Kanker Lambung: Terapi CA Care

Dokter bilang kanker lambung ini ganas, Stadium 3 atau 4. Kemo tidak bisa sembuh. Balik berdoa saja.

  1. Bersemangat – jangan pikir banyak-banyak lagi.
  2. Sanggup menyembuhkan diri sendiri.
  3. Jaga makanan.
  4. Berolahraga.
  5. Bersikap positif. Hidup dan mati adalah kuasa Tuhan.
  6. Minum herbal kami.
  7. Cerita pasien dari Australia. Dokter bilang: Kalau tidak dikemo hidup 3 bulan. Jika dikemo hidup 2.5 tahun. Ia menolak kemoterapi. Minum herbal kami dan sekarang sudahpun kuang lebih 5 tahun masih sehat.
  8. Tangan kami tapi Tuhan yang meyembuhkan.
  9. Bersemangat. Bantulah sendiri!

Biaya konsultasi kami: Gratis

Penyembuhan Ajaib Kanker Leher Rahim

Pasien adalah seorang warnita berusia 56 tahun dari Medan, Indonesia. Pada Maret-April 2012, dia sakit perut diikuti dengan pendarahan. Dia mual dengan perutnya kembung. Dokter di Medan mendiagnosanya  sebagai kanker serviks (leher rahim). Pasien datang ke rumah sakit swasta di Penang karena dia tidak bisa buang air kecil. Dia diberi tahu ini disebabkan karena pembengkakan ginjal nya. Sebuah kateter dipasang. Dia kemudian dirujuk ke dokter kandungan yang mengatakan bahwa kankernya telah menyebar ke kandung kemihnya.

Biopsi dilakukan. Laporan histopathologi mengatakan non keratinising squamous sel karsinoma. Pasien kemudian dirujuk ke onkolog. Dokter Onkologi menyarankan radioterapi. Pasien dan keluarganya menolak pengobatan dan kembali ke Medan. Pasien disuruh kembali ke Penang lagi setelah tiga bulan. Namun, setelah sebulan dan seminggu di rumah, pasien tidak bisa buang air kecil lagi. Masalah itu diselesaikan setelah kateter yang dipasang sebelumnya diganti. Namun demikian, pasien mengalami nyeri, mual dan muntah. Dia tidak bisa buah air besar selama lima hari terakhir dan kemudian buang air kecil nya diblokir lagi. Dokter harus ganti kateter untuk menyelesaikan masalahnya.

1. Menemukan CA Care

Anak-anaknya baca  cari bantuan di internet dan menemukan CA Care. Mereka menulis e-mail berikut.

9 Juni 2012: Kepada Yang terhomat, Dr. Chris K.H. Teo.

Dengan hormat,

Pada kesempatan ini saya memohon kepada Dr.Chris K.H. Teo agar dapat membantu mengobati ibu saya. Saya telah melampirkan formulir yang berisikan sejumlah informasi identitas dan yang telah dialami oleh ibu saya.  Saya sangat berharap kepada Dr.C hris K.H. Teo segera memberitahukan apa yang harus segera saya lakukan untuk menolong ibu saya. Saya dan keluarga selalu berdoa untuk kesembuhan ibu, dan sangat bersyukur telah diperkenalkan kepada  Dr.Chris K.H. Teo.

Atas perhatian yang diberikan saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, AZ.

Jawapan: Dari Sumatera Utara? Harus datang jumpa saya di Penang, dan bawa semua laporan medis / gambar yang telah dibuat. Juga baca  http://cacare.org/about/

13 Juni 2012: Kepada Yang Terhormat, Dr. Chris K.H. Teo

Dengan Hormat,
Melalui email ini saya beritahukan bahwa ibu saya kondisinya sedang lemah sehingga belum bisa berangkat ke penang untuk bertemu dengan Dokter Chris. Namun begitu, kami sekeluarga mengutus  ayah saya (Nama:Darwin) untuk menemui Dr. Chris di Penang. Besok (Kamis) ayah saya berangkat ke penang dengan membawa laporan medis/gambar serta formulir yang telah ditanda tangani oleh ibu saya. Kami sekeluarga sangat memohon kepada Dr.Chris dapat membantu ibu saya.
Atas perhatian yang diberikan saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya, AZ.

15 Juni 2012: Suami pasien datang ke CA Care Penang.

 

Pasien diresipkan herbal: Capsule A, Cervical 1 and Cervical 2 teas, Constipation tea, Bladder tea and Stomach Function tea.

19 Juni 2012: Kepada Yang Terhormat, Dr.Chris K.H. Teo,
Dengan Hormat,

Melalui email ini saya beritahukan bahwa, Setelah makan/minum obat yang Dr. Chris berikan:
1. Ibu saya (S196) terkadang mengalami Demam (panas-dingin) bahkan mengigil.
2. Kalau berdiri tidak kuat, bahkan hari ini jatuh waktu berjalan.
3. Air kencing berwarna merah seperti darah dan ada sedikit gumpalan-gumpalan kecil seperti darah beku.
4.Bagian perut terasa panas dan seluruh tubuh terasa sakit.

Demikianlah kondisi ibu saya setelah minum obat dari Dr.Chris (17juni2012 s/d hari ini). Kami mohon informasi dari Dr.Chris mengenai perkembangan proses pengobatan herbal ini. Demikianlah informasi ini saya berikan, besar harapan kami menunggu tanggapan dari Dr.Chris. Atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih. Hormat saya, AZ.

Jawapan:  Baru minum 2-3 hari, sudah nak baik? Macam mana? Tak harus.

24 Juni 2012: Dr. Chris yang terhormat.

Saya ingin memberikan laporan tentang ibu saya:

1. Sejak minum obat dari tanggal 17 juni s/d 21 juni 2012 ibu merasakan:

  •  Panas didaerah perut
  • Mengigil
  •  Seluruh tulang sakit seperti ditusuk-tusuk, sehingga perlu bantuan untuk duduk dan berdiri serta jalan.
  •  Kencing lancar tapi banyak gumpalan kecil sperti lumut berwarna putih  – BAB Lancar.

Pada tanggal 22 juni 2012  s/d hari ini, ibu saya sudah bisa duduk dan berjalan  sendiri karena rasa sakit ditulang, panas diperut dan mengigil sudah tidak ada. Tapi berganti dengan rasa melilit di perut (bawah pusar) & nyeri pinggul yang  datang dan pergi. serta sering muntah walau sudah minum teh herbal mual &  muntah.

Kami mohon petunjuk & saran dari Dr. Chris.

Jawapan: Sakit yang mula-mula itu adalah krisis peyembuhan — itulah yang saya kata jangan jangan mengharapkan hasil segera. Minum herbal untuk selama dua minggu baru tahu.

29 Juni 2012: Dear Dr. Chris,

Terima kasih atas petunjuk yang Dr.Chris berikan. Saya juga menginformasikan kepada Dr. Chris bahwa ibu saya masih minum obat yang Dr.Chris berikan dan mulai tanggal 26 juni 2012 s/d dengan sekarang ibu saya telah merasa mulai baik, nafsu makan sudah ada, rasa sakit juga sudah hilang, air kencing juga sudah jernih walaupun sesekali masih ada gumpalan putih (seperti lumut) juga ikut keluar melalui selang keteter. Semoga kondisi fisik ibu kami segera baik sehingga dapat mengambil obat berikutnya  dan bertemu dengan Dr.Chris. Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Dr. Chris & Keluarga.

Hormat saya, AZ.

11 Juli 2012: Dear Dr. Crhis K.H. Teo,

Saya memberikan kabar bahwa, besok (Kamis) pagi Ayah saya berangkat ke Penang untuk mendapatkan obat dari Dr. Chris (obat herbal lanjutan untuk ibu saya). Apakah Ayah saya diperkenankan jumpa dengan Dr. Crhis jam 10.30 pagi Hari Jum’at? (seperti pengambilan obat herbal yang pertama).

Atas perhatian yang diberikan saya ucapkan terima kasih, AZ.

Suami pasien datang ke CA Care pada kali kedua dan melapurkan perkembangan dan kondisi isterinya.

2. Penyembuhan Krisis

3.  Kesihatan Dipulih

 

4. Waspada – Kanker Bisa Kembuh Kembali

31 Juli 2012: Dear Dr. Chris,

Setelah melalui krisis penyembuhan, ibu saya (S196)  sangat merasa lebih baik. sudah bisa tidur, enak makan, kencing lancar dan bab nya lancar. Sampai dengan hari Ibu saya selalu mengikuti petunjuk yang Dr.Chris berikan.

Tetapi beberapa hari ini (kira-kira 13 hari s/d hari ini) ibu saya mearasakan sakit dibagian rahim dan hari ini rasa sakit itu pun pindah dibagian bawah rahim. Setiap hari ibu saya mengeluarkan cairan seperti nanah. Setiap hari rasa sakit itu kadang datang dan kadang pergi (sebentar-sebentar).

Rasa sakit yang sangat kuat, biasanya muncul pada saat malam hari  setelah minum teh herbal cervix 2, untuk meredahkan rasa sakit itu ibu saya minum pain teh yang Dr. Chris berikan.

Kami mohon petunjuk dari Dr. Chris tentang apa yang dialami ibu saya? Apakah ini krisis penyembuhan juga? Atas perhatian yang Dr. Chris berikan kami ucapkan terima kasih. AZ.

Jawapan: Sabarlah. Semua ini tidak akan hilang cepat!

Ya Dr.Chris. Kami sekeluarga selalu menyarankan ibu untuk tetap bersabar. Kami ucapkan Terima Kasih banyak atas petunjuk yang Dr.Chris berikan. Pertama kali minum pain teh, sakitnya hilang segera. tetapi sekarang 2 kali minum baru bisa hilang. Ayah saya menggunakan 3 sendok pain teh untuk 2 kali perebusan. (minum rebusan yang kedua ini baru sakitnya hilang).

Diduga Kanker Hidung: Ia Menolak Biopsi. Setelah Dua Bulan Minum Herbal Dokter Mengatakan Ia Sudah Sembuh!

Fit adalah seorang wanita berumur 37 tahun dari Indonesia. Pada bulan Mei 2012, dia menemani temannya untuk perawatan medis di Penang. Sementara tinggal di Penang, ia mengambil kesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter tentang pembengkakan di tulang leher kanannya. Dokter meyakinkannya bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun ia mempunyai pembengkakan di sisi kiri lehernya. Spesialis THT menduga NPC (kanker hidung) dan menyarankan Fit untuk melakukan biopsi. Jika hasilnya positif NPC, maka Fit harus menjalani radioterapi. Fit menolak biopsi dan segala intervensi medis. Ia  datang kepada CA Care pada 10 Mei 2012.

 

 

Mengapa Dia Menolak Biopsi dan Intervensi Medis Selanjutnya?

Saya ingin tahu mengapa Fit begitu bersikeras menolak untuk melakukan biopsi – yaitu, mengambil satu  risko benar. Dengarkan apa yang dia katakan.

 

Kanker Serviks Stadium 3B: Kesehatan Pulih Setelah Minum Herbal dan Tidak Mau Melanjutkan Lagi Pengobatan dengan Kemo dan Radiasi.

The Ai Hoa (TAH) adalah seorang wanita 78 tahun dari Indonesia. Pada bulan Mei 2008 vaginanya mengeluarkan cairan warna kecoklatan. Dia berkonsultasi dengan dokter kandungan dan diberitahu tidak ada yang salah. Pada bulan Februari 2009, pengeluaran cairan itu terulang. Dia berkonsultasi dengan dokter kandungan lain dan lagi-lagi diberitahukan hal yang sama – tidak ada yang salah.

Putrinya ( Dewi)  membawa TAH ke Singapura untuk konsultasi lebih lanjut. Pap smear yang dilakukan pada tanggal 16 Maret 2009 mengindikasikan suatu kondisi sebagai berikut : high grade squamous intraepithelial lesion / HSIL) / CIN 3 (indikasi kanker mulut rahim ).

Biopsi jaringan serviks dilakukan dan menunjukkan adanya microinvasive squamous cell carcinoma.

Sebuah PET-CT scan pada 23 Maret 2009 menunjukkan suatu kondisi kanker mulut rahim / cervix  yang sudah lanjut dengan penyebaran ke arah rahim mencakup rahim dan bagian atas dari vagina. Terdapat pula banyak tanda-tanda adanya masa pada kelenjar getah bening yang tersebar didaerah sebelah kiri iliac, aorto-caval, recto-caval dan bilateral paraaortic ,  ini menggambarkan suatu penyebaran kanker ( metastasis ).  Tidak terdapat tanda-tanda / bukti dari suatu metastasis didaerah peritoneal ataupun  hati.

Hasil tes darah pada tanggal 24 Maret 2009 menunjukkan hemogram normal dengan ESR 25 mm / jam. Tes ginjal dan fungsi hati normal tapi LDH nya 210 (normal <190). CEA nya 6,9 (n <5) dan CA 125 nya 124 (n <35). HBsAg nya reaktif.

TAH dirujuk ke dokter lain untuk evaluasi CEA tinggi dan HBsAg. Dia menjalani endoskopi saluran GI nya pada tanggal 26 Maret  2009. Hasil penelitian menunjukkan kerongkongan normal tetapi tercatat adanya gastritis antral. Dia dinyatakan positif Helicobacter pylori. Kolonoskopi menunjukkan banyak polip sessile kecil di rektum. Pada biopsi itu tampak polip hyperplasic / metplastic. Dia mulai dengan Baraclude (entecavir) pengobatan untuk hepatitis B nya (carrier).

Bone scan pada tanggal 28 April 2009 menyimpulkan : meningkatnya suatu tanda / jejak yang cukup berbahaya pada garis tengah bagian atas tulang sakrum , begitu juga pada tulang sakral bagian kiri. Tetapi kemungkinan besar karena perubahan degeneratif, bukan karena metastasis tulang.

Pada tanggal 25 Maret 2009, TAH menjalani  kemo-radiasi  secara bersamaan. TAH menerima 28 kali pengobatan radiasi dan 3 kali brachytherapy (internal). Setiap pengobatan kemo diulang setiap minggu. Obat-obatan yang digunakan adalah Cisplatin dan 5-FU.  Setelah empat dosis kemoterapi      ( seharusnya  8 kali ) TAH mengalami mengalami  penurunan  sel darah putih dan sel darah merah yang signifikan ( myelosuppresion ).  Kemoterapi dihentikan untuk sementara.

Biaya Pengobatan

Tidak terhitung biaya lain, TAH harus membayar minimal total S $ 24.700 untuk perawatannya di Singapura.

Rinciannya sebagai berikut: Radiasi  S $ 17, 000;  Brachytherapy (radiasi internal) S $ 4.500; Kemoterapi S $ 3.200.

Kesehatannya memburuk setelah Pengobatan di Singapura

Chris:  Kapan dia menyelesaikan semua pengobatannya di Singapura?
Dewi : 16 Mei 2009 dan kami pulang ke Indonesia. 

Dengan pengobatan, itu apakah dia menjadi lebih baik? Lebih baik dari sebelumnya?
Dewi : Tidak, dia merasa mual dan lelah. Dia tidak bisa duduk lama dan merasa sakit di punggungnya. 

Sebelum pengobatan di Singapura bagaimana kondisi ibu? Baik atau buruk?
Dewi : Dia sehat. 

Sebelum pengobatan dan setelah perawatannya – apakah ada bedanya?
Dewi : Ya, berbeda. Keadaannya lebih buruk setelah menjalani perawatannya di Singapura. 

Anda menghabiskan semua uang itu dan apa yang terjadi kemudian?
Dewi : Dia lebih lelah. 

Kalau begitu, apa artinya semua itu?
Dewi : Mama tidak ingin melanjutkan pengobatan lagi. Tapi dokter nya mengatakan, “Tidak, tidak, kau tidak bisa berhenti. Anda memerlukan tambahan lebih banyak darah “. Jadi, kami makin bingung..

Apakah anda berpikir ibu akan mati jika dia melanjutkan pengobatannya?
Dewi : Kemungkinan besar!

Apa yang terjadi selama kemoterapi? Apakah dia menderita?
Dewi : Sulit baginya. Dia merasa mual, ia mengalami kesulitan makan. Dia tidak punya kekuatan untuk bicara.

Dia sudah 75 tahun. Saya tidak akan melakukannya jika dia ibuku.
Dewi :  Ahli radiologi di Singapura mengatakan, “Jika dia ibu saya, sayapun akan memberinya radiasi.”

Oh ya, tentu saja. Jika anda pergi ke tukang cukur pasti dia akan meminta anda untuk memotong rambut Anda!

Dewi : Saya katakan kepada ahli radiologi bahwa ibu sudah tua tapi dia bersikeras bahwa jika ibu adalah ibunya, dia tetap akan melakukan hal yang sama. Karena dia seorang dokter, kami percaya padanya. Tapi ketika saya pulang, saya mulai mencari alternatif. Itulah saat saya menemukan buku Anda. Ahli radiologi itu bahkan mengatakan jika nanti kami kembali untuk melanjutkan kemoterapi, kemungkinan besar ibu akan perlu menjalani 20 kali radiasi lagi jika kelenjar getah bening nya masih bengkak. Tidak, mama tidak ingin kembali ke Singapura untuk perawatan lagi.

Setiap setengah jam Juice Therapy – ibu hampir pingsan

Setelah kembali ke Indonesia, TAH mengikuti program  JuiceTherapy 21-hari-yang ditawarkan oleh seorang praktisi alternatif. Dia harus minum semua jenis jus setiap setengah jam. Dia hampir pingsan selama terapi dan ahirnya menyerah.

Putrinya menemukan CA Care

Putrinya membaca buku kami, Kanker: Mengapa Mereka Hidup (versi Bahasa Indonesia dari Cancer: Why They Live). Ini meyebabkannya mengunjungi CA Care. Dia mendapatkan herbal dari Pak Teddy di Jakarta. Setelah empat minggu minum herbal yang diberikan , TAH merasakan kondisi yang  lebih baik. Ekspresi wajahnya membaik, frekuensi buang air kecil nya berkurang. Dia bisa duduk di toko roti putrinya sepanjang satu pagi. Sebelumnya dia tidak bisa melakukannya bahkan untuk selama setengah jam saja dan harus pergi ke atas dan berbaring.

Putrinya terbang mengunjungi kami di Penang tanggal 19 Juli 2009. Di bawah ini adalah rekaman video pada hari itu.

 

4 April 2010 – TAH dan putrinya datang ke Penang

Setelah meminum ramuan itu selama sekitar sepuluh bulan, TAH datang mengunjungi kami untuk pertama kalinya, disertai dengan putrinya Dewi. Dia mengalami beberapa masalah berikut:

1. Dia merasa “ada rasa panas” di dalam perutnya.
2. Buang air kecil dia sangat sering – 7 sampai 8 kali setiap malam dan ini menyababkan tidurnya terganggu.
3. Dia mengalami inkontinensia.
4. Dia menderita kram di kaki jika berdiri terlalu lama.
5. Telapak kakinya terasa “tebal”.
6. Dia memiliki nyeri di sendi jari-jarinya.
7. Perut terasa kembung dan ini menyebabkan ketidaknyamanan.

Mama, bagaimana Anda rasakan setelah mengkonsumsi herbal?

Dewi : Kebanyakan orang yang melihatnya berkata dia tampak lebih baik.
TAH: Saya merasa tulang punggung saya lebih baik setelah minum Teh Bone. Saya menjaga diet saya – Saya tidak makan ikan, daging atau ayam. Apakah saya harus menjaga pola makan ini sampai aku mati?

Saya tidak sakit tapi saya juga menjaga diet saya. Saya tidak ingin menunggu sampai jatuh sakit baru menjaga diet saya.

Dewi : Tapi dia mengkhawatirkan berat badannya tidak bertambah.

Apakah Anda ingin menambah berat badan? Banyak orang Indonesia yang datang ke sini berkata seperti itu – mengeluh tentang tidak bisa jadi lebih gemuk! Tapi saya katakan pada mereka – Anda bukan babi atau sapi. Jika Anda mau menjual diri sendiri dengan cara kiloan silakan lanjutkan agar menjadi gemuk. Yang penting bagi Anda adalah bahwa Anda sehat – tanpa masalah. Jika Anda bisa makan, bisa tidur, dapat berjalan atau bergerak dan tidak memiliki rasa sakit – apa lagi yang Anda inginkan? Berat badan Anda akan naik lagi dikemudian hari, namun itu butuh waktu. Bersabar. Anda sudah 76 tahun sekarang dan Anda terlihat baik – baik. Tenang saja.

TAH: Anda telah membantu begitu banyak orang! 

Sekarang, izinkan saya bertanya :  Ada seorang pasien dengan keadaan yang sama dan berasal dari tempat  yang sama dengan anda. Banyak pasien datang menemui saya karena diadan dia kondisinya baik. Dia memiliki toko roti atau sesuatu seperti itu.

Dewi : Ya, itulah kami – kami memiliki toko roti. Setelah pengobatan kami di Singapura, mama selalu merasa mual dan lelah. Dia tidur di lantai atas. Sekarang, dia mampu membantu menjaga toko.

 

Komentar

Saya bertanya kepada anda untuk serius memikirkan hal berikut ini:

1. Dengan semua teknologi modern dari ilmu kedokteran – PAP smear, Biopsi, CT scan, PET scan, Bone scan, Endoskopi, Kolonoskopi, gabungan Radioterapi – Kemoterapi, Brachytherapy dan Kemoterapi – bagaimana kondisi TAH berakhir? Memang prosedur ini mungkin atau mungkin tidak penting, tetapi apakah anda pernah berpikir kalau semua ini adalah jawaban atas masalahnya? Yah, bahkan dia berakhir dengan Baraclude yang diresepkan untuk hepatitis! Apa pendapat Anda tentang hal ini?

2. TAH sudah 75 tahun – jika ia adalah ibu anda dan jika anda adalah seorang ahli dalam radioterapi dan kemoterapi – apakah anda akan menyarankannya untuk menjalani perawatan tersebut? Ahli radiologi Singapura mengatakan ya! Apakah anda bisa terima?

3. Sebelum menjalani kemoterapi dan radioterapi apakah anda ingin tahu apa efek           samping dari pengobatan ini? Jika anda ingin tahu – kenapa tidak anda tanyakan ke           dokter? Tapi apa pun yang mereka katakan perlu selalu anda periksa kontra           informasinya yang dapat ditemukan di internet. Setelah menelusuri daftar efek          sampingnya, gunakan akal sehat anda dan ajukan pertanyaan ini – Apakah perawatan ini masuk akal bagi anda ?

Apa efek samping dari radiasi (eksternal) dan brachytherapy (radiasi internal)?

Dalam forum kanker, banyak wanita menulis tentang pengalaman mereka. Berikut adalah beberapa contoh:

•  Ibu saya menjalani 2 kali perawatan brachytherapy. Beberapa minggu setelah pengobatan dia mengeluh merasa tidak nyaman di punggungnya.

•  Saya mengalami 3 sesi brachytherapy dan efek sampingnya adalah – perdarahan selama beberapa hari setelah setiap sesi, kekurangan energi dan perlu tidur lebih dari biasanya.

•  Meskipun diberitahu kemungkinan efek samping dari pengobatan radiasi, ternyata saya tidak benar-benar siap. Saya diberitahu bahwa saya akan mengalami masalah dengan buang air besar saya. Saya tetap meneruskan dan masih menjalaninya, satu dan satu setengah tahun kemudian. Saya pertama kali mengalami “mencret” sekitar empat minggu setelah menjalani pengobatan. Selama berbulan-bulan setelah radiasi saya mengalami nyeri punggung bawah dan kaki. Tak seorangpun yang benar-benar bisa memberikan penjelasan untuk itu, tapi saya menduga bahwa banyak hal yang saya rasakan itu akibat dari kerusakan saraf dan jaringan. Membungkuk atau berjongkok lebih menyakitkan lagi.

•  Saya juga menjalani tiga hari radiasi internal yang berkontribusi terhadap apa yang disebut ‘stenosis’ atau vaginal scarring (goresan-goresan / parutan pada vagina).

•  Pada awalnya saya merasakan perut saya berontak. Sekitar delapan bulan setelah perawatan, saya mengalami pendarahan dubur dan merasakan ‘penyumbatan’ yang ternyata adalah peradangan kronis akibat radiasi.

•  Selama dua minggu terakhir pengobatan radiasi eksternal, saya mengalami diare, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan. Sesekali vagina saya gatal. Masalahnya berkembang dengan inkontinensia stres (kebocoran urin saat bersin, batuk dll). Ahli radiasi onkologi saya mengatakan radiasi telah merusak otot-otot yang mengendalikan pengeluaran urine dari kandung kemih ke saluran urin ( sphincter).

•   Saya merasa pasti bahwa efek-samping tidak di jelaskan seluruhnya, hampir sampai ke titik kebohongan. Saya bisa mengerti bahwa mereka tidak ingin menakut-nakuti dengan segala macam komplikasi yang jarang terjadi, tapi saya lebih suka “menerima kenyataan sebenarnya”, jadi berbicara, apa adanya. Saya diberitahu bahwa pengobatan radiasi internal sementara mungkin akan menyebabkan beberapa masalah kandung kemih dan buang air besar. Saya mulai mengalami iritasi kecil kandung kemih setelah pengobatan radiasi pertama, dan juga mengalami diare ringan. Lima tahun setelah perawatan, saya masih memiliki “keanehan” pada masalah buang air besar  – ketika saya merasa ingin b a b, saya biasanya harus b a b *Segera*, kadang-kadang beberapa kali sehari, dan  adalah suatu yang “normal” tampaknya, bila mengalami segala sesuatu antara mencret dan sembelit. Saya tidak menyadari hal ini adalah efek  paska-radiasi sampai saya menemukan wanita lain di internet yang juga menjalani radiasi dan sedang mengalami gejala yang sama. Saya merasa lelah dan “melayang” selama beberapa bulan setelah pengobatan. Saya juga mengalami menopause, pada usia tiga puluh empat. Gejala menopause :  rasa panas diseluruh tubuh, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, dan kemurungan, meningkat dalam intensitas selama beberapa bulan sampai akhirnya saya menyadari apa yang sedang terjadi. Radiasi juga menyebabkan goresan-goresan/parutan pada vagina saya.

Efek Samping dari Brachytherapy
• Mual

• Gangguan pencernaan seperti mencret, sakit perut.

• Inkontinensia di saluran air seni.

• Kekeringan di saluran vagina, rasa sakit dan perdarahan vagina dll

• Ada juga banyak efek samping yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ reproduksi seperti saluran vagina menjadi sangat sempit akibat radiasi. Panjang rongga vagina juga makin pendek karena prosedur ini, melakukan hubungan seks sangat menyakitkan dan tidak nyaman.

• Menopause juga kadang-kadang dipercepat sebagai akibat dari brachytherapy.

• Efek samping lain yang penting dari brachytherapy adalah hilangnya kepadatan tulang.

Efek Samping dari Cisplatin

• Meningkatnya risiko terkena infeksi dari penurunan sel darah putih.

• Kelelahan dan sesak napas akibat penurunan sel darah merah.

• Gampang memar berbintik akibat penurunan trombosit.

• Kelelahan selama dan setelah perawatan dan merasakan atau menjadi sakit.

• Cisplatin dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

• Gangguan pendengaran, terutama terhadap suara bernada tinggi.

• Denging di telinga.

• Kehilangan nafsu makan.

• Hilangnya indera pengecap atau merasa hambar.

• Mati rasa atau kesemutan pada jari tangan dan kaki yang mengakibatkan kesulitan           melakukan gerakan rumit.

• Reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal, merasa panas, menggigil, kemerahan pada wajah, merasa pusing, sakit kepala, sesak napas, gelisah atau kebutuhan mendadak untuk buang air kecil.

• Kejang otot.

• Detak jantung meningkat (selama atau segera setelah mendapat dosis).

• Punggung belakang atau samping rasa sakit disertai demam atau kedinginan.

• Nyeri pada persendian.

• Penglihatan kabur

Efek Samping dari 5-FU

• Seriawan disekitar rongga mulut.

• Penurunan sensitivitas indera pengecap.

• Diare.

• Masalah penglihatan.

• Perubahan kulit.

• Risiko terinfeksi, memar berbintik dan berdarah karena penurunan jumlah sel darah.

• Merasa cape atau kelelahan.

• Merasa sakit atau mual dan muntah.

• Rambut rontok.

• Perubahan warna kuku jari dan kaki. (menghitam).

• Kepekaan terhadap matahari.

• Bengkak berbintik dan kemerahan pada telapak tangan dan telapak kaki.

• Dada nyeri dan merasa tertekan di tengah dada.

Renungkanlah kutipan di bawah ini:

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada TAH dan keluarganya yang telah memberikan kami izin untuk menceritakan kisahnya dan menggunakan video di atas. Saat ini usia  Ai Hoa 78 !  Pada saat ini dia betul-betul baik kondisinya – dan kesehatannya tercermin pada gambar-gambar dibawah ini. Dia telah hampir tiga tahun mengkonsumsi herbal CA Care.

Diterjemahkan oleh : Tan Hoan Hing  dan  di edit oleh : Teddy Setiawan.

 

Kanker Rahim-Ovarium-Paru, Bagian 2: Harapan: Setelah Tiga Hari Minum Obat Herbal Ketika Dirawat di Rumah Sakit

Benar-benar sangat mengejutkan ketika pagi hari tanggal 20 Desember 2011, pasien, ditemani temannya seorang dokter dan beberapa anggota keluarga, datang ke CA Care. Pasien diperkenankan meninggalkan rumah sakit sehari sebelumnya dan pagi itu setelah keluar dari rumah sakit mereka lengsung terbang ke Penang.

Simak sendiri cerita menakjubkan ini.

 

Catatan: Pihak keluarga telah mengizinkan penggunaan video dan gambar tanpa harus menutupi wajah pasien.

 

Chris: Oo, kamu yang datang menemui saya pada minggu kemarin – waktu itu ibumu masih dirawat di Methodist Hospital di Medan?

Anak perempuan: Ya, ya. Ibu dirawat sekitar 12 hari dari tgl.8 sampai tgl.20 hari ini. Setelah boleh keluar dari rumah sakit pagi ini kami langsung kemari .

Wah, ini banyak orang?

Anak: Ini keluarga semua.Anak2 ada 3 orang , ini suami nya , itu adik dan keponakan , yang ini sahabat baik  dan juga seorang dokter .

Kamu datang tanggal 14 Desember 2011. Saya beri kamu obat. Apa mama meminumnya?

Anak: Ya. Sampai di Indonesia langsung saya kasih minum. Sejak tanggal 15, 16, 17, 18, 19 sudah lima hari.

(Berbalik ke pasien) Setelah minum obat selama 5 hari itu, bagaimana rasanya?

Pasien:  Enak. Ya engga pake oksigen lagi.

Adik: Sebelum minum obat, pake oksigen dan nafas sesak. Setelah 3 hari minum obat sudah tidak sesak dan oksigen dilepas.

Anak: Saya tidak kasih tahu dokter. Setiap dokter kasih pil untuk mama minum saya tidak kasihkan. Saya gantikan dengan obat-obat yang dokter Chris kasih. Tapi untuk yang suntik-suntik saya tidak berani.

Adik: Dokter terkejut. Ada mukjizat katanya mama bisa sembuh .

Anak: Setelah minum obat mama tidak pakai oksigen. Paru-paru sudah tidak ada air, sudah bersih. Sebelumnya nafasnya satu-satu seperti ikan megap-megap.  Waktu awal minum obat itu bisa tiga sampai empat kali buang air besar.

Ya, bagus. Itu yang saya mau, saya buang kotorannya.

Anak: Kami khawatir takut ada apa-apa, apa obatnya gak cocok. Saya bilang untuk terus minum, mungkin kotorannya sedang dibuang.

(Berbalik ke pasien) Ibu, waktu minum obat ada masalah?

Anak: Pahit!

Pasien: Minumnya gak susah.

Setelah minum obat beberapa hari, apa lebih susah?

Pasien: Tidak, lebih enak bukan lebih susah.

Jadi selama di rumah sakit pakai teh saya?

Anak: Ya, saya masak di rumah dan saya antar ke rumah sakit dan saya kasih minum. Pada waktu suster pergi , cepat-cepat saya kasih minum obat herbal dari dokter Chris.

Ibu, gimana rasanya sekarang

Pasien: Pikirannya serasa kosong … blank . Sulit pipis. Itu masalah utama saya. Kantung kemih saya terasa penuh.

Anak: Kakinya lemas.

Tapi setelah minum obat, apakah masih nampak ada masalah sekarang?

Pasien: Tidak ada.

Kanker ovarium: Bagian 3 Pengalaman saya Dengan Kemoterapi dan Herbal Anda

Ketika Anda menjalani kemoterapi, Anda diberitahu bahwa Anda menderita kanker stadium 4. Apakah onkolog memberitahu Anda apakah kemo itu akan menyembuhkan Anda?
H: Inilah yang dokter katakan kepada kami setelah operasi, “Ingat Anda harus menjalani kemo. Anda perlu menjalani enam siklus.” Saya masih ingat ini adalah apa yang ia katakan kepada kami. Lalu ia menambahkan, “Anda menderita kanker stadium 4 – Anda harus menjalani kemo. Ingat itu.”

“Apakah Anda bertanya, apakah kemo dapat menyembuhkannya?
H: Pada saat itu kesan saya adalah kemoterapi akan mampu menyembuhkannya.

Apakah Anda menderita saat menjalani kemoterapi?
Ya. Saya tidak bisa tidur. Muntah dan merasa sakit sampai tulang.
H: Lebih dari itu, dia menjadi botak.

Menjadi botak, itu adalah hal yang normal!  Setiap tiga minggu, Anda menjalankan satu siklus kemoterapi. Berapa lama penderitaan Anda setiap kali setelah menjalani kemo?
Satu minggu penderitaan. Setelah kekuatan saya pulih, saya masuk ke siklus berikutnya. Saya tidak nafsu makan dan tubuh saya terasa sangat lelah. Selama itu saya merasa seperti sekarat. Saya tidak bisa membawa apa-apa dan energi saya terkuras. Setelah saya sembuh saya harus pergi menjalankan siklus berikutnya.

Anda menjalankan tiga siklus kemoterapi. Mana yang lebih sulit – yang pertama atau yang kedua?
Yang kedua lebih buruk daripada yang pertama. Tapi pada siklus ketiga saya baik-baik saja – itu setelah saya mulai mengkonsumsi obat herbal anda..

Oh, Anda mulai mengkonsumsi obat herbal setelah kemoterapi kedua Anda dan tepat sebelum Anda menjalani yang ketiga?
Ya, sebelum kemo yang ketiga. Saya mengkonsumsi teh Kemo (Chemo Tea) Anda dan juga Teh Nyeri Atas (Upper Pain Tea)
H:.Saya masih ingat apa yang Anda katakan kepada saya, “Saya tidak mendorong anda untuk menjalani kemo. Tapi saya juga tidak meminta anda untuk berhenti kemo. Saya tidak ingin disalahkan. Tetapi jika Anda ingin menjalani kemo maka konsumsilah Teh Kemo.” Lalu ia mengambil teh Kemo dan pergi untuk kemoterapi ketiganya.

Apakah Anda menderita efek samping setelah itu?
Sangat sedikit
H: Saya amati dia. Ada perbedaan kali ini. Sebelum mengkonsumsi herbal ia harus tidur dan merasa kesakitan. Setelah mengkonsumsi obat herbal anda tidak ada masalah lagi. Itulah yang saya amati – ada perbedaan itu.
Siti: Satu hal lagi dokter. Selama kemo pertama dan kemo kedua, kata dokter darah saya tidak normal. Setelah meminum herbal itu selama sekitar satu bulan atau lebih, kata dokter darah saya normal. Itulah yang dokter rumah sakit pemerintah katakan kepada saya. Tapi dia tidak tahu bahwa saya sudah mengkonsumsi obat herbal anda. Saya memiliki masalah lain ketika saya menjalani kemo. Saya cenderung menjadi pelupa. Saya merebus air selama berjam-jam dan saya tidak ingat itu. Ketika saya merebus herbal dan saya naik ke lantai atas, saya harus berdoa dan berdoa agar saya tidak lupa apa yang saya lakukan.

Itulah yang mereka sebut, “otak-kemo”. Sekarang, sudah lima tahun sejak Anda melakukan kemo – apakah Anda masih menderitai otak kemo ini?.
Ya, sesekali.  Saya masih cenderung lupa.
H:.Tapi masalah ini tidak seburuk sebelumnya. Sebelumnya hal tersebut parah.

Siapa yang mengatakan Anda menderita kanker stadium 4?
Dokter bedah yang mengoperasi saya bilang begitu. Saya bertemu dengannya bulan lalu (setelah lima tahun). Inilah yang ia bilang, “Pasien yang menderita kanker seperti Anda, seharusnya tidur di tempat tidur dan tidak bisa berjalan.” Dia menyiratkan bahwa saya  seharusnya sudah meninggal sekarang.

Itukah yang dia katakan?
Ya , spesialis yang mengoperasi saya. Suatu hari, anak saya juga masuk ke rumah sakit yang sama karena masalah usus buntu nya. Saya berada di rumah sakit dan kebetulan bertemu ahli bedah itu. Dia berkata, “Siti, kamu baik-baik saja?” Nada suaranya dan reaksi menunjukkan kepada saya bahwa dia benar-benar terkejut bahwa saya masih hidup. Dia kemudian menelepon dokter lain dan berkata (saya mendengar percakapan nya) : “Anda masih ingat Siti – pasien sekitar empat sampai lima tahun yang lalu. Dia masih hidup!” Bayangkan apa yang dikatakannya, Saya masih ada dan hidup! Kemudian dia mengatakan kepada saya, “Siti, datanglah kembali dan mari kita lakukan CT-scan.” Dia meyakinkan saya untuk kembali ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan. Setelah berpikir tentang hal itu, saya pikir saya harus melakukan scan.
Saya pergi untuk CT scan. Saya gemetar pada waktu itu – sangat khawatir jika mereka akan menemukan sesuatu dalam diriku. Setelah melakukan pemeriksaan, ahli bedah menatap saya dan berkata, “Selamat – Saya tidak bisa menemukan sesuatu di sana – bahkan tidak ada bekas luka.”

Apakah dokter pernah menanyakan apa yang telah Anda lakukan?
Dia tidak bertanya banyak.  Dia menatapku. Saya menduga dia ingin menanyakan sesuatu tapi enggan. Saya tidak yakin apakah dia merasa malu atau malu terhadap sesuatu.

Tapi apakah dia tahu bahwa Anda mengkonsumsi obat herbal?
Ya, saya bercerita tentang itu, tapi dia tidak meminta saya menjelaskan lebih jauh. Setelah saya dijelaskan hasil CT scan, saya berkata padanya, “Saya ingin pergi dan memberitahu Dr Chris tentang hal ini.” Dia bertanya padaku, “Siapakah Dr Chris.” Saya menjawab, “Herbalis dari Penang.”

Anda memang diberkati. Jika Anda bertanya kepada saya, apa yang bisa saya lakukan untuk Anda, saya harus mengakui saya tidak tahu harus menjawab apa. Tetapi saya ingin mengingatkan Anda bahwa bahkan setelah lima tahun Anda masih hidup anda belum sembuh. Untuk para dokter, masih hidup selama lima tahun dianggap “mengobati”. Itu tidak benar sama sekali. Bahkan jika Anda bertahan hidup sepuluh tahun, anda masih belum sembuh.
Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya kepada saya. Saya berdoa agar Anda dapat terus melakukan pekerjaan yang baik selama-lamanya untuk membantu masyarakat kita.

Mari kita semua memuji Tuhan dan bersyukur kepada-Nya untuk berkat-Nya. Dia memberi saya pengetahuan untuk membantu orang lainnya:.

Komentar

Baca kisah lengkapnya:
Bagian-1 Dia menyerah dengan Kemoterapi dan Beralih ke Herbal – Masih Sehat Setelah Tujuh Tahun

Bagian 2 Awalnya Kami Tidak Percaya dengan Apa yang Anda Lakukan

Bagian 3 Pengalaman Saya Dengan Kemoterapi dan Herbal Anda

Kanker ovarium: Bagian 2 Awalnya Kami Tidak Percaya dengan Apa yang Anda Lakukan

Wawancara kami dengan Siti dilakukan pada tahun 2005. Siti sudah mengkonsumsi herbal kami selama lima tahun terakhir.


Semua ini adalah berkat Tuhan.

Suami (H):.Kami sangat bersyukur pada Razuddin yang “mendorong” kami begitu banyak kali untuk datang dan menemui Anda. Pada awalnya kami ragu-ragu.

Karena Anda tidak percaya pada apa yang kita lakukan?

H: Ya memang – Saya tidak percaya pada terapi herbal  Tapi kemudian Razuddin terus memaksa dan satu hari kami membuat janji bertemu di kantor saya. Lalu aku mengalah dan dia kemudian ia mengantar kami ke Penang menemui anda.

Siti:.Ketika kami datang, saya sedang menjalani terapi kemo saya.

H: Dia sudah menjalani dua siklus dan akan menjalani yang ketiga. Saya masih ingat Anda memberitahu saya, “Jika anda memutuskan melanjutkan kemo, anda dapat mengkonsumsi Chemo Tea (Teh Kemo).”  Istri saya menkonsumsi Teh Kemo dan ia merasakan perbedaan! Sebelum mengkonsumsi herbal, dia kesakitan, demam dan tidak bisa tidur karena kemo. Sebelum dia memulai siklus ketiga kemo dia mengkonsumsi teh Kemo – tiga hari sebelum dan tiga hari setelah kemoterapi. Dia merasa baik-baik saja – tidak ada masalah. Hasil ini mulai membuat kami percaya pada apa yang Anda lakukan.

Yah, seperti yang telah saya katakan, Anda diberkati. Apa pun itu yang Anda terima ini adalah berkat. Ada orang yang melewatkan hal ini. Di CA Care kami tidak “berburu” orang-orang untuk  datang dan menemui kami. Mereka yang membutuhkan bantuan kami bisa datang mereka yang ingin kita bantu, kami akan membantu. Mereka yang tidak membutuhkan bantuan kami – itu juga tidak apa-apa.

H: Saya sangat bersyukur pada Razuddin untuk desakan-nya membawa kami ke sini untuk menemui anda. Kalau bukan karena desakan berulang-ulang kita tidak akan mengenal Anda. Ini memang berkat Tuhan. Jadi sebenarnya, kita memulai dengan sangat skeptis tentang apa yang Anda lakukan – dan kami tidak percaya terapi Anda.
(Catatan: Razuddin adalah “pasien kanker usus besar” kami. Dia menjalani operasi namun menolak kemo. Dia segera memulai terapi kami  dan  baik-baik saja selama bertahun-tahun sampai sekarang).

Siti, ketika Anda datang ke Penang pada hari itu, apakah Anda percaya pada kami ?


Saya meragukan –  tidak yakin sama sekali. Tapi setelah saya mulai mengkonsumsi herbal, saya merasa lebih baik dan kesehatan saya membaik. Saya mulai percaya.

Setelah Anda memulai konsumsi herbal, Anda menyerah setelah siklus ketiga kemo. Mengapa Anda menyerah dengan kemo ?
(Tertawa)
H: Dia semakin baik. Tidak ada alasan mengapa kita harus melanjutkan kemo lagi.

Dokter tidak marah pada Anda karena tidak melanjutkan? Apakah dia tidak menelepon Anda kembali untuk siklus keempat?


Ya, dokter itu tetap memanggil saya hanya saja saya tidak muncul.

Setelah meminum ramuan itu, apakah Anda benar-benar merasa lebih baik?


Ya, saya merasa tubuh saya lebih sehat. Saya tidak sakit lagi. Saya lebih bertenaga.

H:.Istri saya menderita kanker stadium 4. Banyak teman saya mengetahui hal ini. Tapi setelah mengkonsumsi obat herbal Anda, teman-teman benar-benar terkejut melihat dia begitu baik dan sehat. Beberapa dari mereka bertanya di mana membeli obat herbal anda. Beberapa orang memiliki kerabat yang menjalani kemo – hanya saja satu orang meninggal baru-baru ini.

Siti: Teman saya mengatakan bahwa saya tidak terlihat seperti seorang pasien kanker.  Saya tidak terlihat seperti saya menderita kanker karena saya tampak begitu baik dan sehat.

H:.Dia tidak menunjukkan gejala bahwa ia menderita kanker.

Berapa lama Anda mengkonsumsi herbal sebelum Anda bisa merasakan bahwa Anda merasa baik-baik saja?


Setelah mengkonsumsi herbal selama sekitar satu tahun.

Selain herbal kami, apakah Anda mengkonsumsi herbal lain atau obat lain?


Hanya suplemen vitamin. Tidak ada obat lain. Bahkan ketika saya sedang menjalani siklus ketiga kemo, saya tidak minum obat dokter. Saya membuangnya. Saya hanya mengkonsumsi obat herbal Dr Chris’.

H: Satu hal positif. Setelah mengkonsumsi herbal kami juga pergi untuk tes darah. Hasilnya baik. Kami mengulangi tes beberapa bulan kemudian. Hasilnya juga baik. Sehingga meningkatkan keyakinan kami dengan apa yang Anda lakukan. Sekarang kami percaya.
Komentar

 

Baca kisah lengkapnya:
Bagian-1 Dia menyerah dengan Kemoterapi dan Beralih ke Herbal – Masih Sehat Setelah Tujuh Tahun

Bagian 2 Awalnya Kami Tidak Percaya dengan Apa yang Anda Lakukan

Bagian 3 Pengalaman Saya Dengan Kemoterapi dan Herbal Anda

Kanker ovarium: Bagian 1 Dia menyerah dengan Kemoterapi dan Beralih ke Herbal – Masih Sehat Setelah Tujuh Tahun

Siti berumur 48 tahun ketika ia di-diagnosis menderita kanker ovarium stadium 4. Ia menjalani histerektomi total pada tahun 2005 dan dilanjutkan dengan tiga siklus kemoterapi. Dia menyerah terhadap kemo. Awalnya Siti dan suaminya tidak percaya dengan apa yang kita lakukan di CA Care. Sering kali, mereka “didorong” oleh teman untuk datang dan menemui kami. Akhirnya Siti dan suaminya mengalah dan datang ke Penang. Sejak saat itu dan seterusnya tidak ada jalan kembali. Kesehatan Siti meningkat. Sudah tujuh tahun sekarang dan Siti baik-baik saja.

Ini adalah rekaman video yang dilakukan pada tahun 2010 – lima tahun setelah Siti memulai pada pengobatan herbal.

Siti berumur 48 tahun ketika ia di-diagnosis menderita kanker ovarium stadium 4. Ia menjalani histerektomi total pada tahun 2005 dan dilanjutkan dengan tiga siklus kemoterapi. Dia menyerah terhadap kemo. Awalnya Siti dan suaminya tidak percaya dengan apa yang kita lakukan di CA Care. Sering kali, mereka “didorong” oleh teman untuk datang dan menemui kami. Akhirnya Siti dan suaminya mengalah dan datang ke Penang. Sejak saat itu dan seterusnya tidak ada jalan kembali. Kesehatan Siti meningkat. Sudah tujuh tahun sekarang dan Siti baik-baik saja.

Ini adalah rekaman video yang dilakukan pada tahun 2010 – lima tahun setelah Siti memulai pada pengobatan herbal.


Chris : Apa kabar
Siti: Terima kasih Tuhan saya baik-baik saja – sangat baik dan sehat.?

Ada masalah ? Ada rasa sakit ?
Nyeri tidak. Tetapi jika saya tidak mengkonsumsi herbal, saya dapat merasakan sedikit rasa sakit. Tapi rasa sakit tersebut tidak terlalu serius. Hanya sedikit saja. Dan setelah saya mengkonsumsi obat herbal, rasa sakit hilang.

Apakah Anda menemui dokter Anda belakangan ini?
Ya, saya menemui dokter bedah yang mengoperasi saya. Dia berkata, “Alhamdulillah” saya bersih – tidak ada kekambuhan
Suami: Dokter bedah-nya sangat terkejut.

Apakah ahli bedah tahu bahwa Anda tidak menyelesaikan kemo Anda ? (hanya menjalani tiga dari enam siklus)
Saya mengatakan kepada dokter bedah, saya mengkonsumsi herbal Dr Chris dari Penang. Tetapi dari cara dia bereaksi, saya merasa dia enggan meminta saya untuk menjelaskan lebih lanjut. Saya melihat beberapa dokter berkumpul dan mereka berbicara tentang saya dan beberapa orang menatapku. Dokter bedah mengatakan, “Sebenarnya Anda harus berbaring di tempat tidur – Stadium 4 kanker -. seharusnya anda berbaring di tempat tidur  Dia menatapku tak percaya.

Sejak meminum herbal itu, apakah Anda juga menjaga diet Anda?
Ya

Dan Anda mengkonsumsi herbal “religius”?
Ya.

Berolahraga secara teratur?
Tidak, saya punya masalah dengan lutut saya. Saya hanya berjalan sedikit-.

Anda telah menjalani herbal selama lima tahun sekarang  Sejak tahun 2005 – coba katakan apakah  Anda “muak” menjalani semua ini??
Apa yang dapat saya lakukan?  Saya tidak punya pilihan. Saya harus mengkonsumsinya. Saya tidak akan berhenti. Tuhan telah membuat saya menemukan herbal ini dan itu baik untuk kesehatan saya. Saya bersyukur dan saya tidak perlu merasa “muak”.

KILAS BALIK –  11 November 2005

Siti dan suaminya mengunjungi CA Care di Penang. Mereka ditemani oleh seorang teman, Razuddin,

Sekitar lima belas tahun yang lalu, Siti menjalani operasi untuk mengangkat fibroid-nya. Pada tahun 2005, perutnya kembung dan dia kemudian didiagnosis dengan kistadenokarsinoma serosa bilateral papiler dari ovarium dengan metastasis ke omentum

Pada saat kunjungan ini, Siti telah menjalani dua siklus kemoterapi dan akan menjalani siklus berikutnya dalam waktu enam hari. Karena Siti tidak yakin apakah dia ingin mengkonsumsi herbal kami, saya membiarkan ia memutuskan apakah dia ingin melanjutkan dengan siklus ketiga kemoterapi. Saya berikan resep Teh Kemo pada Siti jika ia memutuskan untuk melanjutkan kemo.

Siti dihadapkan dengan rasa nyeri seperti tertusuk di perutnya. Dia tidak bisa tidur. Dia  merasakan sakit di bagian atas tengah kepalanya. Untuk kanker-nya saya resepkan Kapsul A (Capsule A), Teh Rahim-ovarium (Utero-ovary Tea), dan T & E. Untuk sakit kepalanya saya berikan teh Nyeri Atas (Upper Pain tea).

Komentar

Baca kisah lengkapnya:

Bagian-1 Dia menyerah dengan Kemoterapi dan Beralih ke Herbal – Masih Sehat Setelah Tujuh Tahun

Bagian 2 Awalnya Kami Tidak Percaya dengan Apa yang Anda Lakukan

Bagian 3 Pengalaman Saya Dengan Kemoterapi dan Herbal Anda

Kanker Prostat: PSA Menurun Drastis ! Dia Lebih Memilih Herbal CA Care dari pada Casodex dan Zoladex

ML adalah seorang pria berusia 69 tahun dari Indonesia. Dia didiagnosa kanker prostat pada tanggal 6 September 2011. Sebelum diagnosa ini, ML sudah mempunyai  masalah dengan prostatnya sejak bulan April 2008. Angka PSA nya pada tanggal 1 April 2008 adalah 9,31 dan ini terus meningkat selama bertahun-tahun.

Pada tanggal 8 Desember 2011, kami menerima sebuah e-mail dari ML.

Dear Dr Chris,

Saya ML dari Jakarta yang menemui  anda pada tanggal 21 Oktober 2011. Setelah minum ramuan herbal  Prostat A , teh deTox Mountain Guava dan Kapsul A , angka PSA saya turun ke 0,37 dari 4,67.

Sebelum itu dokter menyarankan saya untuk mengubah diet saya dan memberi saya Casodex dan injeksi Zoladex. Ini membantu saya, angka PSA saya turun ke 4,67. Lalu saya menghentikan obat-obat tersebut dan mengkonsumsi obat herbal Anda. Setelah itu angka PSA turun ke 0,37.  Apa yang harus saya lakukan?  Apakah saya masih harus minum ramuan herbal tersebut dan untuk berapa lama ?

Terima kasih atas bantuan Anda.

Pada tanggal 16 Desember 2011, ML mengirim e-mail lagi.

Dr Chris,

Selamat, Puji Tuhan dari ML, Jakarta. Saya telah mengecek lagi PSA saya pada tanggal 14 Desember. Angka PSA saya menjadi = 0,19.

Berikut adalah catatan singkat riwayat medis nya :

  1. 1 April 2008, PSA 9.31.   Minum pil kelenjar prostat (Kai Kit Wan)
  2. 23 Jan 2009, PSA 11,83. Masih minum pil kelenjar prostat.
  3. 19 Jan 2010, PSA 23,7    Masih minum pil kelenjar prostat.
  4. 26 Mei 2010, PSA 19,83  Masih minum pil kelenjar prostat.
  5. 15 Juni 2011, PSA 33,23 Minum kapsul Conprosta  (Qian Lie Kang kapsul)
  6. 1 Agustus 2011, PSA 32,8
  7. 6 September 2011, Biopsi: dikonfirmasi  Adenokarsinoma Prostat dengan skor Gleason 4 +3 = 7..        USG: ukuran prostat dua kali ukuran normal. Bone scan normal, tidak ada metastasis.
  8. 17 September  2011, Infeksi prostat, nyeri. Dokter memberi resep antibiotik Levoproxacine & tablet Ratinidine.
  9. 20 September 2011, PSA  47,67  Pengobatan medis dengan Casodex & Zoladex. Diet vegetarian.
  10. 15 Oktober 2011, PSA  4,67  Minum Casodex.
  11. 21 Oktober 2011, Mengunjungi CA Care Penang. Berbicara dengan Dr.Chris Teo.
  12. 25 Oktober 2011, Singapore General Hospital. Departemen Urology. MRI: tidak ada penyebaran, kanker prostat (terbatas pada organ). Disarankan untuk menjalani operasi / radiasi. Operasi bedah dengan bantuan robot – prostatektomi radikal. Radiasi: dengan tehnik IMRT  (37 sesi). Menolak perawatan medis seperti yang disarankan oleh dokter SGH.
  13. 30 October 2011. Berhenti minum Casodex
  14. 1 Nov 2011, Mulai minum ramuan herbal CA Care: Kapsul A, Prostat A  &  Teh Mt.Guava  selama dua minggu.
  15. 15 Nov 2011, PSA 0,37 Terus melanjutkan dengan herbal CA Care.
  16. 14 Desember 2011, PSA 0,19.

Ini memang merupakan kasus yang menarik. Namun, ada banyak hal yang perlu diklarifikasi. Kami meminta Pak Teddy di Jakarta untuk bertemu dengan ML dan mendapatkan beberapa jawaban dari dia.

Di bawah ini adalah e-mail Pak Teddy.

Hello Prof Chris,

Berikut ini adalah jawaban dari dia. Dia datang kemarin. Kami berbincang selama sekitar 45 menit dan setelah itu harus pergi ke tempat lain.

Pertanyaan 1. Kapan dan mengapa dia datang dan menemui anda?
Dia datang menemui saya pada tanggal 27 September 2011. Dia ingin tahu tentang terapi herbal dari CA Care.

2. Siapa yang memintanya untuk datang?
Seorang teman di gerejanya yang  memberitahukan alamat saya.

3. Ketika dia datang –apakah dia percaya apa yang anda jelaskan kepadanya?
Pada waktu itu saya tidak tahu apakah dia percaya saya atau tidak. Tetapi dia membeli beberapa Herbal yang saya sarankan. Dan setelah itu dia datang lagi untuk kedua kalinya. Selama kunjungan kedua ini, ia menjelaskan bahwa setelah dia bertemu saya ( 2 minggu yang lalu ), ketika sampai dirumah dia membuka buku Alkitab nya. Dia membaca halaman yang dia buka dan ada informasi tentang Diet yang telah saya jelaskan kepadanya sebelumnya. Jadi dia mengikuti Diet yang saya disarankan. Dia juga memberitahu saya bahwa dia memeriksa di internet tentang bahan-bahan yang terkandung dalam Kapsul A. Setelah mempelajari bahwa Typhonium flageliforme memiliki kemampuan untuk melawan sel kanker. Dia menjadi lebih yakin pada herbal kami.

4. Dia datang ke Penang … setelah ia menemui anda — tetapi ia belum mulai  minum herbal. Mengapa – apakah dia tidak yakin? Setelah ia datang ke Penang ia mulai minum herbal?
Ya, benar dia tidak langsung minum herbal nya setelah menemui saya. Ini bukan karena dia tidak yakin. Pada saat itu dia sudah mulai mengkonsumsi Casodex. Dia ingin tahu seberapa jauh Casodex dapat bermanfaat. Dia mulai minum Casodex dan Zoladex  (suntikan pertama) pada tanggal 23 September 2011.Dan berhenti minum Casodex pada tanggal 30 Oktober 2011.

Pada  tanggal 21 Oktober 2011 dia mengunjungi anda di Penang. Setelah bertemu dengan anda dan membaca buku yang dibeli ( Prostate Cancer Healed Naturally ), dia menjadi lebih percaya diri bahwa dia berada di jalur yang benar.

Pada tanggal 25 Oktober 2011, dia pergi ke Singapore General Hospital, Departemen Urology. Dan disarankan untuk menjalani operasi / radiasi. Operasi bedah yang dibantu dengan robot – prostatektomi radikal. Radiasi dengan tehnik IMRT (37 sesi). Dia menolak perawatan medis yang disarankan.

5. Selain PSA turun, apakah ia juga merasa lebih baik setelah mengkonsumsi obat herbal?

Ya dia merasa bahwa tubuhnya lebih nyaman.

6. Dia minum Casodex dan injeksi Zoladex, hanya untuk satu bulan dan PSAnya  turun dari 47,65 – jadi  4,67 – itu berarti bahwa obatnya bekerja. Mengapa dia berhenti mengkonsumsi obat  ini dan beralih kepada herbal ?
Karena dia takut efek samping dari obat-obatan tersebut.

7. Dengan waktu kurang dari satu bulan dengan pengobatan Casodex dan Zoladex … apa yang dia harapkan dengan PSA nya ? Saya pikir PSA bisa turun menjadi 4,67 sangat bagus sekali.
Ya, dia tahu hal itu. Jika dia terus dengan terapi hormone, dia bisa mendapatkan angka PSA untuk turun, tapi di sisi lain dia tidak ingin mengambil risiko efek samping … kerusakan tulang, dll. Dia tidak ingin memiliki penyakit tambahan atau masalah baru. Dia lebih baik mengkonsumsi herbal. Dia percaya herbal tidak memiliki efek samping.

8. Apakah dia benar-benar menghentikan Caxodex dan Zoladex ketika dia mengkonsumsi herbal kami?
Ya, dia benar-benar berhenti dengan Casodex pada tanggal 30 Oktober 2011. Lalu dia mulai dengan Herbal kami pada tangal 1 Nov 2011 ( hanya herbal ).

9. Sekarang nya PSA 0,37 — bagaimana dia yakin bahwa itu adalah herbal yang membuat PSA turun?  Hal ini dapat disebabkan oleh efek dari Casodex / Zoladex.
Dia juga tahu hal tersebut. Mungkin efek Zoladex masih bekerja (3 bulan efektivitas) tapi sekali lagi dia tidak ingin melanjutkan karena takut akan efek samping yang dimungkinkannya. Sekarang dia merasa senang dan menjelaskan kepada saya bahwa dia hanya ingin melanjutkan dengan herbal.

Teman-teman dokternya  terheran-heran. Anda memiliki masalah dengan kanker prostat, tetapi anda tetap tersenyum dan anda tampaknya tenang-tenang saja ( karena mereka tahu bahwa kanker prostat dapat membunuhnya ). Dia menjelaskan kepada saya bahwa semua teman-teman dokternya merasa khawatir tentang dia.

Dia selalu menjawab mereka:  Saya tidak perlu operasi. Tapi angka PSA saya sekarang hampir nol. Selamat tinggal operasi …. ( dengan senyum di wajahnya ).

10. Apakah dia akan berhenti mengkonsumsi obat herbal — atau kapan dia berencana untuk melanjutkan mengkonsumsi herbal?

Tidak, dia tetap ingin melanjutkan terus dengan Herbal.

Komentar

Ada beberapa pelajaran yang dapat kita pelajari dari kasus ini setelah Anda mendengarkan percakapan kami dalam video ini.

1. Tentang menjadi orang yang keras kepala

Angka PSA  ML meningkat terus sejak April 2008. Saat itu berada di 9.31. ML mengkonsumsi obat herbal ( bukan dari CA Care). Angka PSA tetap meningkat meskipun ini dengan pengobatan herbal. Hal itu berlangsung tidak sampai bulan September 2011 dimana ML menjalani biopsi untuk memastikan apakah ada yang tidak beres dengan dirinya. Biopsi menunjukkan kanker prostat dengan skor Gleason 7 – sebagai catatan skor maksimal yang dimungkinkan adalah 10. Jadi secara medis ini adalah suatu kanker yang agak serius.

Saya mengajukan pertanyaan ini kepada ML : Anda telah mengkonsumsi obat herbal dari sejak bulan April 2008 – makin banyak dan makin lama Anda mengkonsumsi obat herbal- semakin tinggi PSA naik. Mengapa anda terus mengkonsumsi obat herbal tersebut – dengan meningkatnya PSA terus menerus berarti herbal tersebut  tidak berguna – mengapa terus meminum herbal itu atau melakukan hal yang sama terus ? Istrinya menjawab bahwa dia (suaminya) keras kepala. Keras kepala dapat menjadi sesuatu yang baik ataupun buruk. Keras kepala yang dikombinasikan dengan ” kedunguan atau kebodohan ” dapat menyebabkan bencana.

Jika segala sesuatunya tidak berjalan sebagaimana seharusnya untuk anda, kenapa menggantungkan kapada hal itu ?  Di CA Care kami mengatakan kepada pasien-pasien kami seperti ini: ” Cobalah herbal ini selama dua atau tiga minggu – paling lama sebulan. Tanyakan kepada diri sendiri apakah ramuan-ramuan ini membantu  anda atau tidak. Jika anda tidak mendapatkan manfaat dari herbal kami dalam jangka waktunya, berhentilah. Carilah orang lain untuk menolong anda.  ” Bergantung terus pada herbal kami selama berbulan-bulan tanpa mendapat manfaat apapun, tidak hanya membuang-buang uang tetapi yang lebih penting lagi adalah mempertaruhkan hidup anda..

Sisi baik dari sifat keras kepala (atau memiliki pikiran sendiri) adalah  bahwa anda tidak seperti sapi yang dicocok  hidung ! Hanya karena seorang ahli mengatakan sesuatu, apakah anda harus mengikutinya… ML pergi ke para ahli di Singapura dan dia ditawari operasi bedah dengan robotik atau radioterapi. Bagaimana anda menyikapi hal itu?  Lebih baik menjadi keras kepala ..?

Dr James Watson adalah pemenang Hadiah Nobel di bidang kedokteran. Kehormatan ini adalah sebagai penghargaan atas penemuannya tentang struktur heliks ganda DNA. Dia juga adalah direktur pertama dari National Institutes of Health’s Human Genom Proyect dari tahun 1988 – 1992. Sekarang beliau berumur 83 tahun dan sebagai ketua dewan yang sudah tidak aktif  ( tetapi boleh memakai gelar kedudukannya ) di Laboratorium Cold Spring Harbor, dan Dr Watson didiagnosis dengan kanker prostat. Setelah meneliti tentang pengobatan dengan radiasi dan operasi, dia memutuskan ikut suatu program yang dinamakan ” watchful waiting.”

Dia berkata, ” Saya sudah berumur 80 tahun dan mungkin tidak akan hidup sampai berumur 90. Jadi saya mungkin akan mati karena sesuatu yang lain selain kanker prostat..” Dia minum obat ibuprofen (pain killer) setiap pagi sebagai obat diabetes. Dia juga mendapat “latihan keras” dalam bentuk pertandingan tenis yang penuh semangat. Menjadi seorang yang terkenal seperti dia, tentu saja dia bisa mendapatkan perawatan medis terbaik di dunia untuk kanker prostatnya, tetapi dia tidak ingin menjalani perawatan medis tersebut. Mengapa ? Kadang-kadang ada baiknya juga untuk menjadi seorang yang keras kepala !

2. Efek samping dari Casodex dan Zoladex

ML tidak ingin melanjutkan dengan Casodex dan Zoladex (meskipun obat-obat tersebut tampaknya membantu) karena risiko dari efek sampingnya. Saya mengetahui bahwa keduanya, ML dan istrinya sudah  ” terlatih secara medis “. Jadi mereka tahu apa yang disebut “pengobatan ilmiah” – tetapi mereka percaya bahwa herbal lebih aman. Setiap orang memiliki preferensi masing-masing – sebagian orang akan mengatakan herbal tidak ilmiah atau tidak terbukti dan menyamakan mereka dengan omong kosong, sementara yang lain seperti ML yang berpikir sebaliknya.

Mari saya ingatkan anda tentang hal berikut – jangan membuat pilihan hanya berdasar pada preferensi anda, menyukai secara pribadi atau berdasar keyakinan. Buatlah keputusan berdasarkan data penelitian yang anda buat. Baca dan pelajari untuk diri sendiri – telitilah fakta-fakta , catatlah dan kemudian gunakan kepala dan hati anda untuk memahami apa yang anda ketahui. Itu adalah cara yang lebih baik untuk membuat suatu keputusan yang bijaksana. Sebelum itu, baca dan kenali lah fakta-fakta  tersebut terlebih dahulu.

Dan inilah data-data tentang efek samping dari Casodex dan Zoladex.

Efek samping umum dari Casodex: Sakit pinggang, panggul, perut, atau sakit tubuh secara umum, sembelit, penurunan daya seksual; diare, pusing, sering buang air kecil, terutama di malam hari, gastritis, sakit kepala, hot flashes, mual, sakit perut, berkeringat; kesulitan tidur ; tak bertenaga..

Efek samping berat dari Casodex: reaksi alergi parah (ruam, gatal-gatal dengan bitik merah, gatal, kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan mulut, wajah, bibir, atau lidah, kesulitan menelan, suara serak yang tidak biasa); tinja berwarna hitam atau berdarah; penglihatan kabur atau perubahan visi lainnya ; tulang nyeri, pembesaran payudara atau sakit, perubahan jumlah urin yang diproduksi, nyeri dada, urin berwarna gelap atau berdarah; pingsan, demam, menggigil, atau sakit tenggorokan persisten; gejala seperti flu, meningkat nya rasa lapar, haus, atau buang air kecil bermasalah , nyeri sendi, kekakuan, atau pembengkakan, kehilangan nafsu makan, perubahan mental atau suasana hati (misalnya, kecemasan, depresi); nyeri otot atau kelemahan; mati rasa atau kesemutan dari kulit, tinja berwarna pucat, batuk yang parah atau terus-menerus; berat atau persisten pusing, mengantuk, atau sakit kepala; terus-menerus mual atau sakit perut yang parah ; sesak napas, pembengkakan pada pergelangan kaki, tungkai kaki, atau kaki; memar atau perdarahan yang tidak biasa; kelelahan yang tidak biasa atau lemah, muntah, perubahan berat badan, menguningnya kulit atau mata .

Efek samping ringan dari Zoladex: hot flashes, berkeringat, sakit kepala, pusing, perubahan mood, meningkat atau menurun nya keinginan hubungan seks; kekeringan vagina, gatal, atau debit, impotensi, penurunan daya ereksi dari normal, payudara bengkak atau nyeri, sakit tulang; diare , sembelit; susah tidur (insomnia),  jerawatan , ruam kulit ringan atau gatal.

Efek samping yang serius Zoladex: sakit punggung, mati rasa atau kesemutan yang parah di kaki atau kaki, kelemahan otot, masalah dengan keseimbangan atau koordinasi, kehilangan kontrol kandung kemih atau buang air besar; kencing lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali, rasa sakit atau terbakar ketika buang air kecil ; darah dalam urine anda atau tinja; anda merasa seperti mau pingsan, kesulitan bernapas, kulit pucat, mudah memar, mual, kehilangan nafsu makan, rasa haus yang meningkat, kelemahan otot, kebingungan, dan merasa lelah atau gelisah; gula darah tinggi (rasa haus meningkat , buang air kecil meningkat, kelaparan, mulut kering, hawa mulut bau, mengantuk, kulit kering, penglihatan kabur, penurunan berat badan); mati rasa tiba-tiba atau kelemahan, sakit kepala parah tiba-tiba, kebingungan, masalah dengan penglihatan atau bicara ; nyeri di dada atau perasaan berat, nyeri menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, merasa sakit yang umum.

(Daftar efek samping diperoleh dari website, http://www.drugs.com/zoladex.html )

Dalam daftar pertanyaan kami untuk ML …kami bertanya: Selain PSA turun,apakah dia merasa lebih baik setelah mengkonsumsi obat herbal?

Jawabannya adalah: “Ya dia merasa bahwa tubuhnya lebih nyaman”. Hal ini penting. Apakah anda belajar sesuatu dari pernyataan yang sering diulang ini – ” Operasi nya sukses tetapi pasien meninggal karena komplikasi.” Apa gunanya menjalani operasi jika ini hasilnya ? Hal ini paling mengejutkan saat membaca apa yang ditulis oleh Dr James Forsythe didalam bukunya, The Compassionate Oncologist , “Menurut Perusahaan Besar Obat-Obatan yang mengendalikan industri obat kanker, kematian akibat kemoterapi dapat diterima asalkan protokol kemoterapi standar telah dipatuhi” (halaman 91) . Dapatkah anda menerima hal itu ?

3. Diet untuk kanker Anda

Ini adalah masalah yang paling membuat frustrasi bagi kita semua. Selama bertahun-tahun bekerja dengan pasien kanker, kami memiliki tugas berat untuk memberitahu para pasien agar mengatur makanan mereka. Diet penting untuk mengendalikan kanker anda. Tetapi itu suatu usaha yang berat. Dr James Forsythe (dalam buku nya The Compassionate Oncologist ) menulis, “Saya tahu dari pengalaman langsung bahwa ahli onkologi dan dokter tidak diizinkan untuk berbicara tentang suplemen atau diet sebagai bagian dari pengobatan kanker.”

  • Para pasien diberitahu bahwa mereka dapat makan apapun yang mereka suka. Diet tidak ada hubungannya dengan kanker mereka – makanlah apa saja dan nikmati ! Makan dengan baik sehingga anda dapat datang kembali agar dapat melanjutkan kemo atau radiasi berikutnya ! Sayangnya banyak pasien kanker yang tidak menyukai gagasan tidak boleh makan apa yang mereka sukai. Mereka berkata: “Saya sudah sekarat dan sekarang anda mengatakan kepada saya untuk tidak makan apa yang saya suka. Saya lebih baik makan apa saja sekarang sebelum terlambat ” Lainnya akan berkata: ” Pergi dan temui  Chris Teo dan anda akan mati karena anda tidak bisa makan apapun yang anda suka.” Saya ingat satu kasus klasik dari seorang dokter medis yang datang untuk meminta bantuan. . Dia telah menjalani chemo berkali – kali , tetapi pengobatan tersebut tidak menyembuhkan dia. Setelah saya mengatakan kepadanya untuk mengatur makanan nya, dia berkata, “Tidak, saya tidak percaya Anda. Saya tidak bisa mengikuti apa yang anda sarankan kepada saya ”  Lalu saya menjawab, ” Tidak, terapi saya bukan untuk orang-orang seperti Anda. Jika anda tidak siap untuk mengatur diet anda, silahkan pergi ke tempat lain untuk mencari pertolongan. “
  • Akhir-akhir ini, saya pelajari bahwa ada sedikit kemajuan. Seorang pasien datang kepada kami setelah diberitahu oleh dokter nya bahwa dia disarankan pulang dan tinggal menunggu, tetapi pada saat yang sama disarankan pula untuk mengatur dietnya. Kanker dihatinya sudah terlalu berat dan sudah tidak ada perawatan medis lagi yang dapat dilakukan. Saya bertanya kepada pasien itu apa yang dikatakan dokternya bahwa dia tidak boleh makan – apa yang dimaksud dengan ” mengatur diet anda ” ? Dan jawabannya mengejutkan saya  “Tidak, dia tidak memberitahu kita apa yang harus dimakan atau tidak makan. Dia hanya mengatakan, “ atur diet anda ”  Sungguh luar biasa hal seperti itu bisa terjadi !  Bagaimana anda mengharapkan pasien untuk mengetahui bagaimana caranya mengikuti saran anda, jika anda tidak memberikan informasi lebih lanjut ?  Di CA Care kami memiliki buku-buku tulisan kami, Makanan & Kanker,  memberitahu anda dengan tepat apa yang perlu anda ketahui tentang makanan. Kemudian, untuk membimbing anda di dapur, ada buku Memasak Masakan  Sehat.  Sekarang tidak ada alasan lagi mengapa pasien kanker  tidak tahu bagaimana mengatur makanan mereka. Jadi , tidak ada alasan mengapa pasien kanker tidak dapat makan makanan sehat, mencicipi makanan yang baik.
  • Dalam hal ini, ML adalah benar-benar beruntung telah menemukan seorang dokter medis yang mendorong dia untuk mengatur dietnya. Mari kita beri tepuk tangan untuk dokter ini !  Dr Dean Ornish adalah seorang dokter medis dan Presiden dari Preventive Medicine Research Institute dan Profesor Kedokteran Klinis di University of California, San Francisco. Dr Ornish telah mengarahkan uji coba terkontrol secara acak dan menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup yang komprehensif dapat menghentikan atau memutar-balikkan perkembangan stadium awal kanker prostat dan bahkan memutar-bailkkan penyakit jantung koroner berat, tanpa obat-obatan dan operasi.

Telusuri website-nya, http://www.pmri.org/dean_ornish.html dan pelajarilah sendiri bagaimana diet bisa bermanfaat untuk kanker anda. 

Diterjemahkan oleh Teddy Setiawan

Kanker Payudara Metastatik: Dari Putus Asa Menuju Harapan dan dari Harapan Menuju Kesembuhan

Riwayat medis

Pasien ini terdiagnosa kanker payudara yang telah menyebar ke tulang-tulangnya. Dia pergi ke Cina untuk berobat – menggunakan kemoterapi, cryoablation dan radioactive particle seed implant.  Pada tahun 2008, dia pergi ke Cina sebanyak tiga kali, dua kali di tahun 2009 dan satu kali di tahun 2010.  Pengobatan ini tidak lantas membuatnya sembuh. Sejak bulan Februari 2011, dia tidak bisa berjalan. Kaki sebelah kirinya sakit dan bengkak. Dua bulan kemudian dia menjalani operasi untuk kaki sebelah kirinya. Namun sakitnya tidak hilang.

Di akhir bulan September 2011, dia merasakan sakit di sekitar perut dan karenanya dilarikan ke rumah sakit. Keluarga menolak tawaran pengobatan lebih lanjut. Mereka mendengar perihal CA Care lewat seorang pasien lainnya (lihat kasusnya) https://cancercareindonesia.com/2011/09/21/kanker-paru-otak-penyembuhan-yang-tidak-mungkin-bagian-3-renungan-dan-pengakuan-suami/

Tanpa ragu, suami pasien dan menantu perempuannya segera membawanya untuk meminta bantuan kami di hari berikutnya, 9 Oktober 2011.

Dari Putus Asa Menuju Harapan 

Dia terjebak dalam kursi roda. Dia harus diangkat untuk dibawa ke dalam pesawat. Dia tidak bisa berdiri sendiri. Dia tidak bisa tidur karena menderita sakit di kakinya sepanjang hari. Setelah lima hari menjalani e-Therapy dan obat-obatan herbal, kondisinya membaik.  Rasa putus asa berubah menjadi harapan!  Pada tanggal 26 Oktober 2011, menantu perempuannya mengabarkan bahwa pasien (di rumahnya di Jakarta) bisa berjalan sendiri dengan bantuan tongkat berjalan. Pada hari ketika pasien pulang, dia mampu berjalan pelan-pelan ke dalam pesawat – tanpa perlu diangkat ke dalam pesawat seperti hari ketika dia pergi ke Penang. Baca cerita lengkapnya:  https://cancercareindonesia.com/2011/10/23/kanker-payudara-dari-keputusasaan-menuju-harapan-dalam-lima-hari/ 

Dari  Harapan Menuju Kesembuhan

Sekitar dua bulan kemudian, 7 Desember 2011, pasien beserta suami juga menantu perempuannya kembali mengunjungi kami. Kondisi pasien meningkat drastis. Dia bisa berdiri dan berjalan pelan tanpa bantuan apa pun. Dia berbicara dan tersenyum. Sungguh sebuah perbedaan yang besar dari kunjungan sebelumnya ketika semua orang terlihat serius, suram dan penuh antisipasi. Kunjungan kedua kali ini dipenuhi senyuman dan tawa – sangat santai.  Satu-satunya kecemasan yang dimiliki pasien saat ini adalah gangguan di kaki sebelah kanan serta kurangnya tenaga ketika berjalan.

Pembacaan Acugraph menunjukkan bahwa tingkat qi pasien hanya 19% (sangat rendah). Kami memberinya resep Energy Tea. Setelah tiga hari meninum teh herbal ini, tingkat qi meningkat jadi 31% (lihat gambar di bawah).

Pasien juga menjalani e-Therapy. Gangguan di kakinya itu hilang sedikit demi sedikit setelah pengobatan. Saksikan video ini dan lihat proses penyembuhan yang sedang berlangsung.

Catatan:  Pihak keluarga telah mengizinkan penayangan video tanpa harus menutupi wajah pasien.

Diterjemahkan oleh Andreas Kriswanto