Bagian 1: 20 September 2013
Pasien opname di Hospital di Mdean
Bagian 2: 1 November 2013
Setelah 4 Minggu Minum Herbal
Bagian 3: 28 February 2014
Pasien di CA Care Penang, bisa jalan.
Bagian 1: 20 September 2013
Pasien opname di Hospital di Mdean
Bagian 2: 1 November 2013
Setelah 4 Minggu Minum Herbal
Bagian 3: 28 February 2014
Pasien di CA Care Penang, bisa jalan.
Beli di sini: http://bookoncancer.com/productDetail.php?P_Id=12
Beli di sini: http://bookoncancer.com/productDetail.php?P_Id=50
Apa yang harus kita makan untuk mencegah penyakit Kanker?
Tidak ada satupun makanan, supplement ataupun suatu produk yang telah terbukti dapat mengurangi resiko dalam rangka untuk mencegah penyakit Kanker.
Seperti yang telah kita ketahui , bilamana kita dapat menghindari hal2 seperti: makanan tertentu, kebiasaan dan gaya hidup, maka kita dapat menjauhkan diri dari penyakit Kanker dengan hasil yang baik.
Saat ini usaha ataupun upaya untuk mencari supplement ataupun “ Peluru Ajaib” untuk pencegahan penyakit Kanker selalu dijadikan suatu ciri didalam mempelajari dan penyelidikan dari suatu upaya pencegahan penyakit Kanker.
Perjalanan yang panjang telah ditempuh untuk mempelajari makanan tertentu dari sejumlah penduduk yang memiliki tingkat penyakit Kanker yang rendah, dengan harapan untuk menemukan “ Peluru Ajaib” tesebut.
Kita melihat produk2 baru bermunculan setiap hari yang menyatakan dapat mengurangi resiko terhadap penyakit Kanker.
Kami di Ca Care berpendapat bahwa tidak banyak orang yang bertanya tentang: Apa yang harus dimakan, untuk mencegah penyakit Kanker.
Tetapi lebih kepada “ Makanan apa yang harus dihindari untuk mencegah penyakit Kanker”.
Saya selalu bertanya “Mengapa tidak ada suatu penyelidikan yang mempelajari tentang: Makanan apa , Kebiasaan dan Gaya hidup bagaimana yang harus dihindari dalam upaya untuk mengurangi pertumbuhan penyakit Kanker”.
Sebenarnya, persoalannya sangat mudah. Upaya untuk mendidik orang agar menghindarkan mereka dari penderitaan, tidak menghasilkan uang .
Lebih baik biarkan mereka menderita dahulu, lalu baru kemudian tawarkan suatu pengobatan untuk mengatasi masalahnya.
Memang sangat menyedihkan, tetapi ini suatu kenyataan. Dan lebih menyedihkan lagi melihat mereka yang menderita tsb tidak ada keinginan untuk berfikir mawas diri dari upaya mereka yang berusaha memanfaatkan situasi!
Makanan apa yang harus kita hindari?
Makanan yang diawetkan baik berupa makanan dalam kaleng ataupun dalam botol.
Makanan yang mengandung bahan2 perasa buatan, pemanis buatan dsb.
1. Daging
Ayam , Sapi, Domba, Makanan Laut (Sea – Food) dll. Ikan boleh tetapi hanya sekali2 saja (bukan sbg menu utama), tetapi pastikan ikan tsb bukan yang dipelihara / ikan tambak. Hindari ikan yang mengandung bahan beracun. Bilamana ikan tsb hidup diperairan dimana banyak dibuang limbah beracun, maka ikan tsb akan mengandung racun.
2. Produk Susu
Susu hewan, Susu bubuk manis, Keju, Es – Krim dsb. Yogurt boleh tetapi hanya sekali2 saja (sebagai pelengkap) Bagi mereka yang mempunyai masalah dng Kanker Payu Dara dan Paru2, hindari semua macam produk minuman yang mengandung susu.
3. Gula
Gula Pasir, Gula buatan yang dibuat tepung jagung, Gula merah tertentu, Manisan, Gula yang terdapat pada minuman anggur manis, Minuman ringan, Minuman dengan label diet, Cokelat dsb. Madu hutan asli boleh sekali2 (sbg pelengkap).
4. Garam
Garam putih yang dihaluskan (garam meja), Kecap dsb.
5. Minyak
Makanan berlemak, Makanan yang digoreng. Minyak sayur yang jenuh (blmn dipanaskan), Mentega tiruan, Biskuit dng krim dsb. Untuk memasak selalu gunakan Minyak Wijen (sesame oil), Minyak Kelapa yang dibuat sendiri dan Ghee. Ketiga macam minyak tsb dapat dipanaskan hingga mencapai temperatur yng tinggi tanpa merusak struktur molekul nya. Ghee adalah mentega murni ( bukan margarine ) yng tidak mengandung garam, dng proses pemanasan sedemikian rupa shg menjadi minyak bening kuning keemasan. Extra Virgin Oil hanya digunakan sebagai campuran untuk membuat salad (tidak boleh dipanaskan sampai suhu temperatur tinggi). Yang termasuk minyak sayur: Minyak dari biji bunga matahari, Minyak Jagung, Minyak Kedelai dsb.
Lalu apa yang dapat saya makan
1. Banyak makan sayur saat waktu makan.
2. Buah2-an saperti : Nanas, Pepaya, Apel Buah Naga, Anggur ( dimakan berikut kulit dan biji nya ) semuanya sangat dianjurkan.
3. Banyak minum jus segar seperti: Wortel + Apel hijau , Wortel + seledri, Susu kedelai dsb.
4. Uasahakan sedapat mungkin segala sesuatunya tanpa di masak, misal nya di kukus, rebus.
Jangan makan makanan dalam kaleng, botol atau makanan yang di awetkan.
Ingat manusia diciptakan untuk makan buah2-an segar dan sayuran segar, bukan daging atau susu sapi.
Bilamana suatu waktu menginginkan sesuatu yang terasa manis, makanlah buah2-an segar saja, minumlah air yng bersih dan minum macam2 jus yang segar.
Halaman ini diterjemah oleh Teddy Setiawan
Bagaimana Caranya Untuk Bersiap dan Meminum Teh Herbal
1. Anda akan memerlukan periuk memasak (kaca, tanah liat atau baja tahan karat – jangan guna aluminium) untuk merebus teh. Pilih yang sesui dan cukup besar.
2. Untuk menghemat waktu habis di dapur menyiapkan teh, Anda mungkin merebus lebih dari satu herbal sekaligus. Dalam hal ini Anda akan memerlukan dua atau lebih periuk dan kompor. Semua teh harus direbus secara terpisah dan disimpan dalam botol-botol termos terpisah.
3. Teh akan diminum secara terpisah, di memisahkan waktu (lebih baik sedikitnya 1 atau 2 jam berpisahan). Sebelum waktu yang tepat untuk meminum herbal yang disiapkan itu, bisa Anda menuangkannya ke dalam cangkir untuk memanaskan itu kepada suhu yang nyaman untuk minum.
4. Jangan menyimpan teh semalam. Ia mungkin menjadi basi.
Dosis untuk berbagai teh mungkin berbeda. Ikutlah petunjuk yang diberikan di bagian atas kotak.
Berikut adalah beberapa petunjuk umum untuk persiapan herbal.
Detox Tea, C-tea dan LL-Tea
Jumlah teh yang perlu diguna dinyatakan pada label diatas kotak. Didihkan teh dalam 1 liter air. Setelah teh mendidih, rendahkan nyala api dan biarkan didih selama sekitar 25 menit. Matikan Saringan teh ke dalam botol termos dan simpan untuk minum. Kami menyarankan Anda minum 1 atau 2 liter teh sehari. Minum teh sepanjang hari sebagai air minum. Kalau Anda sudah menghabiskan teh, Anda mungkin minum air biasa.
Teh Herbal Ramuan Lainnya
Dosis teh digunakan dinyatakan pada label diatas kotak. Pada umumnya Anda harus menggunakan 6 sendok besar (tumpulkan) teh ke 3 cawan air (1 cawan sekitar 230 – 250 ml) dan masukkan kedalam periuk memasak. Didih teh tanpa menutup periuk. Setelah teh mendidih, rendahkan nyala api ke sederhana. Terus mendidih sampai teh ke sekitar 1 cawan. . Saring teh. Anda bisa membuang puing atau rebus kembali puing untuk minum nanti. Ini berarti, setiap ramuan Teh Herbal bisa direbus dua kali untuk diminum pada satu hari. Minum teh sekaligus pada waktu yang tertentu. Berikan satu atau dua jam, sebelum Anda minum teh berikutnya. Jika Anda merasa tak enak di mulut setelah minum teh, Anda bisa mengunyah sepotong kecil buah-buahan, seperti pepaya, apel, buah anggur.
Semua jenis ramuan teh harus direbus secara berasingan dan di minum berasingan (kecuali Pain Tea berikut).
Pain Tea
Gunakan 3 sendok besar (tumpukan) Pain Tea ke 3 cawan air dan rebus seperti . Didih teh sampai itu menjadi satu cawan seperti dibicara di atas.
Pain Tea bisa direbus dengan teh herbal lain lain (seperti, direbus sekaligus dengan Teh Otak, Teh Tulang, Teh Payudara, Teh Paru-paru, Teh Live- P, Teh Lymphoma, Teh Prostat, Teh Utero-Ovary, Ascites, dll. ). Ini menghemat waktu persiapan.
Di kasus ini, memakai 3 sendok besar Pain Tea + 6 sendok besar teh apapun. Gunakan 3 atau 4 cawan air dan didih ke 1 cawan. Perlu diketahui bahwa hanya Pain Tea saja yang bisa dicampur dengan teh lainnya. Teh lainnya harus direbus secara terpisah.
Contoh persiapan teh herbal
Pasien mengambil Breast M, Liver P, Ascites dan 5 kali Pain Tea sehari.
1. 6 sendok besar Breast M + 3 sendok besar Pain Tea. Didihkan seperti yang dijelaskan di atas.
2. 6 sendok besar Liver P + 3 sendok besar Pain Tea. Didihkan seperti yang dijelaskan di atas.
3. 6 sendok besar Ascites + 3 sendok besar Pain Tea. Didihkan seperti yang dijelaskan di atas.
4. Pasien perlu meminum 2 dosis lebih dari Pain Tea. Gunakan 6 (3 +3) sendok besar Pain Tea dan gunakan 6 cawan. Didih teh ke 2 cawan seperti yang dijelaskan di atas. Minum satu cawan Pain Tea sekaligus.
Kadang-kadang pasien kesulitan untuk minum teh terlalu banyak. Dalam situasi seperti itu, maka teh dapat terkonsentrasi oleh mendidih lagi untuk mengurangi volume ke ¾ atau ½ a cawan bukan 1 cawan.
Menjadwalkan Minum Herbal
Ambil contoh untuk pasien yang diresepkan:
1. Capsule A + B, 2 + 2 kapsul tiga kali sehari.
(Catatan: Capsule A + B harus diminum dengan air madu. Gunakan setengah sudu teh madu dalam air setengah panas dan minum bersama-sama dengan kapsul. Madu adalah obat untuk tujuan ini. Jangan mengganti dengan gula. Jika anda hanya mengambil Capsule A, maka tidak perlu minum dengan air madu).
2. LL-Tea, minum sebagai air minum.
3. Breast-M tea, satu kali dalam sehari.
4. Live-P Tea, satu kali dalam sehari.
5. Ascites-Teh, satu kali dalam sehari.
6. Pain Tea, 3 kali sehari.
Anda mungkin rencana jadwal sebagai berikut:
8.00 pagi: Minum 2 kapsul A + 2 kapsul B dengan air madu, di perut kosong. Jika Anda memiliki masalah lambung (gastik), minum kapsul setelah makan pagi.
10.00 pagi: Satu jam setelah makan pagi, minum Breast M + Pain Tea.
11.00 pagi – 2.00 petang: Satu jam sebelum atau setelah makan siang, minum Capsule A + B dengan air madu.
3.00 petang: Minum Ascites Tea + Pain Tea.
5.00 petang: Satu jam sebelum makan malam, minum Live-P + Pain Tea.
8.00 petang: Minum Capsule A + B dengan air madu.
Jadwal di atas adalah contoh saja. Anda tidak perlu mengikuti saran ketak. Silakan Anda membuat jadwal sendiri yang sesuai bagi keadaan Anda.