Tidak Bisa Hamil Karena Sista Ovari, Minum Herba, Mengandung dan Melahirkan Putri

Ini adalah laporan medis yang ditulis oleh seorang dokter dari Klinik Perempuan Chu

Tanggal: 5 November 2007

Pasien, 31 tahun ini nullipara, menikah Desember 2006, telah terlihat pada tanggal 26 Agustus 2007 karena tidak mengandung.

Secara klinis dia baik saja. Siklus haid teratur dan tidak nyeri. Scan panggul menunjukkan ukuran normal dengan sista ovari bilateral dikandungan. Sista kiri jelas berukuran 39 x 27 mm. Sista kanan biloculated berukuran 51 x 36 mm.

Dia disarankan untuk memiliki laparoscopy dengan ovarian cystectomy dan ujian tubal patency. Ataupun, dia bisa menunggu dan menjalani scan ultrasound dari masa kesemasa untuk memantau besarnya sista ovari itu.

Dia tidak berjumpa saya lagi setelah pemeriksaan awal.

Catatan: Pasien ini menolak pembedahan. Dia datang ke CA Care untuk mendapat teh-teh herba untuknya. Setelah minum herbal, ia terus hamil dan melahirkan seorang putri.

Dia telah pergi kembali kepada dokter dan diawasi ukuran sista ovarinya. Sista kiri adalah 3,40 x 3,35 cm dan sista ovari kanan adalah 4,37 x 3,05 cm.

Dia pergi lagi untuk memeriksa besarnya sista itu. Kali ini dokter mengaka ukurannya adalah normal.

 

 

Iklan

Sista Ovari Saya Menghilang!

Chris (C): Kapan Anda memiliki kista?
Anita (A): Di Juli, 2003.

C: Terdapat sista di sebelah kiri?
A: Ya, kiri indung telur, sebesar 6,9 cm. Dokter sarakan operasi. Tapi saya tidak bersetuju. Saya datang di sini dan mulai minum herbal. Tiga bulan kemudian sista mengecil ke 3,7 cm.

C: Bagaimana Anda tahu sista mengecil ke 3,7 cm?
J: Saya pergi lagi ke dokter dan memiliki scan.

C: Apakah Anda terus minum herbal itu?
J: Ya. Saya terus minum sampai … .. Saya pergi lagi pada bulan November.

C: Itu juga 2003?
J: Ya. Dan dokter itu terkejut: Eh, bagaimana tidak ada lagi sista di ovari?  Lebih baik saya periksa lagi. Jadi dia melakukan scan sekali lagi. Discan, discan dan dikonfirmasi sista mengilang.

 

 

Nur Dengan Sista Ovari Menolak Operasi, Hamil, Melahir Seorang Putra, Sista Menghilang

Nur adalah seorang perempuan berusia 25 tahun. Dia sering menderita rasa sakit parah selama dia haid. Dia akan menarik keringat dingin dan kadang-kadang pingsan karena rasa sakit yang hebat. Ultrasound menunjukkan adanya sista di kedua ovarinya. Yang satu di sebelah kiri adalah sekitar 7,5 cm. Dokter juga diduga endometriosis. Akibatnya Nur disarankan untuk menjalani operasi. Tanpa operasi, Nur diberitahu bahwa dia tidak dapat hamil. Namun, dengan operasi dokter prediksi bahwa ia mungkin dapat mengandung walaupin ini tidak ada jaminan.

Nur tidak akan mengambil risiko operasi. Dia datang kepada kami untuk membantu. Kami resepkan herbal GY 5 dan GY 6. Selama minum herbal pada minggu pertama, Nur menderita rasa sakit berpulas-pulas, akhirnya sakit menghilang. Setelah minum herbal selama dua bulan Nur hamil!

Semuanya berjalan dengan baik dan ketika tiba saatnya untuk melahirkan bayi, dokter menyarankan agar dia mengalami kelahiran Caesarean (operasi). Intinya adalah untuk membunuh dua burung dengan satu batu (tentunya, biayanya lebih banyak uang juga. Kelahiran Caesarean biaya 4 juta rupiah sementara kelahiran normal biaya 0,5 juta rupiah di Indonesia). Menurut dokter, dia akan mengeluarkan dua sista diovarinya setelah melahirkan bayi.

Untungnya (atau sayangnya) setelah bayi dilahirkan, dokter mulai mencari sista tetapi tidak ditemukan. Sista telahpun menghilang.

Putra Nur sekarang delapan bulan dan Nur bawa putranya ke talk-show TVRI (klip video di atas).

Selain daripada memiliki bayi, Nur mengatakan ia memiliki bonus tambahan. Sebelum mengambil herbal, ia sangat sering menderita sakit lambung. Ini telah menghilang.