah menjalani pengobatan. Selama berbulan-bulan setelah radiasi saya mengalami nyeri punggung bawah dan kaki. Tak seorangpun yang benar-benar bisa memberikan penjelasan untuk itu, tapi saya menduga bahwa banyak hal yang saya rasakan itu akibat dari kerusakan saraf dan jaringan. Membungkuk atau berjongkok lebih menyakitkan lagi.

•  Saya juga menjalani tiga hari radiasi internal yang berkontribusi terhadap apa yang disebut ‘stenosis’ atau vaginal scarring (goresan-goresan / parutan pada vagina).

•  Pada awalnya saya merasakan perut saya berontak. Sekitar delapan bulan setelah perawatan, saya mengalami pendarahan dubur dan merasakan ‘penyumbatan’ yang ternyata adalah peradangan kronis akibat radiasi.

•  Selama dua minggu terakhir pengobatan radiasi eksternal, saya mengalami diare, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan. Sesekali vagina saya gatal. Masalahnya berkembang dengan inkontinensia stres (kebocoran urin saat bersin, batuk dll). Ahli radiasi onkologi saya mengatakan radiasi telah merusak otot-otot yang mengendalikan pengeluaran urine dari kandung kemih ke saluran urin ( sphincter).

•   Saya merasa pasti bahwa efek-samping tidak di jelaskan seluruhnya, hampir sampai ke titik kebohongan. Saya bisa mengerti bahwa mereka tidak ingin menakut-nakuti dengan segala macam komplikasi yang jarang terjadi, tapi saya lebih suka “menerima kenyataan sebenarnya”, jadi berbicara, apa adanya. Saya diberitahu bahwa pengobatan radiasi internal sementara mungkin akan menyebabkan beberapa masalah kandung kemih dan buang air besar. Saya mulai mengalami iritasi kecil kandung kemih setelah pengobatan radiasi pertama, dan juga mengalami diare ringan. Lima tahun setelah perawatan, saya masih memiliki “keanehan” pada masalah buang air besar  – ketika saya merasa ingin b a b, saya biasanya harus b a b *Segera*, kadang-kadang beberapa kali sehari, dan  adalah suatu yang “normal” tampaknya, bila mengalami segala sesuatu antara mencret dan sembelit. Saya tidak menyadari hal ini adalah efek  paska-radiasi sampai saya menemukan wanita lain di internet yang juga menjalani radiasi dan sedang mengalami gejala yang sama. Saya merasa lelah dan “melayang” selama beberapa bulan setelah pengobatan. Saya juga mengalami menopause, pada usia tiga puluh empat. Gejala menopause :  rasa panas diseluruh tubuh, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, dan kemurungan, meningkat dalam intensitas selama beberapa bulan sampai akhirnya saya menyadari apa yang sedang terjadi. Radiasi juga menyebabkan goresan-goresan/parutan pada vagina saya.

Efek Samping dari Brachytherapy
• Mual

• Gangguan pencernaan seperti mencret, sakit perut.

• Inkontinensia di saluran air seni.

• Kekeringan di saluran vagina, rasa sakit dan perdarahan vagina dll

• Ada juga banyak efek samping yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ reproduksi seperti saluran vagina menjadi sangat sempit akibat radiasi. Panjang rongga vagina juga makin pendek karena prosedur ini, melakukan hubungan seks sangat menyakitkan dan tidak nyaman.

• Menopause juga kadang-kadang dipercepat sebagai akibat dari brachytherapy.

• Efek samping lain yang penting dari brachytherapy adalah hilangnya kepadatan tulang.

Efek Samping dari Cisplatin

• Meningkatnya risiko terkena infeksi dari penurunan sel darah putih.

• Kelelahan dan sesak napas akibat penurunan sel darah merah.

• Gampang memar berbintik akibat penurunan trombosit.

• Kelelahan selama dan setelah perawatan dan merasakan atau menjadi sakit.

• Cisplatin dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

• Gangguan pendengaran, terutama terhadap suara bernada tinggi.

• Denging di telinga.

• Kehilangan nafsu makan.

• Hilangnya indera pengecap atau merasa hambar.

• Mati rasa atau kesemutan pada jari tangan dan kaki yang mengakibatkan kesulitan           melakukan gerakan rumit.

• Reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal, merasa panas, menggigil, kemerahan pada wajah, merasa pusing, sakit kepala, sesak napas, gelisah atau kebutuhan mendadak untuk buang air kecil.

• Kejang otot.

• Detak jantung meningkat (selama atau segera setelah mendapat dosis).

• Punggung belakang atau samping rasa sakit disertai demam atau kedinginan.

• Nyeri pada persendian.

• Penglihatan kabur

Efek Samping dari 5-FU

• Seriawan disekitar rongga mulut.

• Penurunan sensitivitas indera pengecap.

• Diare.

• Masalah penglihatan.

• Perubahan kulit.

• Risiko terinfeksi, memar berbintik dan berdarah karena penurunan jumlah sel darah.

• Merasa cape atau kelelahan.

• Merasa sakit atau mual dan muntah.

• Rambut rontok.

• Perubahan warna kuku jari dan kaki. (menghitam).

• Kepekaan terhadap matahari.

• Bengkak berbintik dan kemerahan pada telapak tangan dan telapak kaki.

• Dada nyeri dan merasa tertekan di tengah dada.

Renungkanlah kutipan di bawah ini:

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada TAH dan keluarganya yang telah memberikan kami izin untuk menceritakan kisahnya dan menggunakan video di atas. Saat ini usia  Ai Hoa 78 !  Pada saat ini dia betul-betul baik kondisinya – dan kesehatannya tercermin pada gambar-gambar dibawah ini. Dia telah hampir tiga tahun mengkonsumsi herbal CA Care.

Diterjemahkan oleh : Tan Hoan Hing  dan  di edit oleh : Teddy Setiawan.

 

Keluhan saat berjalan, Kaki yang sensitif dan Leher Kaku Mendapat Kemajuan Yang Semakin Baik Setelah menjalani e-Terapi

CR adalah seorang wanita berusia 73 tahun dari Indonesia. Dia adalah pasien kanker payudara dan selama ini dia telah mengkonsumsi herbal kami selama berbulan-bulan .Pada akhir Maret 2012, ia dan keluarganya kembali ke Penang untuk melakukan check up rutin. Semuanya baik-baik saja. Namun, dia memiliki masalah yang sudah lama mengganggu.Sekitar tiga tahun lalu, dia menjalani operasi untuk pinggul dan penggantian sendi bahu. Setelah operasi ini ia memiliki masalah berikut:

  1. Kaki kirinya terasa berat saat berjalan
  2. Setiap kali ujung jari kaki kirinya tersentuh atau pada saat  telapak kaki kirinya menginjak sesuatu, rasanya seperti kesetrum
  3. Kaki kiri bagian bawah terasa mati rasa ( kebas ).

Dokter bedah tak sanggup untuk membantu mengatasi masalah tersebut – yah itulah yang terjadi ! Jika tidak, CR bisa menjalani operasi lain untuk mengatasi masalahnya !

Sekitar sebulan lalu, CR merasakan keluhan  leher kaku.

Kami menyarankan CR untuk menjalani e-Terapi karena dia memiliki sekitar empat hari di Penang. Dalam hal ini suatu kepuasan yang besar untuk dicatat bahwa

e-Terapi telah membantunya dengan hasil yang sangat baik.

Sila tonton video ini.

Kanker Rahim-Ovarium-Paru, Bagian 2: Harapan: Setelah Tiga Hari Minum Obat Herbal Ketika Dirawat di Rumah Sakit

Benar-benar sangat mengejutkan ketika pagi hari tanggal 20 Desember 2011, pasien, ditemani temannya seorang dokter dan beberapa anggota keluarga, datang ke CA Care. Pasien diperkenankan meninggalkan rumah sakit sehari sebelumnya dan pagi itu setelah keluar dari rumah sakit mereka lengsung terbang ke Penang.

Simak sendiri cerita menakjubkan ini.

 

Catatan: Pihak keluarga telah mengizinkan penggunaan video dan gambar tanpa harus menutupi wajah pasien.

 

Chris: Oo, kamu yang datang menemui saya pada minggu kemarin – waktu itu ibumu masih dirawat di Methodist Hospital di Medan?

Anak perempuan: Ya, ya. Ibu dirawat sekitar 12 hari dari tgl.8 sampai tgl.20 hari ini. Setelah boleh keluar dari rumah sakit pagi ini kami langsung kemari .

Wah, ini banyak orang?

Anak: Ini keluarga semua.Anak2 ada 3 orang , ini suami nya , itu adik dan keponakan , yang ini sahabat baik  dan juga seorang dokter .

Kamu datang tanggal 14 Desember 2011. Saya beri kamu obat. Apa mama meminumnya?

Anak: Ya. Sampai di Indonesia langsung saya kasih minum. Sejak tanggal 15, 16, 17, 18, 19 sudah lima hari.

(Berbalik ke pasien) Setelah minum obat selama 5 hari itu, bagaimana rasanya?

Pasien:  Enak. Ya engga pake oksigen lagi.

Adik: Sebelum minum obat, pake oksigen dan nafas sesak. Setelah 3 hari minum obat sudah tidak sesak dan oksigen dilepas.

Anak: Saya tidak kasih tahu dokter. Setiap dokter kasih pil untuk mama minum saya tidak kasihkan. Saya gantikan dengan obat-obat yang dokter Chris kasih. Tapi untuk yang suntik-suntik saya tidak berani.

Adik: Dokter terkejut. Ada mukjizat katanya mama bisa sembuh .

Anak: Setelah minum obat mama tidak pakai oksigen. Paru-paru sudah tidak ada air, sudah bersih. Sebelumnya nafasnya satu-satu seperti ikan megap-megap.  Waktu awal minum obat itu bisa tiga sampai empat kali buang air besar.

Ya, bagus. Itu yang saya mau, saya buang kotorannya.

Anak: Kami khawatir takut ada apa-apa, apa obatnya gak cocok. Saya bilang untuk terus minum, mungkin kotorannya sedang dibuang.

(Berbalik ke pasien) Ibu, waktu minum obat ada masalah?

Anak: Pahit!

Pasien: Minumnya gak susah.

Setelah minum obat beberapa hari, apa lebih susah?

Pasien: Tidak, lebih enak bukan lebih susah.

Jadi selama di rumah sakit pakai teh saya?

Anak: Ya, saya masak di rumah dan saya antar ke rumah sakit dan saya kasih minum. Pada waktu suster pergi , cepat-cepat saya kasih minum obat herbal dari dokter Chris.

Ibu, gimana rasanya sekarang

Pasien: Pikirannya serasa kosong … blank . Sulit pipis. Itu masalah utama saya. Kantung kemih saya terasa penuh.

Anak: Kakinya lemas.

Tapi setelah minum obat, apakah masih nampak ada masalah sekarang?

Pasien: Tidak ada.

Kanker ovarium: Bagian 1 Dia menyerah dengan Kemoterapi dan Beralih ke Herbal – Masih Sehat Setelah Tujuh Tahun

Siti berumur 48 tahun ketika ia di-diagnosis menderita kanker ovarium stadium 4. Ia menjalani histerektomi total pada tahun 2005 dan dilanjutkan dengan tiga siklus kemoterapi. Dia menyerah terhadap kemo. Awalnya Siti dan suaminya tidak percaya dengan apa yang kita lakukan di CA Care. Sering kali, mereka “didorong” oleh teman untuk datang dan menemui kami. Akhirnya Siti dan suaminya mengalah dan datang ke Penang. Sejak saat itu dan seterusnya tidak ada jalan kembali. Kesehatan Siti meningkat. Sudah tujuh tahun sekarang dan Siti baik-baik saja.

Ini adalah rekaman video yang dilakukan pada tahun 2010 – lima tahun setelah Siti memulai pada pengobatan herbal.

Siti berumur 48 tahun ketika ia di-diagnosis menderita kanker ovarium stadium 4. Ia menjalani histerektomi total pada tahun 2005 dan dilanjutkan dengan tiga siklus kemoterapi. Dia menyerah terhadap kemo. Awalnya Siti dan suaminya tidak percaya dengan apa yang kita lakukan di CA Care. Sering kali, mereka “didorong” oleh teman untuk datang dan menemui kami. Akhirnya Siti dan suaminya mengalah dan datang ke Penang. Sejak saat itu dan seterusnya tidak ada jalan kembali. Kesehatan Siti meningkat. Sudah tujuh tahun sekarang dan Siti baik-baik saja.

Ini adalah rekaman video yang dilakukan pada tahun 2010 – lima tahun setelah Siti memulai pada pengobatan herbal.


Chris : Apa kabar
Siti: Terima kasih Tuhan saya baik-baik saja – sangat baik dan sehat.?

Ada masalah ? Ada rasa sakit ?
Nyeri tidak. Tetapi jika saya tidak mengkonsumsi herbal, saya dapat merasakan sedikit rasa sakit. Tapi rasa sakit tersebut tidak terlalu serius. Hanya sedikit saja. Dan setelah saya mengkonsumsi obat herbal, rasa sakit hilang.

Apakah Anda menemui dokter Anda belakangan ini?
Ya, saya menemui dokter bedah yang mengoperasi saya. Dia berkata, “Alhamdulillah” saya bersih – tidak ada kekambuhan
Suami: Dokter bedah-nya sangat terkejut.

Apakah ahli bedah tahu bahwa Anda tidak menyelesaikan kemo Anda ? (hanya menjalani tiga dari enam siklus)
Saya mengatakan kepada dokter bedah, saya mengkonsumsi herbal Dr Chris dari Penang. Tetapi dari cara dia bereaksi, saya merasa dia enggan meminta saya untuk menjelaskan lebih lanjut. Saya melihat beberapa dokter berkumpul dan mereka berbicara tentang saya dan beberapa orang menatapku. Dokter bedah mengatakan, “Sebenarnya Anda harus berbaring di tempat tidur – Stadium 4 kanker -. seharusnya anda berbaring di tempat tidur  Dia menatapku tak percaya.

Sejak meminum herbal itu, apakah Anda juga menjaga diet Anda?
Ya

Dan Anda mengkonsumsi herbal “religius”?
Ya.

Berolahraga secara teratur?
Tidak, saya punya masalah dengan lutut saya. Saya hanya berjalan sedikit-.

Anda telah menjalani herbal selama lima tahun sekarang  Sejak tahun 2005 – coba katakan apakah  Anda “muak” menjalani semua ini??
Apa yang dapat saya lakukan?  Saya tidak punya pilihan. Saya harus mengkonsumsinya. Saya tidak akan berhenti. Tuhan telah membuat saya menemukan herbal ini dan itu baik untuk kesehatan saya. Saya bersyukur dan saya tidak perlu merasa “muak”.

KILAS BALIK –  11 November 2005

Siti dan suaminya mengunjungi CA Care di Penang. Mereka ditemani oleh seorang teman, Razuddin,

Sekitar lima belas tahun yang lalu, Siti menjalani operasi untuk mengangkat fibroid-nya. Pada tahun 2005, perutnya kembung dan dia kemudian didiagnosis dengan kistadenokarsinoma serosa bilateral papiler dari ovarium dengan metastasis ke omentum

Pada saat kunjungan ini, Siti telah menjalani dua siklus kemoterapi dan akan menjalani siklus berikutnya dalam waktu enam hari. Karena Siti tidak yakin apakah dia ingin mengkonsumsi herbal kami, saya membiarkan ia memutuskan apakah dia ingin melanjutkan dengan siklus ketiga kemoterapi. Saya berikan resep Teh Kemo pada Siti jika ia memutuskan untuk melanjutkan kemo.

Siti dihadapkan dengan rasa nyeri seperti tertusuk di perutnya. Dia tidak bisa tidur. Dia  merasakan sakit di bagian atas tengah kepalanya. Untuk kanker-nya saya resepkan Kapsul A (Capsule A), Teh Rahim-ovarium (Utero-ovary Tea), dan T & E. Untuk sakit kepalanya saya berikan teh Nyeri Atas (Upper Pain tea).

Komentar

Baca kisah lengkapnya:

Bagian-1 Dia menyerah dengan Kemoterapi dan Beralih ke Herbal – Masih Sehat Setelah Tujuh Tahun

Bagian 2 Awalnya Kami Tidak Percaya dengan Apa yang Anda Lakukan

Bagian 3 Pengalaman Saya Dengan Kemoterapi dan Herbal Anda